Profil Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin yang Dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang oleh Prabowo Subianto

Avatar photo

Jumat, 21 Februari 2025 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agustina Wilujeng Pramestuti, Wali Kota Semarang Terpilih periode 2025 - 2030 yang dilantik Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2). (Kredit Foto via Dok. Pemkot Semarang)

Agustina Wilujeng Pramestuti, Wali Kota Semarang Terpilih periode 2025 - 2030 yang dilantik Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2). (Kredit Foto via Dok. Pemkot Semarang)

Metrosiar – Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin telah resmi menjabat sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto, pada Kamis (20/2).

Keduanya menggantikan kepemimpinan sebelumnya yang dipegang oleh Hevearita Gunaryanti Rahayu, yang lebih dikenal dengan sebutan Mbak Ita.

Profil Agustina Wilujeng Pramestuti

Latar Belakang Pendidikan

Berdasarkan informasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, Agustina merupakan warga asli Semarang.

Ia menyelesaikan pendidikan dasar di SDN Srondol Wetan, Banyumanik, dan lulus pada tahun 1984. Pendidikan menengahnya ditempuh di SMP Negeri 12 Semarang, yang diselesaikan pada tahun 1987, dan SMA Sint Louis, dari mana ia lulus pada tahun 1990.

Setelah itu, ia melanjutkan studi di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dan meraih gelar Sarjana Sastra Inggris pada tahun 1997.

Tak berhenti di situ, Agustina menyelesaikan pendidikan Magister Manajemen di Universitas Islam Sultan Agung pada tahun 2020 dan meraih gelar Doktor Sejarah dari Undip pada 2024.

Sebagai lulusan Undip, Agustina dipercaya menjadi Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Budaya (IKA FIB) Undip serta menjabat sebagai Penasihat IKA Undip.

Perjalanan Karier Politik

Agustina memiliki rekam jejak panjang di dunia politik sebagai kader PDI Perjuangan (PDIP). Ia pernah menjabat sebagai anggota DPRD Kota Semarang periode 1999-2004.

Karier politiknya dimulai sejak menjadi anggota Ranting Srondol Wetan PDIP pada 1989-1994. Kemudian, ia menduduki posisi Wakil Ketua DPC PDIP Kota Semarang dari tahun 2001 hingga 2006.

Baca juga:  Sidak Jelang Idul Fitri 2026, Begini Kondisi Harga dan Stok Pangan di Pandeglang

Di tingkat provinsi, Agustina menjabat sebagai Bendahara DPD PDIP Jawa Tengah periode 2019-2024.

Sementara di tingkat nasional, ia terpilih sebagai anggota DPR RI pada periode 2014-2019 dan kembali terpilih untuk periode 2019-2024.

Ia juga memegang posisi sebagai Wakil Ketua Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, dan pariwisata.

Visi dan Misi Kepemimpinan

Dalam kepemimpinannya, Agustina berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan warga Semarang melalui konsep “Misi Semarang Bersatu, Semarang Semakin Hebat” yang mencakup tujuh misi utama.

“Semakin hebatnya harus berkeadilan sosial. Semua orang bisa menikmati, turut serta. Tidak meninggalkan kelestarian lingkungan dan inklusif. Tidak boleh ada yang ketinggalan,” ujar Agustina dalam keterangan tertulis yang dikutip Metrosiar, pada Jumat (21/2/2025).

Profil Iswar Aminuddin

Iswar memasuki dunia politik setelah mendapatkan dukungan dari PDIP untuk maju sebagai Wakil Wali Kota mendampingi Agustina dalam Pilwalkot 2024. Sebelum memperoleh rekomendasi dari partai, ia juga sempat mendaftar ke beberapa partai politik.
Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, yang dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Kamis (20/2). /Kredit Foto via Dok. Pemkot Semarang/

Latar Belakang dan Pendidikan

Iswar Aminuddin lahir pada 3 Februari 1967 dan memiliki pengalaman panjang sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Semarang.

Sebelum maju sebagai calon Wakil Wali Kota, ia menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Semarang dari 2019 hingga 2024.

Dalam hal pendidikan, Iswar meraih gelar sarjana dari Teknik Sipil Universitas ’45 Ujungpandang pada tahun 1995.

Ia kemudian melanjutkan studi magister di bidang Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota di Universitas Diponegoro Semarang, yang diselesaikan pada tahun 2003.

Pengalaman Organisasi dan Karier Birokrasi

Di luar birokrasi, Iswar aktif di berbagai organisasi keagamaan dan sosial. Ia pernah menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Semarang periode 2019-2024.

Baca juga:  DPW Garuda Emas Banten Resmi Terdaftar di Kesbangpol Provinsi Banten

Selain itu, ia juga menjadi Ketua Yayasan Annida Masjid Baiturrahim Erlangga Semarang dan Penasihat Yayasan Keluarga Sayyid Kramat Depok Kota Semarang.

Dalam perjalanan kariernya, Iswar memulai sebagai Staf di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Semarang pada 1997-2000, lalu menjadi Staf Sekda Kota Semarang pada 2000-2002.

Kariernya terus menanjak, dengan posisi sebagai Kepala Seksi Jalan dan Jembatan di Dinas Bina Marga (2002-2008), Kepala Bidang Pemanfaatan Jalan dan Jembatan, hingga Kepala Dinas Bina Marga (2012-2016).

Pada tahun 2016-2019, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Pekerjaan Umum sebelum akhirnya dilantik sebagai Sekda Kota Semarang pada 2019 oleh Wali Kota Hendrar Prihadi.

Perjalanan Politik dan Pilwalkot 2024

Iswar memasuki dunia politik setelah mendapatkan dukungan dari PDIP untuk maju sebagai Wakil Wali Kota mendampingi Agustina dalam Pilwalkot 2024.

Sebelum memperoleh rekomendasi dari partai, ia juga sempat mendaftar ke beberapa partai politik.

Dalam pemilihan, pasangan Agustina-Iswar meraih kemenangan dengan 57,36% suara, mengungguli pasangan Yoyok Sukawi-Joko Santoso.

Berdasarkan hasil rekapitulasi suara yang diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang pada 5 Desember 2024, Agustina-Iswar berhasil memperoleh 486.423 suara, sementara lawannya, Yoyok-Joko, mendapatkan 363.331 suara.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Pemkot Semarang

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (tengah) bersama jajaran Polresta Tangerang, Polsek Pasar Kemis, dan unsur terkait saat berada di lokasi penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kampung Kendal Wetan, Desa Sindang Panon.

Peristiwa & Bencana

Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:39 WIB

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB

Rapat tindak lanjut penataan lahan fasos dan fasum di wilayah RW 03 dan 04 Kelurahan Kutabaru, dihadiri unsur pemerintah, TNI-Polri, serta perwakilan warga.

Tata Kelola & Konservasi

Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa

Selasa, 15 Sep 2026 - 09:19 WIB