Camat Pasar Kemis Bersama Unsur TNI-Polri Lakukan Monitoring, Pastikan SE Bupati Tangerang Dipatuhi

Avatar photo

Senin, 10 Maret 2025 - 09:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin bersama unsur TNI-Polri lakukan pemantauan untuk memastikan SE Bupati Tangerang dipatuhi oleh pelaku usaha di bulan Ramadan. (Istimewa)

Camat Pasar Kemis, Nurhanudin bersama unsur TNI-Polri lakukan pemantauan untuk memastikan SE Bupati Tangerang dipatuhi oleh pelaku usaha di bulan Ramadan. (Istimewa)

 

Metrosiar – Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, bersama unsur TNI/Polri, terus melakukan monitoring dan patroli untuk memastikan Surat Edaran (SE) Bupati Tangerang Nomor 2 Tahun 2025 tentang jam operasional rumah makan, kafe, serta tempat hiburan di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten, dipatuhi oleh para pengusaha.

Kegiatan ini dilakukan pada Sabtu malam (8/3/2025) mulai pukul 22.00 WIB.

Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, mengungkapkan bahwa patroli bersama aparat TNI/Polri tersebut bertujuan untuk memantau pelaksanaan SE Bupati yang mengatur pembatasan jam operasional tempat makan dan hiburan.

Baca juga:  Camat Pasar Kemis Sosialisasikan Penataan Saluran Air Usai Kunjungan Bupati Tangerang di Perumahan Villa Tangerang Elok

“Semalam kami bersama TNI/Polri melakukan monitoring untuk memastikan SE Bupati Tangerang Nomor 2 Tahun 2025 dipatuhi oleh masyarakat dan pengusaha,” ujar Nurhanudin.

Selama patroli, pihaknya menyisir beberapa lokasi dan melihat bahwa sebagian besar pengusaha telah mematuhi SE tersebut.

Namun, di sisi lain, beberapa anak muda masih terlihat berkumpul di beberapa tempat, seperti daerah Puri Jaya, Desa Sukamantri, dan Kampung Pucung, Kecamatan Pasar Kemis.

“Kami langsung membubarkan mereka untuk mencegah terjadinya bentrok atau tawuran,” tambahnya.

Baca juga:  Long Live Education dan Pentingnya Menjaga Budaya, Pesan Bupati Ngada kepada 180 Wisudawan/ti STKIP Citra Bakti Ngada

Nurhanudin juga memberikan imbauan kepada orang tua untuk lebih memperhatikan aktivitas anak-anak mereka.

“Kami mengingatkan orang tua agar memastikan anak-anaknya tidak terlibat dalam kegiatan negatif. Kami berharap anak-anak kembali ke rumah sebelum pukul 10 malam agar terhindar dari potensi masalah dengan pihak berwajib,” tegasnya.

Pihak kecamatan bersama aparat keamanan berharap agar masyarakat bisa bekerja sama dalam menciptakan situasi yang kondusif dan aman, terutama dalam menghadapi pemberlakuan SE Bupati tersebut.(*)

Editor : Pedhu Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Minggu, 13 September 2026 - 06:21 WIB

Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Jumat, 11 September 2026 - 18:00 WIB

Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB