Waspada! Cuaca Ekstrem Intai Banten, Polda Ingatkan Risiko Hujan Lebat hingga Gelombang Tinggi

Avatar photo

Senin, 8 Desember 2025 - 19:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta potensi cuaca ekstrem BMKG menunjukkan Provinsi Banten masuk kategori hujan sedang hingga lebat pada Senin, 8 Desember 2025, warga diimbau tetap waspada.

Peta potensi cuaca ekstrem BMKG menunjukkan Provinsi Banten masuk kategori hujan sedang hingga lebat pada Senin, 8 Desember 2025, warga diimbau tetap waspada.

SERANG, Metrosiar — Polda Banten kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah Provinsi Banten. Imbauan ini disampaikan berdasarkan pembaruan prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) per Senin (08/12/2025).

Plt. Kabidhumas Polda Banten, AKBP Meryadi, menjelaskan bahwa kondisi cuaca hari ini perlu menjadi perhatian serius masyarakat.
“Berdasarkan prakiraan BMKG Banten, pagi hari diperkirakan berawan, siang hingga malam hari berawan disertai hujan ringan, terutama di wilayah Lebak, Serang, dan Cilegon. Sementara dini hari diperkirakan tetap berawan,” jelasnya.

Menurut Meryadi, suhu udara berkisar antara 23–32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan 60–95 persen, serta angin bertiup dari arah Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 5–35 km/jam.

Baca juga:  Banjir Rendam Jalur Semarang-Surabaya, Sejumlah Perjalanan Kereta Api Dibatalkan dan Dialihkan

Tak hanya hujan ringan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini hujan sedang hingga lebat yang berpotensi disertai kilat/petir dan angin kencang.
“Wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan lebat di antaranya Pandeglang bagian tengah dan timur, serta Lebak bagian barat dan tengah,” tambah Meryadi.

Selain itu, masyarakat pesisir diminta waspada terhadap kondisi gelombang laut.
“Terdapat potensi tinggi gelombang 1,25 hingga 2,50 meter di Perairan Selatan Pandeglang, Selat Sunda Barat Pandeglang, serta Perairan Selatan Lebak. Nelayan dan warga pesisir kami imbau untuk berhati-hati dan rutin memantau informasi cuaca,” tegasnya.

Menghadapi cuaca ekstrem, Polda Banten juga mengeluarkan sejumlah imbauan keselamatan. Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, longsor, dan pohon tumbang diminta meningkatkan kewaspadaan.
“Ketika hujan deras disertai petir, hindari berteduh di bawah pohon dan cabut peralatan listrik yang tidak digunakan untuk mencegah korsleting. Pengendara sepeda motor juga kami imbau untuk menepi ke tempat aman jika hujan sangat lebat dan jarak pandang menurun,” ungkap Meryadi.

Baca juga:  Istana Minta Demo 25 Agustus Tidak Berujung Perusakan

Di akhir keterangannya, Meryadi menegaskan bahwa perubahan cuaca dapat terjadi secara cepat dan tidak menentu.
“Utamakan keselamatan dan pantau terus informasi resmi dari BMKG. Polda Banten akan terus berkoordinasi dengan BMKG dan instansi terkait untuk menyampaikan informasi yang akurat kepada masyarakat,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 September 2026 - 09:19 WIB

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB

Rapat tindak lanjut penataan lahan fasos dan fasum di wilayah RW 03 dan 04 Kelurahan Kutabaru, dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, serta perwakilan warga.

Tata Kelola & Konservasi

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:19 WIB

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB