Laut Riung hingga Tambak Air Tawar Siap Dongkrak Ekonomi Ngada, Kadis Dominikus Bobi Isu: Potensinya Luar Biasa, Saatnya Dimaksimalkan

Avatar photo

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Ngada, Dominikus Bobi Isu. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Ngada, Dominikus Bobi Isu. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Kabupaten Ngada menyimpan kekayaan perikanan yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Hamparan laut Riung yang kaya hasil tangkapan, kawasan tambak pesisir, hingga budidaya ikan air tawar di berbagai wilayah daratan kini diproyeksikan menjadi kekuatan baru dalam menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus menopang ketahanan pangan daerah.

Pemerintah Kabupaten Ngada melalui Dinas Perikanan optimistis sektor ini akan menjadi salah satu motor pertumbuhan ekonomi apabila dikelola secara modern, berkelanjutan, dan didukung penuh oleh pemerintah serta masyarakat.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Ngada, Dominikus Bobi Isu, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (23/7/2026), mengatakan potensi perikanan Ngada terbentang dari wilayah pesisir hingga pedalaman. Menurutnya, setiap kawasan memiliki keunggulan yang dapat dikembangkan menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.

“Riung memiliki potensi perikanan laut yang sangat besar. Sementara di wilayah daratan, peluang pengembangan budidaya ikan air tawar juga sangat menjanjikan. Bahkan budidaya bandeng di kawasan pesisir memiliki prospek ekonomi yang terus berkembang,” ungkapnya.

Baca juga:  Kasus Dugaan Tuduhan Judi Online Libatkan PDIP, Menkop Budi Arie Dilaporkan ke Bareskrim

Nelayan Diperkuat, Produktivitas Terus Ditingkatkan

Sebagai bentuk komitmen pemerintah, Dinas Perikanan tidak hanya mendorong peningkatan produksi, tetapi juga memperkuat kapasitas para nelayan melalui penyediaan berbagai sarana penangkapan ikan.

Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah penyaluran bantuan mesin dan kapal ketinting bagi kelompok nelayan agar aktivitas melaut menjadi lebih efektif, efisien, dan mampu meningkatkan hasil tangkapan.

Pada tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Ngada telah menyalurkan 38 unit kapal ketinting kepada nelayan. Bantuan tersebut diharapkan mampu menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga nelayan sehingga kesejahteraan masyarakat pesisir terus bertumbuh.

Perikanan Disiapkan Menjadi Pilar Ekonomi Daerah

Bobi Isu menegaskan bahwa sektor perikanan bukan lagi sekadar sektor pendukung, melainkan memiliki peluang besar menjadi salah satu pilar utama pembangunan ekonomi Kabupaten Ngada.

Baca juga:  Ketika Ahok Bicara Soal Jabatan di Pertamina

Menurutnya, potensi tersebut hanya dapat diwujudkan melalui pengelolaan yang berkelanjutan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan kelompok nelayan, serta sinergi yang erat antara pemerintah dan masyarakat.

“Potensi perikanan Ngada sangat besar. Jika dikelola secara baik dan berkelanjutan, sektor ini tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, Pemerintah Kabupaten Ngada berkomitmen terus memperkuat pembangunan sektor perikanan melalui peningkatan infrastruktur, pengembangan budidaya air tawar dan pesisir, pemberdayaan nelayan, serta pemanfaatan sumber daya perikanan secara berkelanjutan.

Dengan potensi laut Riung yang melimpah dan kekuatan budidaya perikanan darat yang terus berkembang, sektor perikanan diyakini akan menjadi salah satu fondasi penting dalam mewujudkan Ngada yang lebih mandiri, berdaya saing, dan sejahtera.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Understanding the Terms and Conditions at 888 Casino
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Odkritje Artefaktov iz Doze Carjev: Pregled Spletnega Kazina RoyalSlots
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Understanding BetVictor’s Withdrawals: A User’s Guide
Hadirnya Prof Hermanu Jadi Kekuatan Baru STIPER FB, Siap Cetak SDM Pertanian Unggul dan Entrepreneur
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 17:51 WIB

Understanding the Terms and Conditions at 888 Casino

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 13:27 WIB

Odkritje Artefaktov iz Doze Carjev: Pregled Spletnega Kazina RoyalSlots

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Berita Terbaru

Kesehatan

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 Sep 2026 - 23:50 WIB

Nusantara

Understanding the Terms and Conditions at 888 Casino

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:51 WIB

Mahfuz Sidik, Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, memaparkan analisis mengenai skenario persaingan geopolitik Amerika Serikat dan Tiongkok.

Internasional

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:21 WIB