Insiden Keracunan Makanan, Program MBG di Empat Lawang Dihentikan Sementara: Murid SD Mengalami Sakit Perut

Minggu, 23 Februari 2025 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis program unggulan Prabowo - Gibran. (x.com/putra_sangihe)

Ilustrasi Makan Bergizi Gratis program unggulan Prabowo - Gibran. (x.com/putra_sangihe)

Metrosiar – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan, dihentikan sementara setelah delapan siswa SDN 7 Tebing Tinggi mengalami sakit perut usai mengonsumsi makanan yang disediakan.

Insiden ini semakin menjadi perhatian setelah ditemukan belatung pada ompreng makanan, yang menyebabkan siswa enggan melanjutkan makan.

Penyelidikan oleh Kepolisian

Kapolres Empat Lawang, AKBP Abdul Aziz Septiadi, menyatakan penyelidikan masih berlangsung.

“Kami masih mendalami adanya dugaan karena ada korban dari pihak anak-anak. Saat ini masih dalam tahap penyelidikan,” ujarnya pada 18 Februari 2025.

Sampel makanan yang diduga bermasalah telah dikirim ke BBPOM Palembang untuk diuji lebih lanjut.

Respons BBPOM Palembang

Kepala BBPOM Palembang, Yanni Ardianti, menjelaskan hasil uji laboratorium akan disampaikan kepada pemilik sampel.

Baca juga:  Prabowo Angkat Jempol Saat Ditanya Soal Pengangkatan CPNS: Lagi Diurus Semuanya, Mohon Bersabar

“Hasil uji belum dapat diberikan, dan jika sudah selesai, akan disampaikan melalui pemilik sampel,” ujarnya.

Pada hari kejadian, menu yang disajikan terdiri dari ikan patin fillet crispy, bihun goreng, tahu goreng, dan pepaya.

PPJI Sumsel Meragukan Dugaan Belatung

Ketua DPD Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Sumatera Selatan, Evie Hadenli, menyatakan  kemungkinan adanya ulat dalam makanan sangat kecil.

“Menu ikan fillet yang tipis dan garing seperti kerupuk sangat mustahil terdapat belatung yang baru muncul dalam beberapa jam, kecuali ikan utuh yang dimasak kurang matang,” ujarnya.

Kendala Teknis dalam Pelaksanaan MBG

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengungkapkan program MBG masih menghadapi kendala teknis, terutama dalam proses memasak dalam jumlah besar.

Baca juga:  Kapolri Listyo Sigit Jenguk Korban Ledakan SMAN 72 di RSI Cempaka Putih

Ia menjelaskan banyak ibu-ibu di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum terbiasa memasak untuk lebih dari 1.000 orang.

“Butuh waktu tiga bulan agar bisa memasak dengan kematangan yang benar dan rasa yang pas,” kata Dadan.

Ia juga menyoroti permasalahan kebersihan ompreng, yang membuat beberapa penyedia katering kewalahan dalam mencuci peralatan makan.

Dugaan Kejanggalan Kasus Belatung

Dadan juga menegaskan kejanggalan dalam dugaan temuan belatung pada makanan.

“Saya ahli entomologi, paham betul. Tidak mungkin belatung hidup di luar omprengnya,” ungkapnya.

Meski demikian ia memastikan SOP pengawasan semakin diperketat, termasuk kewajiban mendokumentasikan makanan sebelum dikirim ke sekolah.

Program MBG akan terus dievaluasi untuk memastikan keamanan dan kualitas makanan yang diberikan kepada siswa.(*)

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: BeritaMediaSiber

Berita Terkait

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!
Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd
Situ Warung Rebo: Ramai Pengunjung, Warga Raup Peluang Usaha
Home Prospek Nine Stars Buka Peluang Sehat dan Cuan

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Kamis, 23 April 2026 - 22:44 WIB

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 April 2026 - 22:01 WIB

Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Rabu, 22 April 2026 - 13:31 WIB

Meter Air Buram dan Rusak Kini Bisa Diganti Gratis, Ini Caranya

Selasa, 21 April 2026 - 15:58 WIB

Mengupas Rahasia Hidup Tenang, Komunitas RUBIK Hadirkan Kajian Bersama Ust Kiswoko Al Ghifari S.Pd

Berita Terbaru

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Yohanes Ghae (tengah) didampingi jajaran perangkat daerah saat memberikan keterangan usai apel gabungan terkait penertiban aset dan kepatuhan pajak kendaraan dinas di halaman Kantor Bupati Ngada.

Nusantara

Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!

Kamis, 23 Apr 2026 - 22:44 WIB

“Jusuf Hamka (kanan) berbincang dengan Hary Tanoesoedibjo (kiri) dalam suasana persidangan, terkait putusan gugatan perdata yang berujung kewajiban ganti rugi sebesar Rp 531 miliar.”

Hukum

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Kamis, 23 Apr 2026 - 14:50 WIB