Presiden Prabowo Tegaskan TNI Aktif Tak Bisa Duduki Jabatan di BUMN

Avatar photo

Senin, 7 April 2025 - 13:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto tampak berbincang bersama tujuh jurnalis. (Instagram/@prabowo)

Presiden Prabowo Subianto tampak berbincang bersama tujuh jurnalis. (Instagram/@prabowo)

 

Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa prajurit aktif Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak diperbolehkan untuk menduduki posisi di Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Hal ini ia sampaikan saat berbincang dengan tujuh jurnalis di perpustakaan pribadinya pada Minggu (6/4/2025).

Wartawan yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Lalumara Satriawangsa (TV One), Uni Lubis (IDN Times), Najwa Shihab (Narasi), Alfito Deanova (Trans), Valerina Daniel (TVRI), Sutta Dharmasuta (Kompas), dan Retno Pinasti (SCTV).

“Personel TNI yang masih aktif tidak diperkenankan masuk ke dalam struktur BUMN. Hanya mereka yang telah pensiun yang bisa, karena setelah pensiun mereka menjadi warga sipil. Dalam posisi itu, tidak perlu lagi ada pembedaan antara TNI atau bukan, semua memiliki hak yang sama sebagai warga negara,” ujar Prabowo.

Baca juga:  Festival Komodo Riung 2026 Berakhir, 36 UMKM Panen Cuan, Riung Bidik Panggung Nasional

Terkait penempatan di kementerian, ia menjelaskan hanya 14 kementerian yang memang berkaitan langsung dengan tugas-tugas TNI yang bisa melibatkan unsur militer.

Prabowo juga menyinggung pentingnya penerapan sistem kontrak bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), seperti yang diterapkan pada prajurit TNI, agar mereka bersedia ditempatkan di lokasi-lokasi yang menantang.

Saat ditanya soal Undang-Undang TNI 2025 yang dinilai menghidupkan kembali dwifungsi TNI ala Orde Baru, Prabowo menegaskan dirinya merupakan bagian dari ABRI yang mendukung reformasi.

Baca juga:  Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

“Saya bagian dari mereka yang mendorong perubahan dan reformasi. Saya tidak akan mengkhianati semangat reformasi. Fokus utama dari UU TNI 2025 adalah memperpanjang usia pensiun. Jika pergantian Panglima terlalu sering karena batasan usia, TNI sulit berkembang,” jelasnya.

Menanggapi kritik dan aksi unjuk rasa yang mempertanyakan transparansi pembahasan UU TNI 2025, serta kekhawatiran akan hal serupa pada RUU Polri, Prabowo menyatakan memahami keresahan publik.

“Saya menyadari adanya kekhawatiran karena yang beredar adalah naskah RUU tidak resmi. Oleh karena itu, saya akan memastikan proses pembahasan RUU Polri lebih terbuka dan naskah resminya bisa diakses secara berkala oleh masyarakat,” tutup Prabowo.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: Kompas tv

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 47 kali dibaca
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa prajurit aktif TNI tidak diperbolehkan masuk ke dalam struktur BUMN, dan hanya purnawirawan TNI yang dapat karena sudah berstatus sipil dengan hak yang sama seperti warga negara lainnya. Ia juga menjelaskan bahwa hanya 14 kementerian yang boleh melibatkan unsur TNI karena terkait langsung dengan tugas militer.

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Berita Terbaru