Geger di Pemilihan ILUNI UI: Alumni Murka, Teriakkan “Tolak Intervensi Kekuasaan!”

Avatar photo

Kamis, 14 Agustus 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). (Istimewa)

Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). (Istimewa)

Metrosiar – Aroma panas politik kembali menyelimuti Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). Ratusan alumni lintas fakultas, yang selama ini dikenal vokal menjaga integritas organisasi, kini bersatu mengangkat suara lantang: ILUNI UI harus bebas dari cengkeraman kekuasaan.

Puncak kemarahan ini meledak setelah Masyita Crystallin, calon Sekjen ILUNI UI nomor urut 7, dilaporkan ke kanal resmi lapor.go.id. Tuduhannya bukan main ke Masyita, yang menjabat sebagai Dirjen di Kementerian Keuangan, disebut menggunakan fasilitas negara untuk mengamankan kemenangan bersama pasangannya, calon Ketum Pramudya Octavinanda.

Baca juga:  Electrical Skill Competition Vol. 2 PNM Buka Kompetisi PLC untuk Mahasiswa, Pendaftaran Gelombang 2 Segera Berakhir

Bukti yang diungkapkan para pelapor membuat darah mendidih: sebuah pos pemenangan atau helpdesk Pram-Masyita diduga berdiri di lingkungan Kementerian Keuangan. “Ini bukan sekadar pelanggaran etik, ini adalah tamparan bagi integritas alumni UI,” tegas Djuwana Abiyoso, alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, yang menjadi salah satu pelapor.

Kemarahan juga datang dari seorang alumni Fakultas Hukum UI. Dengan nada getir, ia menuturkan, “Saya malu. Sebagai senior Pram, saya tidak hanya kecewa, tapi marah! ILUNI UI seharusnya independen, bukan menjadi perpanjangan tangan kekuasaan.”

Baca juga:  Anggaran Badan Baru Prabowo, Sri Mulyani Sebut Tunggu Pembentukan Resmi

Gelombang protes ini tidak berhenti di laporan resmi. Ratusan alumni lain kini bergerak menandatangani petisi mendesak diskualifikasi pasangan Pram-Masyita. Tuntutan mereka jelas: bersihkan ILUNI UI dari segala bentuk intervensi politik dan fasilitas negara.

Pemilihan ILUNI UI kali ini seolah menjadi panggung ujian: apakah suara hati alumni akan menang melawan godaan kekuasaan, atau justru integritas organisasi luluh di hadapan kepentingan politik sesaat. Satu seruan kini menggema di kalangan alumni:

“ILUNI UI milik kita, bukan milik penguasa!”

Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI).
Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Indonesia (ILUNI UI). (Istimewa)
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital
Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Berita ini 407 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 13:26 WIB

Kontingen MAS Nurul Falah Sepatan Siap Berlaga di Olimpiade Madrasah Indonesia OMI 2026

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Jumat, 4 September 2026 - 22:59 WIB

Jakut Hub Dorong Gen Z Jakarta Utara Naik Kelas Lewat Teknologi Digital

Jumat, 4 September 2026 - 04:34 WIB

Pendidikan gratis dibuka,Gograber Dpw Tangsel sasar warga putus sekolah

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB