Jurnalisme Tercoreng oleh Oknum Berkedok Wartawan

Avatar photo

Selasa, 8 April 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Dewan Pers Wikrama Iryans Abidin (Istimewa)

Potret Dewan Pers Wikrama Iryans Abidin (Istimewa)

Metrosiar – Fenomena wartawan gadungan, atau yang lebih dikenal dengan sebutan “wartawan bodrek”, terus menjadi sorotan tajam dalam dunia pers Indonesia.

Meskipun tidak seintens dekade lalu, keberadaan mereka masih kerap dikeluhkan masyarakat kepada Dewan Pers.

Wartawan bodrek sejatinya tidak bisa disebut sebagai wartawan dalam arti sebenarnya.

Mereka memanfaatkan identitas pers untuk tujuan pribadi, bahkan kerap menjadikan profesi jurnalis sebagai kedok untuk meminta uang atau melakukan pemerasan kepada narasumber.

Modus operandi mereka beragam, dari menunjukkan kartu pers hingga menyodorkan potongan surat kabar yang hanya terbit satu-dua kali.

Mereka kemudian mendekati instansi atau individu tertentu dengan dalih wawancara, namun di balik itu terdapat niat tersembunyi untuk mendapatkan keuntungan materi.

Baca juga:  Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Pelaku bisa langsung diproses oleh aparat hukum, karena perlindungan hukum yang diberikan UU Pers No. 40 Tahun 1999 maupun Kode Etik Jurnalistik tidak berlaku bagi mereka yang menyalahgunakan profesi.

Dewan Pers terus mengedukasi publik mengenai pentingnya membedakan wartawan profesional dan oknum berkedok wartawan.

Edukasi ini tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga para pejabat yang sering kali menjadi sasaran empuk pemerasan karena posisi mereka.

Dalam program Pilar Demokrasi KBR 68H edisi 13 Oktober 2008, topik ini dibahas secara mendalam dengan tema “Memberantas Wartawan Gadungan”.

Acara tersebut menghadirkan Anggota Dewan Pers, Wikrama Iryans Abidin, yang menjelaskan bahwa wartawan sejati bekerja secara rutin, menghasilkan produk jurnalistik, dan menjunjung tinggi kode etik profesi.

Baca juga:  Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren

Untuk meningkatkan kualitas wartawan, Dewan Pers juga mendorong pelatihan dan sertifikasi melalui Sekolah Jurnalistik yang bekerja sama dengan Lembaga Pers Dr. Soetomo.

Pelatihan ini menekankan pada penguasaan etika profesi, karena etika adalah fondasi dari profesi jurnalistik yang bermartabat.

Perlu adanya kesadaran bersama, baik dari kalangan pers maupun masyarakat, bahwa profesi wartawan bukan sekadar gelar atau kartu identitas.

Ia adalah amanah untuk menyampaikan informasi dengan jujur dan bertanggung jawab, Dalam penyampaian informasi kepada masyarakat.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Media Siber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB