Tiga Hari Padam Listrik, Bosco Ponong Soroti Kinerja PLN Bajawa

Avatar photo

Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yohanes Don Bosco Ponong. (Foto: Istimewa)

Yohanes Don Bosco Ponong. (Foto: Istimewa)

Ngada.Metrosiar- Ketua Fraksi Amanat-Demokrat DPRD Ngada, Yohanes Don Bosco Ponong soroti kinerja PLN Bajawa.

Sorotan ini bukan tanpa alasan. Politisi PAN ini kesal akibat pemadaman listrik yang melanda wilayah Kecamatan Riung Barat, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), selama hampir tiga hari berturut-turut.

Dilansir dari TRIBUNFLORES.COM, Sabtu (17/01/26), pria yang akrab disapa Bosco Ponong ini, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi yang dialami masyarakat Riung Barat akibat padamnya aliran listrik dari PLN.

Dia beralasan, pemadaman listrik yang berkepanjangan tersebut telah berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan perindustrian masyarakat setempat dalam skala lokal.

“Saya meminta kepada pihak PLN Bajawa agar segera menemukan solusi atas permasalahan jaringan listrik ke wilayah Riung Barat yang mengakibatkan hingga saat ini listrik terus padam. Kondisi ini jelas menghambat aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Bosko melalui sambungan telepon selulernya, Jumat (16/01/2026) malam, dikutip dari TRIBUNFLORES.COM.

Baca juga:  Polresta Tangerang Lakukan Penyelidikan Kasus Pembunuhan Suami Diduga oleh Istri di Tigaraksa

Kata Bosco, berbagai kendala klasik yang kerap terjadi, baik faktor alam seperti pohon tumbang maupun faktor nonalam, seharusnya sudah bisa diantisipasi oleh pihak PLN.

Dia mengingatkan agar PLN Bajawa menjalankan tugas pelayanan dengan orientasi utama pada kepuasan masyarakat sebagai pelanggan.

“Sejatinya orientasi pelayanan PLN harus mewujudkan kepuasan pelanggan. Tetapi kalau satu hari terang dan satu minggu padam, di mana spirit kepuasan pelanggan itu? Yang tersisa hanya kekecewaan masyarakat,” ujar Bosko yang juga menjabat sebagai Ketua Bapemperda DPRD Ngada ini.

Baca juga:  Nikita Mirzani Ditahan Terkait Kasus Pemerasan dan TPPU, Sahabat Buka Suara Tentang Isu Politik

Keluhan yang sama juga disampaikan warga Desa Wolomeze, Kecamatan Riung Barat. Salah seorang warga, Dominikus Savio, mengatakan bahwa hampir seluruh desa di wilayah tersebut mengalami pemadaman listrik selama hampir tiga hari.

“Hingga saat ini kami tidak tahu penyebab listrik terus padam. Padahal iuran bulanan kami selalu lancar. Karena itu kami menghubungi Pak Bosko sebagai wakil rakyat untuk menyampaikan keluhan ini,” ungkap Dominikus kesal.

Masyarakat Riung Barat berharap pihak PLN Bajawa dapat segera mengambil langkah cepat dan konkret agar aliran listrik kembali normal dan aktivitas warga dapat berjalan seperti biasa.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah
Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat
Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”
Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo
Cara Cek Kena Tilang ETLE atau Tidak Tanpa ke Kantor Polisi, Bisa Dilakukan dalam Hitungan Menit
Kapolda Banten Beberkan Ancaman Baru, Pengamanan Objek Vital Kini Tak Bisa Lagi Cara Lama
Posyandu Mawar 6 Pasar Kemis Jadi Andalan Banten, Siap Tembus Tingkat Nasional
Sambut HUT RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Tranformasikan FABA Menjadi Ruang Belajar di Sekolah Sekitar Perusahaan
Berita ini 87 kali dibaca
Dia beralasan, pemadaman listrik yang berkepanjangan tersebut telah berdampak langsung terhadap aktivitas ekonomi dan perindustrian masyarakat setempat dalam skala lokal. “Saya meminta kepada pihak PLN Bajawa agar segera menemukan solusi atas permasalahan jaringan listrik ke wilayah Riung Barat yang mengakibatkan hingga saat ini listrik terus padam. Kondisi ini jelas menghambat aktivitas ekonomi masyarakat,” tegas Bosko melalui sambungan telepon selulernya, Jumat (16/01/2026) malam, dikutip dari TRIBUNFLORES.COM. Kata Bosco, berbagai kendala klasik yang kerap terjadi, baik faktor alam seperti pohon tumbang maupun faktor nonalam, seharusnya sudah bisa diantisipasi oleh pihak PLN.

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar KKN! 254 Mahasiswa STKIP Citra Bakti Siap Mengabdi 3 Bulan di Nagekeo, Bawa Misi Ubah Perilaku Masyarakat Kelola Sampah

Sabtu, 25 Juli 2026 - 17:18 WIB

Longsor Sejak April, Jalan Were–Mataloko Kian Kritis: Proposal Sudah Masuk, Penanganan Belum Terlihat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:15 WIB

Disambut Bak Pahlawan! Diaspora Ngada Maumere Kobarkan Spirit PSN Ngada U-17, Manajer: “Serang Duluan, Jangan Tunggu Lawan!”

Jumat, 24 Juli 2026 - 21:40 WIB

Sikap Gibran Kemungkinan Disebut Perintah Jokowi Bukan Diatur Prabowo

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:11 WIB

Kapolda Banten Beberkan Ancaman Baru, Pengamanan Objek Vital Kini Tak Bisa Lagi Cara Lama

Berita Terbaru

Menko Polkam Djamari Chaniago (tengah) memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri puncak peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026 di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor.

Hukum & Kriminal

3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

Jumat, 24 Jul 2026 - 18:57 WIB