Banjir Jalan Arya Kemuning Kota Tangerang Tidak Pernah Surut

Avatar photo

Selasa, 22 April 2025 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Jalan Arya Kemuning, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, sudah lebih dari satu tahun terendam banjir. (Tangkapan Layar)

Potret Jalan Arya Kemuning, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten, sudah lebih dari satu tahun terendam banjir. (Tangkapan Layar)

Metrosiar – Sejumlah masyarakat yang melintas di Jalan Arya Kemuning, kelurahan Periuk, kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Banten mengeluhkan sudah lebih dari satu tahun terendam banjir. Salah satu warga menyebutkan saat hujan deras ketinggian banjir dapat mencapai 1 meter lebih sehingga kendaraan motor dan mobil tidak bisa di lewati.

Jalanan tidak selalu kering karena air dari drainase di kanan dan kiri jalan tidak mengalir dengan baik. Akibatnya, jalan sering kebanjiran hingga setinggi 30–50 cm. Bahkan saat musim panas (ketika seharusnya kering), jalan itu tetap tergenang air, sehingga menjadi licin dan ditumbuhi lumut.

Baca juga:  Sinergitas Rumah Zakat bersama Kapolsek Karawaci Salurkan Paket Makanan Fidyah untuk Masyarakat yang Membutuhkan di Kota Tangerang
Titik Lokasi Jalan Arya Kemuning yang selalu Banjir (Screenshot Google Maps)
Titik Lokasi Jalan Arya Kemuning yang selalu Banjir (Screenshot Google Maps)

Netizen pun membuat titik lokasi tersebut menjadi nama Danau Arya Kemuning seperti yang terlihat di gambar. Warga sekitar mengeluhkan sebab sering ada korban akibat genangan air tersebut karena jalanan licin.

Baca juga:  Bupati Indramayu Minta Maaf soal Perjalanan ke Jepang tanpa Izin, Kemendagri Beri Teguran dan Pengingat

Dulunya jalan Arya Kemuning merupakan jalur alternatif utama bagi warga yang ingin melintasi daerah tersebut. Kini, jalan tersebut mati total sejak 1 tahun lalu dan hanya dilalui oleh kendaraan yang memiliki ground clearence tinggi.

Salah satu ulasan warga di titik lokasi banjir.
Salah satu ulasan warga di titik lokasi banjir. (Tangkapan layar)
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Berita ini 219 kali dibaca
Sejumlah warga yang melintasi Jalan Arya Kemuning, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten, telah mengalami kondisi jalan yang tergenang banjir selama lebih dari satu tahun. Seorang warga setempat mengungkapkan saat hujan deras melanda, ketinggian air dapat melebihi satu meter, sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat tidak dapat melintas. Kondisi jalan tersebut jarang benar-benar kering karena sistem drainase di sisi kanan dan kiri jalan tidak berfungsi secara optimal. Akibatnya, genangan air dengan ketinggian antara 30 hingga 50 sentimeter kerap terjadi. Bahkan pada musim kemarau, ketika seharusnya permukaan jalan kering, genangan tetap ada. Hal ini menyebabkan permukaan jalan menjadi licin dan ditumbuhi lumut, yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Berita Terbaru