Bajawa.Metrosiar- Hari yang selama puluhan tahun hanya menjadi harapan, akhirnya menjadi kenyataan bagi masyarakat Dusun Turewudha, Desa Waepana I, Kecamatan Soa. Senin (20/7), cahaya listrik untuk pertama kalinya resmi mengalir ke rumah-rumah warga setelah Bupati Ngada, Raymundus Bena meresmikan jaringan listrik di dusun tersebut.
Peresmian itu menjadi momentum bersejarah yang disambut dengan rasa syukur dan haru. Senyum warga pecah saat lampu-lampu mulai menyala, menandai berakhirnya masa panjang hidup dalam keterbatasan tanpa akses listrik.
Acara tersebut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Ngada, Manager PLN UP3 Bajawa, pimpinan perangkat daerah, para kepala desa, tokoh masyarakat, serta warga yang sejak pagi memadati lokasi peresmian.
Hadirnya listrik di Dusun Turewudha merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Kabupaten Ngada, DPRD, dan PLN dalam mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke wilayah yang selama ini belum tersentuh layanan dasar.
Perwakilan masyarakat mengungkapkan rasa syukur karena impian yang telah dinantikan selama puluhan tahun akhirnya terwujud. Kini seluruh rumah tangga di Dusun Turewudha dapat menikmati penerangan listrik.
“Setelah puluhan tahun kami tinggal di dusun ini, akhirnya listrik hadir di kampung kami. Terima kasih kepada pemerintah yang telah mendengar dan mewujudkan harapan masyarakat Dusun Turewudha,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Kolaborasi Pemerintah dan PLN Hadirkan Terang, Buka Jalan bagi Kemajuan Desa
Manager PLN UP3 Bajawa menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di Dusun Turewudha merupakan bagian dari program nasional peningkatan rasio elektrifikasi agar seluruh masyarakat Indonesia memperoleh akses listrik yang merata.
Ia mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Ngada dan DPRD Kabupaten Ngada yang terus memperjuangkan aspirasi masyarakat sehingga pembangunan jaringan listrik di dusun tersebut dapat direalisasikan.
“Kami berharap listrik ini tidak hanya menerangi rumah-rumah warga, tetapi juga membuka peluang ekonomi, meningkatkan produktivitas masyarakat, serta mendukung kualitas pendidikan dan pelayanan di desa,” ujarnya.
Listrik Adalah Hak Rakyat, Pembangunan Harus Menjangkau Semua
Dalam sambutannya, Bupati Ngada yang akrab disapa Ray Bena menegaskan bahwa kehadiran listrik di Dusun Turewudha bukan sekadar penyalaan jaringan, melainkan bukti nyata bahwa pembangunan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa membedakan wilayah.

Menurutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab menghadirkan pelayanan dasar secara adil hingga ke desa-desa terpencil, sehingga tidak ada lagi masyarakat yang tertinggal dari arus pembangunan.
Ia menegaskan, komitmen pemerintah tidak berhenti pada pembangunan jaringan listrik. Peningkatan layanan kesehatan, pendidikan, infrastruktur, dan perlindungan sosial akan terus dilakukan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ray Bena juga mengajak masyarakat terus berpartisipasi dalam proses perencanaan pembangunan melalui forum-forum yang tersedia agar kebutuhan riil masyarakat dapat menjadi prioritas pemerintah daerah.
Di akhir sambutannya, Bupati mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan listrik secara bijaksana, hemat, dan aman, serta bersama-sama menjaga jaringan kelistrikan yang telah dibangun, termasuk memperhatikan pepohonan di sekitar jaringan agar pasokan listrik tetap stabil.
Peresmian jaringan listrik di Dusun Turewudha menjadi tonggak penting pemerataan pembangunan di Kabupaten Ngada. Bagi masyarakat, cahaya yang kini menerangi setiap rumah bukan sekadar aliran listrik, tetapi simbol hadirnya negara, keadilan pembangunan, dan harapan baru bagi masa depan generasi yang akan datang.*









