Pembangunan IKN Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran, Basuki ungkap Anggaran Tahap 2 yang Fantastis

Avatar photo

Kamis, 20 Februari 2025 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Progres pembangunan IKN di Sepaku, Kalimantan Timur terus berjalan, efisiensi anggaran tidak menghambat mega proyek tersebut.(instagram.com/ikn_id)

Progres pembangunan IKN di Sepaku, Kalimantan Timur terus berjalan, efisiensi anggaran tidak menghambat mega proyek tersebut.(instagram.com/ikn_id)

Metrosiar – Komitmen pemerintah terhadap pembangunan IKN terus berjalan tanpa ada perubahan walau ditengah efisiensi anggaran.

Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan langkah efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah tidak akan berdampak pada pembangunan infrastruktur Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

“Efisiensi anggaran tidak berpengaruh, pembangunan Kota Nusantara terus lanjut masuk tahap dua 2025-2028,” kata Basuki di Sepaku, Penajam Paser Utara, dikutip dari Antara, Kami 20 Februari 2025.

Fokus Pembangunan pada Tahap Kedua

Basuki mengungkapkan tahap kedua pembangunan IKN akan meliputi pembangunan gedung legislatif dan yudikatif yang dijadwalkan mulai pada April 2025.

Langkah ini sejalan dengan tujuan menjadikan IKN sebagai ibu kota politik pada tahun 2028. Selain itu, tahap ini juga mencakup pembangunan kantor perbankan dan berbagai proyek investasi lainnya.

“OIKN sudah rencanakan pembangunan infrastruktur di kawasan investasi agar segera dibangun,” ujarnya.

Di sisi lain, berbagai infrastruktur umum, seperti jalan, sistem air minum, serta sarana jaringan utilitas terpadu (SJUT) dan multi-utility tunnel (MUT), saat ini masih dalam tahap pelelangan.

Baca juga:  Mendes Yandri Jamin Anggaran Dana Desa Rp 72 Triliun Tak Kena Potongan

“Pembangunan infrastruktur itu paling lambat dilakukan setelah hari raya, target selesai pada 2026, jadi 2026 terlihat perubahan, ada gedung dan kawasan baru,” jelas Basuki.

Ia juga memastikan seluruh pegawai OIKN akan mulai berkantor di IKN secara penuh pada Maret 2025.

Efisiensi Anggaran dalam APBN dan APBD 2025

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah tertuang dalam Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.

Dalam kebijakan ini, Presiden Prabowo menargetkan penghematan anggaran sebesar Rp306,69 triliun, yang mencakup Rp256,1 triliun dari belanja kementerian/lembaga (K/L) dan Rp50,59 triliun dari dana transfer ke daerah.

Jokowi Tegaskan IKN Bukan Proyek Jangka Pendek

Menanggapi spekulasi terkait kemungkinan proyek IKN mangkrak, Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pembangunan IKN merupakan investasi jangka panjang yang membutuhkan perencanaan yang matang.

“Ini ibu kota yang dipindah. Pindah rumah saja ruwetnya seperti itu, apalagi mempersiapkan perpindahan ibu kota, kesiapannya harus sempurna betul,” ujar Jokowi dalam wawancara dengan Najwa Shihab di kediamannya di Solo, Jawa Tengah, seperti dikutip dari kanal YouTube Najwa Shihab, Kamis, 20 Februari 2025.

Baca juga:  Libur Nataru Ramai, Polisi Siaga di Pulau Cangkir untuk Jamin Keamanan Wisatawan

Jokowi mengakui anggaran proyek ini turut terpengaruh oleh prioritas lain, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, ia menegaskan pembangunan IKN tetap berjalan dan diperkirakan akan memakan waktu antara 10 hingga 20 tahun.

Mantan Wali Kota Solo ini juga menekankan pemindahan ibu kota bertujuan untuk mengurangi ketimpangan ekonomi yang selama ini terpusat di Pulau Jawa.

“56 persen penduduk Indonesia itu ada di Pulau Jawa, sehingga magnetnya semua di Jawa. Saya kira daya dukung Pulau Jawa, jika terus dilanjutkan, tidak akan mampu,” tambahnya.

Lebih lanjut, Jokowi menjelaskan konsep IKN mengacu pada pemisahan ibu kota politik dan pusat ekonomi, serupa dengan Washington D.C. dan New York di Amerika Serikat.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar/YouTube Najwa Shihab

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Abu Vulkanik Mengancam, Pasar Kutabumi Disemprot Besar-besaran

Kamis, 10 Sep 2026 - 08:57 WIB