Metrosiar — Permata Bank menggelar program sosial tahunan Permata CERITA (Cinta dan Edukasi daRI kiTA) yang tahun ini berlangsung serentak di 23 kota di Indonesia, Jumat (10/10/2025). Melibatkan lebih dari 500 relawan karyawan (Employee Volunteers/EVO), kegiatan ini menjadi bagian dari inisiatif berkelanjutan *Permata Hati – CSER & Sustainability for Social Impact. Tangerang Selatan
Melalui program ini, Permata Bank berkomitmen menumbuhkan budaya menabung dan kesadaran cinta lingkungan sejak dini bagi pelajar mulai dari tingkat TK hingga SMA, termasuk Sekolah Luar Biasa (SLB).
Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, menjelaskan bahwa Permata CERITA merupakan wujud nyata partisipasi aktif para karyawan dalam mendorong peningkatan literasi keuangan nasional.
“Kami berharap Permata CERITA tak hanya mendukung program OJK dan Bank Indonesia, tetapi juga membekali generasi muda dengan pengetahuan keuangan yang memadai serta kesadaran menjaga lingkungan sejak dini,” ujarnya.
Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan Nasional
Menurut hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025, tingkat literasi keuangan Indonesia meningkat menjadi 66,46%, sementara indeks inklusi keuangan mencapai 80,51%. Meski begitu, kelompok usia 15–17 tahun masih mencatatkan tingkat literasi keuangan terendah di Indonesia.
Permata CERITA menjadi salah satu upaya konkret untuk menjembatani kesenjangan ini. Program ini juga sejalan dengan Peraturan OJK No. 51 Tahun 2017 tentang Keuangan Berkelanjutan dan mendukung terciptanya masyarakat inklusif yang berdaya secara ekonomi.
Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Didin Sihabudin, S.Pd., M.Si, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Program seperti Permata CERITA mampu menumbuhkan semangat belajar dan kesadaran finansial anak-anak sejak dini. Kami berharap kegiatan ini terus diperluas di Banten,” katanya.

Edukasi Menyenangkan Lewat Modul dan Permainan
Dalam kegiatan ini, siswa dibekali MODul finansiAL (MODAL) — panduan sederhana tentang pengelolaan uang dan perbankan yang disesuaikan dengan usia mereka. Tidak hanya belajar teori, peserta juga diajak bermain simulasi ular tangga untuk memahami konsep keuangan secara menyenangkan.
Sementara itu, sesi edukasi lingkungan menghadirkan cerita tentang gajah yang kehilangan habitatnya, dikemas melalui permainan Gajah Tangga. Permainan ini mengajarkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan bisa dimulai dari tindakan kecil di kehidupan sehari-hari.
Chief of Operations Permata Bank, Mujur Tandi, menambahkan, “Kami berharap manfaat dari program CERITA benar-benar dirasakan oleh para siswa dan guru di sekolah yang kami kunjungi.”
Bagian dari Gerakan Nasional Literasi Keuangan
Permata CERITA 2025 menjadi bagian dari perayaan HUT ke-23 Permata Bank sekaligus mendukung program nasional seperti Ayo Menabung (Bank Indonesia) dan Gerakan Nasional Cerdas Keuangan (GENCARKAN) dari OJK.
Sejak pertama kali digelar, lebih dari 3.500 relawan Permata Bank telah mengedukasi 7.000 siswa di 316 sekolah di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya memperkuat literasi keuangan, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan dan tanggung jawab sosial di kalangan pelajar.
Tentang Permata Bank
Permata Bank merupakan salah satu dari 10 bank terbesar di Indonesia dengan lebih dari 6,6 juta nasabah di 61 kota. Bank ini dikenal inovatif dalam digitalisasi layanan perbankan dan aktif menjalankan program Corporate Social & Environmental Responsibility (CSER) melalui unit Permata Hati, yang fokus pada pendidikan, pemberdayaan, dan pelestarian lingkungan.
Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi: www.permatabank.com









