Kasus Dugaan Tuduhan Judi Online Libatkan PDIP, Menkop Budi Arie Dilaporkan ke Bareskrim

Avatar photo

Rabu, 28 Mei 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPR RI sekaligus politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani. (Instagram.com/@ketua_dprri)

Ketua DPR RI sekaligus politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Puan Maharani. (Instagram.com/@ketua_dprri)

Metrosiar – Isu yang melibatkan Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia Budi Arie, sedang menjadi sorotan publik.

Hal ini berkaitan dengan dugaan pernyataan yang menuding Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terlibat dalam kasus judi online.

Permasalahan ini bermula dari beredarnya sebuah rekaman suara yang diduga milik Budi Arie.

Dalam rekaman tersebut, disebutkan adanya tudingan terhadap PDIP, termasuk menyebut salah satu pejabat tinggi negara, terkait upaya framing terhadap dirinya.

Nama Budi Arie sebelumnya juga sempat muncul dalam sidang dakwaan kasus judi online di Kementerian Komunikasi dan Informatika, yang kini telah berubah nama menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

Sebagai respons atas beredarnya rekaman tersebut, sejumlah kader PDIP telah melaporkan Budi Arie ke Bareskrim Polri pada Selasa (27/5/25).

Baca juga:  Prabowo Bangga Ditemani SBY dan Jokowi dalam Upacara Parade Senja di Akmil

Laporan tersebut mengacu pada dugaan tindak pidana pencemaran nama baik dan fitnah, sesuai dengan Pasal 310 dan 311 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Puan Maharani Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI yang juga merupakan politikus PDIP, memberikan pernyataan mengenai kasus ini.

Ia menyarankan agar Budi Arie memberikan klarifikasi terkait dugaan pernyataan yang tersebar di media sosial, guna mencegah terjadinya kesalahpahaman di masyarakat.

Selain itu, ia juga menghimbau publik untuk tidak terburu-buru berspekulasi.

Langkah pelaporan ke pihak kepolisian dinilai sebagai tindakan hukum yang wajar untuk menghindari potensi fitnah dan konsekuensi lain yang tidak diinginkan.

Disebutkan pula pentingnya klarifikasi dalam situasi yang melibatkan nama individu atau lembaga tanpa bukti yang jelas.

Baca juga:  PAC Ansor Kemiri Hadiri Penutupan Pesantren Kilat Ramadan dan Santunan Yatim, Wujud Kepedulian Sosial serta Dukungan terhadap Pendidikan Keagamaan

“Jangan berspekulasi, tapi tolong klarifikasi (Budi Arie),” ujarnya.

Saat ditanya mengenai laporan PDIP ke polisi, Puan menilai hal itu wajar. Menurutnya, langkah itu untuk menghindari adanya fitnah.

“Ya, silakan saja (kalau lapor), untuk bisa menghindari fitnah dan menghindari hal-hal yang tidak diharapkan,” terangnya.

“Karena menyebutkan satu nama atau satu lembaga tanpa bukti, ya tentu saja pasti ada pihak-pihak yang kemudian tersakiti, jadi sebaiknya klarifikasi hal tersebut,” imbuh Puan.

Kasus ini masih terus bergulir dan menjadi perhatian berbagai pihak. Proses hukum diperkirakan akan menjadi penentu dalam menyelesaikan permasalahan ini secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Kebun ke Posko: Desa Beapawe Kerahkan Hasil Hortikultura untuk Korban Gempa Ngada
DMNG Tembus Wilayah Terpencil, Bantuan Gempa Ngada Diantar Langsung ke Warga Terdampak
Karel Maku Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa, Warga Nirmala dan Takatunga Terima Kepedulian Gerindra
Ribuan Jamaah Padati Alun-Alun Besuki, Sholawat Akbar PW Fast Respon Bikin Suasana Khidmat
TASPEN Peduli Tembus Wilayah Terdampak, Bantuan Kemanusiaan Langsung Diserahkan kepada Korban Gempa Ngada
Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa
Lurah Kutabumi Buka Pintu, Awak Media Diajak Ngopi Bareng
Gerak Cepat Taspen untuk Korban Gempa Ngada, 5 Genset dan 300 Paket Sembako Disalurkan
Berita ini 10 kali dibaca
Menkop Budi Arie dilaporkan ke Bareskrim atas dugaan pencemaran nama baik terkait tudingan PDIP dalam kasus judi online.

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Dari Kebun ke Posko: Desa Beapawe Kerahkan Hasil Hortikultura untuk Korban Gempa Ngada

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:08 WIB

DMNG Tembus Wilayah Terpencil, Bantuan Gempa Ngada Diantar Langsung ke Warga Terdampak

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:04 WIB

Karel Maku Turun Langsung Salurkan Bantuan Gempa, Warga Nirmala dan Takatunga Terima Kepedulian Gerindra

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:34 WIB

TASPEN Peduli Tembus Wilayah Terdampak, Bantuan Kemanusiaan Langsung Diserahkan kepada Korban Gempa Ngada

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:32 WIB

Ganjar dan Risma Turun ke Ngada, PDIP Serahkan Bantuan Darurat untuk Korban Gempa

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kapal 2,6 Ton Narkoba Ternyata Bawa 1,57 Juta Rokok Ilegal

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:37 WIB