Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan

Avatar photo

Jumat, 19 Desember 2025 - 21:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan. (Foto: Istimewa)

Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan. (Foto: Istimewa)

Surabaya, Metrosiar – Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) mengeluarkan peringatan keras terkait pergeseran pola penyebaran radikalisme di Indonesia.

Tidak lagi hanya melalui pertemuan fisik, jaringan terorisme kini ditengarai gencar menyasar Generasi Z melalui ruang digital yang akrab dengan keseharian mereka, seperti platform game online dan media sosial.

Ketua Umum PNIB, AR Waluyo Wasis Nugroho (Gus Wal), mengungkapkan infiltrasi ini dilakukan secara masif namun sangat halus.

Strategi “gerakan senyap” ini bertujuan untuk melakukan indoktrinasi ideologi khilafah tanpa disadari oleh targetnya.

Ancaman di Balik Layar Digital dan Institusi Lokal

Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan. (Foto: Istimewa)

Menurut Gus Wal, tren rekrutmen terselubung ini sudah terdeteksi di beberapa wilayah, termasuk Jombang dan Tulungagung. Ia menekankan dua poin krusial yang menjadi celah masuknya paham radikal:

  • Ruang Digital: Pemanfaatan game online sebagai sarana propaganda dan brainwashing bagi anak muda.
  • Infiltrasi Desa: Upaya menyusupi lembaga pendidikan dan keagamaan di tingkat kampung untuk mengubah ideologi generasi muda sejak dini.
Baca juga:  Kapal Rp1 Miliar Tenggelam di Laut Sawu, Nelayan Aimere Berpacu dengan Waktu Selamatkan “Basaudara”

“Desa adalah benteng terakhir pertahanan sosial kita. Jika lembaga pendidikan dan agama di akar rumput mulai disusupi, maka masa depan keutuhan bangsa sedang dalam pertaruhan besar,” tegas Gus Wal dalam keterangannya, Jumat (19/12/25).

Apresiasi untuk Densus 88: “Triple Zero Attack”

Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan. (Foto: Istimewa)

Di tengah ancaman yang terus berkembang, PNIB memberikan apresiasi tinggi kepada Densus 88 Antiteror Polri.

Gus Wal memuji kinerja kepolisian yang memegang prinsip “Sepi Ing Pamrih, Rame Ing Gawe”—bekerja dalam kesunyian tanpa mengharap pujian, namun memberikan hasil nyata.

Baca juga:  Gempar Indonesia Percayakan Ovel Rievreand Resky Mait Jadi Ketua DPD Sulawesi Utara

Pencapaian luar biasa di tahun 2025 ini disebut sebagai momentum “Triple Zero Attack”, di mana Indonesia berhasil menekan dan membersihkan ancaman serangan terorisme secara signifikan berkat totalitas pengabdian aparat di lapangan.

Seruan Aksi Kolektif

Ketua Umum PNIB Gus Wal Ingatkan Bahaya Infiltrasi Radikalisme di Lingkungan Desa dan Lembaga Pendidikan. (Foto: Istimewa)

Menutup pernyataannya, PNIB mengajak seluruh lapisan masyarakat—mulai dari orang tua, tokoh agama, hingga pendidik—untuk tidak abai. Perang melawan terorisme bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama untuk:

  • Meningkatkan literasi digital anak.
  • Memperkuat pengawasan sosial di lingkungan kampung.
  • Menanamkan pendidikan kebangsaan yang kuat di sekolah-sekolah.*
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Rabu, 16 September 2026 - 06:58 WIB

Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Berita Terbaru

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (tengah) bersama jajaran Polresta Tangerang, Polsek Pasar Kemis, dan unsur terkait saat berada di lokasi penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kampung Kendal Wetan, Desa Sindang Panon.

Peristiwa & Bencana

Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:39 WIB

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB

Rapat tindak lanjut penataan lahan fasos dan fasum di wilayah RW 03 dan 04 Kelurahan Kutabaru, dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, serta perwakilan warga.

Tata Kelola & Konservasi

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:19 WIB