Harvard Gratiskan Biaya Kuliah S1 untuk Mahasiswa dari Keluarga Berpenghasilan Rendah

Avatar photo

Minggu, 6 April 2025 - 11:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harvard gratiskan kuliah S1 bagi keluarga berpenghasilan kurang lebih 100.000 dolar AS per tahun, berlaku untuk mahasiswa lokal dan internasional. Potret mahasiswa Harvard mengucapkan selamat datang di Universitas Harvard. (Dok. news.harvard.edu)

Harvard gratiskan kuliah S1 bagi keluarga berpenghasilan kurang lebih 100.000 dolar AS per tahun, berlaku untuk mahasiswa lokal dan internasional. Potret mahasiswa Harvard mengucapkan selamat datang di Universitas Harvard. (Dok. news.harvard.edu)

 

Metrosiar – Harvard University kini membuka peluang besar bagi calon mahasiswa dengan latar belakang ekonomi menengah ke bawah, dengan memberikan pembebasan biaya kuliah S1.

Kebijakan ini tidak hanya berlaku bagi warga negara Amerika Serikat, tetapi juga mencakup mahasiswa internasional dari berbagai penjuru dunia.

Langkah ini bertujuan untuk memperluas akses pendidikan tinggi bagi individu berbakat tanpa memandang kondisi sosial-ekonomi.

Sebagai salah satu institusi pendidikan paling bergengsi di dunia, Harvard telah berdiri sejak 1636 dan termasuk dalam kelompok Ivy League, yaitu kumpulan universitas elit di Amerika Serikat.

Berdasarkan peringkat universitas dunia versi Quacquarelli Symonds (QS), Harvard kini menempati posisi keempat secara global, tepat satu peringkat di bawah Oxford.

Universitas ini memiliki 13 fakultas, Radcliffe Institute for Advanced Study, dua teater, lima museum, dan perpustakaan akademik terbesar di dunia yang menyimpan 18 juta buku, 180.000 serial, 400 juta manuskrip, dan 10 juta foto.

Baca juga:  Perawat di China Viral, Pertaruhkan Nyawa Lindungi Bayi saat Gempa Myanmar Guncang Rumah Sakit

Selain itu, Harvard dikenal sebagai almamater tokoh-tokoh ternama dunia, seperti Barack Obama, Bill Gates, dan Mark Zuckerberg.

Bagi mahasiswa yang tidak menerima beasiswa, biaya kuliah tahunan di Harvard mencapai sekitar USD 56.550 (sekitar Rp 936 juta), belum termasuk biaya hidup, makanan, layanan kesehatan, dan kebutuhan lainnya.

Jika digabungkan, total biaya tahunan untuk kuliah di Harvard bisa mencapai sekitar USD 82.886 atau sekitar Rp 1,3 miliar.

Dalam kebijakan barunya, Harvard menetapkan bahwa mahasiswa dari keluarga dengan pendapatan tahunan hingga USD 100.000 (sekitar Rp 1,6 miliar) akan mendapatkan beasiswa penuh yang mencakup biaya kuliah, akomodasi, makanan, asuransi kesehatan, biaya perjalanan, serta hibah sebesar USD 2.000 (sekitar Rp 66 juta) untuk tahun pertama dan ketiga kuliah.

Sementara itu, keluarga dengan pendapatan hingga USD 200.000 per tahun juga berhak atas pembebasan biaya kuliah dan tambahan bantuan finansial lainnya.

Baca juga:  Ratusan Ribu Perempuan AS Tinggalkan Pekerjaan, Apa yang Terjadi?

Program bantuan keuangan ini telah berjalan sejak 2004, dengan batas pendapatan keluarga yang terus meningkat dari USD 40.000 saat pertama diluncurkan hingga mencapai USD 200.000 pada tahun ajaran 2025.

Sejak dimulai, program ini telah menyalurkan bantuan lebih dari USD 3,6 miliar, dan untuk tahun ajaran 2025-2026, Harvard telah menyiapkan dana sebesar USD 275 juta guna mendukung mahasiswa dari berbagai kondisi ekonomi.

Dekan Penerimaan Mahasiswa dan Bantuan Keuangan Harvard College, William R. Fitzsimmons, mengatakan bahwa calon mahasiswa berprestasi datang dari beragam latar belakang, baik secara ekonomi maupun geografis.

Presiden Harvard, Alan M. Garber, menegaskan komitmen universitas untuk terus menghadirkan pendidikan berkualitas yang dapat diakses oleh siapa saja tanpa hambatan biaya.

Kebijakan tersebut menunjukkan upaya Harvard untuk menjangkau lebih banyak talenta dari seluruh dunia dan memastikan bahwa potensi akademik tidak terhalang oleh keterbatasan finansial.(*)

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Kompas.com, news.harvard.edu

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
Berita ini 49 kali dibaca
Harvard menggratiskan kuliah S1 bagi mahasiswa dari keluarga berpenghasilan hingga 100.000 dolar AS/tahun, termasuk internasional, dengan beasiswa mencakup biaya kuliah, akomodasi, dan kebutuhan lainnya.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB