Tidak Lagi Menggubris Ketua Umum PDI-P, Puan Maharani akan Hadiri Retret Kepala Daerah Hari ini

Avatar photo

Kamis, 27 Februari 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) Puan Maharani dijadwalkan akan menghadiri kegiatan retret kepala daerah di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng) Kamis (27/2/2025).

Puan Maharani akan terbang ke Magelang bersama Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Ahmad Muzani dan Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin, siang ini. Mereka akan menuju Akademi Militer (Akmil) Magelang, tempat lokasi retret kepala daerah diadakan.

Dikutip dari keterangan tertulis, Puan akan ikut hadir dalam Parade Senja yang akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua DPR RI tersebut juga diundang untuk mengikuti acara malam keakraban sekaligus farewell dinner bagi para kepala daerah.

Retret kepala daerah gelombang I akan resmi ditutup usai Presiden Prabowo memberikan pengarahan esok hari, Jumat (28/2/2025). Pengarahan diberikan Prabowo dalam rangka pembelajaran orientasi kepemimpinan bagi kepala daerah seluruh Indonesia.

Seperti diketahui, retret kepala daerah gelombang I ini digelar sejak 21 Februari, sehari seusai pelantikan di Istana Negara, Jakarta. Pemerintah menggelar retret dengan tujuan untuk membekali para pemimpin daerah dengan pemahaman mendalam tentang tugas dan tanggung jawab mereka, serta membangun sinergi dalam menjalankan roda pemerintahan.

Baca juga:  Prabowo Angkat Jempol Saat Ditanya Soal Pengangkatan CPNS: Lagi Diurus Semuanya, Mohon Bersabar

Sejumlah kegiatan dilakukan dalam retret kepala daerah di Akmil Magelang. Para kepala daerah mengikuti berbagai agenda yang mencakup sesi pengarahan dan pembekalan dari para tokoh pemerintahan mengenai pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi.

Tak hanya mendapatkan pemaparan materi, para kepala daerah ini juga mendapatkan tugas membuat esai. Mulai dari isu nasional hingga internasional.

Selama retret, para kepala daerah juga mengikuti kegiatan seperti senam pagi, sarapan bersama, dan latihan baris-berbaris yang menjadi bagian dari program untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan disiplin kepemimpinan.

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menginstruksikan kepada seluruh kepala daerah yang berasal dari partainya untuk tidak mengikuti retret kepemimpinan di Akademi Militer (Akmil), Magelang, pada 21–28 Februari 2025.

Baca juga:  Buruh Sritex Kena PHK, Menteri Kabinet Merah Putih Berkumpul Di Istana Bahas Solusi

Surat instruksi bernomor 7294/IN/DPP/II/2025 yang ditandatangani Megawati itu juga meminta para kepala daerah yang telanjur dalam perjalanan ke Magelang agar segera berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut.

Perintah tegas Megawati ini menyusul penahanan terhadap Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus suap Harun Masiku, Kamis, 20 Februari 2025. Penetapan Hasto sebagai tersangka yang kemudian dilanjutkan ke tahap penahanan, dinilai sebagai kriminalisasi mencolok.

“Kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk menunda perjalanan yang akan mengikuti retret di Magelang pada tanggal 21-28 Februari 2025. Sekiranya telah dalam perjalanan menuju Kota Magelang untuk berhenti dan menunggu arahan lebih lanjut dari Ketua Umum,” ujar Megawati Soekarnoputri dalam surat instruksi.

“Tetap berada dalam komunikasi aktif dan stand by commander call,” sambung Megawati. Baca selengkapnya PDIP Boikot Retret Kepala Daerah Usai Hasto Ditahan KPK, Apa Dampaknya?

Sumber Berita: liputan 6

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif
147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat
Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”
Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 17:49 WIB

3,6 Km Irigasi Dibangun di Ngada, Wabup Dorong Sawah Petani Makin Produktif

Selasa, 22 September 2026 - 17:26 WIB

147 CPNS Ngada Resmi Lulus, Bupati Ray: Jangan Terjebak Rutinitas, Hadir untuk Masyarakat

Selasa, 22 September 2026 - 16:42 WIB

Polantas Genap 71 Tahun, Polres Ngada Teguhkan Semangat “Presisi, Mengabdi untuk Negeri”

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Berita Terbaru

Internasional

Serangan Rusia-Ukraina Meningkat, WNI Diminta Waspada

Selasa, 22 Sep 2026 - 10:32 WIB