DPR AS Mulai Proses Kecaman Terhadap Al Green Setelah Insiden Teriaki Pidato Trump

Avatar photo

Jumat, 7 Maret 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DPR AS mulai proses kecaman terhadap Al Green setelah dia berteriak pada Trump selama pidatonya, Partai Republik mengusulkan resolusi tanpa sanski atau denda lainnya. (instagram.com/realdonaldtrump)

DPR AS mulai proses kecaman terhadap Al Green setelah dia berteriak pada Trump selama pidatonya, Partai Republik mengusulkan resolusi tanpa sanski atau denda lainnya. (instagram.com/realdonaldtrump)

 

Metrosiar – DPR AS yang dikuasai oleh Partai Republik memulai langkah-langkah untuk mengutuk Perwakilan Al Green pada hari Rabu, setelah insiden saat dia berteriak kepada Presiden Donald Trump selama pidatonya.

Al Green, seorang anggota DPR dari Texas yang telah lama menyerukan pemakzulan Trump, kini menghadapi kemungkinan kecaman formal akibat perilakunya yang mengganggu selama pidato tersebut.

Pada Selasa malam, Green, yang telah menjabat selama 20 tahun, menentang Presiden Trump dengan berteriak dan melambaikan tongkatnya di ruang sidang.

Meskipun suaranya tidak terdengar jelas karena dicemooh oleh anggota Partai Republik, Green menjelaskan bahwa pesan yang disampaikannya adalah kritik terhadap pemotongan dana Medicaid oleh Trump, yang ia anggap tidak sah. Tindakan tersebut membuat Green dikeluarkan oleh staf kamar yang bertugas menjaga ketertiban.

Baca juga:  Harvard Gratiskan Biaya Kuliah S1 untuk Mahasiswa dari Keluarga Berpenghasilan Rendah

Perwakilan Dan Newhouse Memperkenalkan Resolusi Kecaman

Sebagai respons terhadap insiden tersebut, Perwakilan Dan Newhouse, seorang Republikan moderat dari Washington, mengusulkan sebuah resolusi untuk mengecam perilaku Green yang dianggap tidak pantas.

Pemungutan suara untuk kecaman ini dijadwalkan akan dilakukan dalam beberapa hari mendatang, dan Green akan diminta hadir di lantai sidang.

Kecaman yang akan diterima oleh Green adalah bentuk teguran simbolis tanpa sanksi atau denda lain. Meski dahulu jarang terjadi, dalam empat tahun terakhir, empat anggota DPR lainnya juga telah menerima kecaman terkait perilaku mereka, seperti unggahan media sosial yang tidak pantas atau tindakan yang mengganggu proses sidang.

Perbandingan dengan Insiden Serupa pada 2009

Baca juga:  Kebijakan Dagang Trump Picu Lonjakan Harga Baterai dan Hambat Transisi Energi

Pada tahun 2009, Perwakilan Joe Wilson dari Partai Republik juga menghadapi bentuk hukuman yang lebih ringan, berupa resolusi ketidaksetujuan, setelah berteriak “Anda berbohong!” kepada Presiden Barack Obama.

Sementara itu, perilaku berteriak di ruang sidang kini sudah menjadi pemandangan yang lebih umum, dengan banyak anggota Partai Republik bersorak dan anggota Partai Demokrat mengungkapkan ketidaksetujuan mereka melalui seruan dan tanda-tanda protes.

Protes Partai Demokrat Terhadap Pidato Trump

Di tengah kekacauan ini, para pemimpin Demokrat tetap mendesak kesopanan dalam sidang, dan bahkan menunjuk Senator Jeff Merkley dari Oregon untuk memberikan pidato bantahan secara resmi. Sebagai bentuk protes terhadap pidato Trump, Merkley mengangkat bendera Ukraina untuk menunjukkan solidaritas terhadap negara tersebut dalam menghadapi perang dengan Rusia.(*)

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol
Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3
Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik
Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.
Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya
Hamas Resmi Bubar ! Setelah 19 Tahun Kuasai Gaza
Kunjungan PM. Modi, India Akan Pasok Rudal BrahMos ke Indonesia
Piala Dunia 16 Besar, Mostaza Ziko, Wasit Telah Merampas Kemenangan Mesir
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:35 WIB

Sungguh Malang Trump Disoraki Saat Serahkan Trofi Juara Piala Dunia 2026 ke Spanyol

Sabtu, 18 Juli 2026 - 11:25 WIB

Piala Dunia 2026 Jelang Perancis vs Inggris Perebutan Tempat ke 3

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:29 WIB

Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina Ada 10 Fakta Menarik

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:54 WIB

Semi Final Piala Dunia 2026, Perancis Nilai Paling Tinggi, Argentina Paling Subur, Spanyol Paling Minim Kebobolan dan Inggris Dengan Supporter Yang Sangat Berisik.

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:47 WIB

Israel Ditantang Turki, Segini Teknologi Perangnya

Berita Terbaru