Anggota DPRD Ngada Soroti Pekerjaan Jalan Bontor–Santak yang Tak Kunjung Rampung

Avatar photo

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Ngada Soroti Pekerjaan Jalan Bontor–Santak yang Tak Kunjung Rampung. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Anggota DPRD Ngada Soroti Pekerjaan Jalan Bontor–Santak yang Tak Kunjung Rampung. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Ngada.Metrosiar- Anggota DPRD Ngada, Alexander Yohanes Songkares, menyoroti pekerjaan jalan segmen Bontor–Santak di Desa Wate, Kecamatan Riung Barat, yang hingga kini belum juga rampung..

Pekerjaan jalan yang dikerjakan pada tahun anggaran 2025 oleh Dinas PUPR Ngada tersebut dinilai bermasalah. Selain tidak dilengkapi papan nama proyek, pekerjaan di lapangan terkesan terhenti tanpa kejelasan waktu penyelesaian.

Mirisnya lagi, Anggota DPRD Ngada dari Dapil Riung Raya ini mengaku sering kontak ke Dinas PUPR, namun jawabannya selalu sedang dikerjakan, tetapi faktanya tidak ada pekerjaan di lapangan.

“Saya sudah sering telpon mereka (Kabid Perumahan-Red), jawaban selalu sedang dikerjakan, padahal tidak ada pengerjaan,” ketus dia, Selasa (20/1/26).

Baca juga:  Kemeriahan Malam Minggu di Taman Kemiri Park: Warga Kecamatan Kemiri Tumpah Ruah Menikmati Kebersamaan

Pria yang akrab disapa Sain Songkares ini menegaskan bahwa material berupa tumpukan batu dan tanah yang dibiarkan di badan jalan justru sangat mengganggu aktivitas para petani setempat. Akses utama menuju lahan pertanian menjadi sulit dilalui, terutama saat musim hujan.

Akibat kondisi tersebut, para petani terpaksa membuka dan menggunakan jalan alternatif sederhana agar kendaraan roda dua dapat melintas untuk memobilisasi hasil pertanian mereka.

Politisi Partai Golkar yang saat ini menjadi Sekretaris Fraksi di DPRD Ngada bahkan menilai bahwa situasi ini mencerminkan kurangnya tanggung jawab pelaksana proyek terhadap dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Baca juga:  Hadiri Wisuda Mahasiswa/I STKIP CBN, Ketua DPRD Ngada: Jadilah Pembawa Harapan

Ia menekankan bahwa pembangunan infrastruktur seharusnya mempermudah kehidupan masyarakat, bukan sebaliknya menjadi hambatan bagi aktivitas ekonomi rakyat.

Untuk itu Sain Songkares mendesak agar pemerintah daerah melalui Dinas PUPR Ngada segera mengambil langkah tegas, menyelesaikan pekerjaan sesuai perencanaan, serta memperhatikan keselamatan dan kebutuhan warga, khususnya para petani di Desa Wate.

Hingga berita ini diturunkan, Kabid Perumahan belum memberikan klarifikasi meski sudah dikonfirmasi.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Tak Kunjung Dibongkar, Bangli di Kutabaru Terancam Ditertibkan Paksa
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Berita ini 203 kali dibaca
Pekerjaan jalan yang dikerjakan pada tahun anggaran 2025 oleh Dinas PUPR Ngada tersebut dinilai bermasalah. Selain tidak dilengkapi papan nama proyek, pekerjaan di lapangan terkesan terhenti tanpa kejelasan waktu penyelesaian.

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WIB

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 16 September 2026 - 07:22 WIB

Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa

Rabu, 16 September 2026 - 06:58 WIB

Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu

Berita Terbaru

Sosial Kemasyarakatan

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 16 Sep 2026 - 21:11 WIB

Kapolsek Pasar Kemis AKP Humaedi, S.H. (tengah) bersama jajaran Polresta Tangerang, Polsek Pasar Kemis, dan unsur terkait saat berada di lokasi penyaluran bantuan air bersih bagi warga Kampung Kendal Wetan, Desa Sindang Panon.

Peristiwa & Bencana

Polisi Datang Saat Sumur Warga Kering, Ini yang Terjadi di Sindang Panon

Rabu, 16 Sep 2026 - 08:39 WIB

Keuangan & Perpajakan

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Selasa, 15 Sep 2026 - 15:01 WIB