Heboh! Mantan Pj Gubernur Banten Diduga Korupsi Rp39 Miliar, Warga Kepung Kejagung

Avatar photo

Jumat, 25 Juli 2025 - 21:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pegiat anti korupsi yang tergabung dalam Citizenry Banten saat menggelar aksi simpatik Didepan Gedung Kejaksaan Agung RI Menuntut Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi BPO Rp39 Milyar oleh Mantan Pj Gubernur Banten Al Muktabar. Foto: ist

Pegiat anti korupsi yang tergabung dalam Citizenry Banten saat menggelar aksi simpatik Didepan Gedung Kejaksaan Agung RI Menuntut Tuntaskan Kasus Dugaan Korupsi BPO Rp39 Milyar oleh Mantan Pj Gubernur Banten Al Muktabar. Foto: ist

Metrosiar – Sejumlah aktivis antikorupsi yang tergabung dalam Citizenry Banten menggelar aksi damai di depan Gedung Kejaksaan Agung RI pada Kamis (24/07/25), sebagai bentuk dukungan terhadap penuntasan kasus dugaan korupsi pengelolaan Biaya Penunjang Operasional (BPO) oleh Mantan Penjabat Gubernur Banten periode 2022–2024, Al Muktabar.

Dugaan korupsi ini ditaksir merugikan negara hingga Rp39 miliar.

Pantauan di lokasi, aksi dimulai sejak pukul 15.00 WIB dengan tertib. Para peserta membentangkan spanduk bertuliskan dukungan kepada Kejagung, agar segera menuntaskan pengusutan kasus tersebut.

Koordinator aksi, Fale Wali, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepercayaan dan apresiasi kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (JamPidsus) yang telah meneruskan proses hukum kasus ini ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten.

Baca juga:  Kejagung Tahan Nadiem Makarim dalam Kasus Korupsi Laptop Chromebook

“Kami mengapresiasi langkah Kejagung, khususnya JamPidsus, yang telah melimpahkan berkas penyelidikan ke Kejati Banten. Berdasarkan informasi yang kami terima, penyelidikan sudah dimulai melalui Surat Perintah Penyelidikan Nomor: PRINT 09/M.6/Fd.1/01/2025,” ujar Fale dalam orasinya.

Fale juga menekankan komitmen pihaknya untuk terus mengawal perkembangan kasus tersebut. Ia menegaskan bahwa dana BPO seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan disalahgunakan untuk keuntungan pribadi.

Baca juga:  Fantastis Dana Hibah Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan Senilai Rp150 Miliar Diduga Raib: PMII Lamongan Geruduk Kejaksaan Minta Diusut Tuntas

“Kami akan terus mengawasi dan mendesak agar Kejati segera menetapkan tersangka. Ini uang rakyat yang harusnya dipakai untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Banten, bukan untuk memperkaya pejabat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Fale menyampaikan bahwa aksi ini adalah langkah awal. Ia memastikan, dukungan terhadap kejaksaan akan terus digelorakan melalui aksi-aksi lanjutan.

“Insya Allah, setiap Jumat kami akan kembali turun, sebagai bentuk komitmen moral mendukung Kejagung dalam membongkar kasus ini,” pungkasnya.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?
Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari
Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!
Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Perpanjang Pajak Kendaraan Tanpa Harus Melampirkan KTP Pemilik Pertama
Rekor Harga Sudah di Depan Mata, Koreksi Emas kini sudah tidak terlihat lagi.
Prediksi Emas Besok 07 November 2025
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:25 WIB

BSU Rp900 Ribu Siap Cair, Kapan Mulai Dicairkan?

Kamis, 17 September 2026 - 13:51 WIB

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:50 WIB

Fahri Hamzah Bongkar Cara Prabowo Kelola Ekonomi, Publik Ternyata Salah Paham!

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Berita Terbaru

Pengurus dan anggota Laskar Merah Putih (LMP) MAC Rajeg bersama jajaran Mada Banten serta perwakilan UPTD Puskesmas Rajeg berfoto bersama usai kegiatan bakti sosial pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka HUT ke-26 LMP di Balai Warga RW 10 Perumahan Pondok Permata Rajeg, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

HUT ke-26 LMP, Cek Kesehatan Gratis di Rajeg Diserbu Warga

Minggu, 1 Nov 2026 - 13:01 WIB

Proses penggantian atap rumah warga dengan asbes serta perbaikan konstruksi kayu yang melibatkan Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kaos oranye), bersama warga setempat secara gotong royong.

Sosial Kemasyarakatan

Atap Rumah Warga Nyaris Ambruk, Pak Lurah Kutabumi Turun Tangan!

Minggu, 1 Nov 2026 - 08:41 WIB