Tuntut Pengusutan Tuntas Korupsi Pejabat Dinas, PERMAHI Lampung Gelar Demo di Kejati

Avatar photo

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PERMAHI Lampung demo Kejati! Mahasiswa desak pengusutan tuntas dugaan korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Dinas PUPR dan BMBK Lampung. (Foto: Metrosiar/Rizky Imam Mukti)

PERMAHI Lampung demo Kejati! Mahasiswa desak pengusutan tuntas dugaan korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang oleh Kepala Dinas PUPR dan BMBK Lampung. (Foto: Metrosiar/Rizky Imam Mukti)

BANDAR LAMPUNG, Metrosiar – Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI) Lampung menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung pada Kamis (11/12/25).

Aksi ini mendesak Kejati untuk segera mengusut tuntas dugaan kasus korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang yang diduga melibatkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bandar Lampung dan Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung.

Massa aksi, yang dipimpin oleh Ketua PERMAHI Lampung, Tri Rahmadona, menuntut transparansi dan tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menangani indikasi penyimpangan dana proyek daerah.

Desakan Pemeriksaan Komprehensif dan Pencopotan Jabatan
Dalam orasinya, Tri Rahmadona menegaskan bahwa kedua pejabat tersebut diduga kuat terlibat dalam tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara.

Baca juga:  KPK Telusuri Dugaan Aliran Dana Korupsi Ridwan Kamil untuk Beli Mobil Mercedes Benz Keluarga Habibie

“Kami mendesak Kejati Lampung untuk segera memeriksa secara komprehensif dan transparan kedua kepala dinas ini terkait dugaan korupsi proyek dan penerimaan gratifikasi,” ujar Tri, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPC PERMAHI Lampung.

PERMAHI Lampung mengajukan dua tuntutan utama kepada Kejati:

  • Pemeriksaan Menyeluruh terhadap Kepala Dinas PUPR Kota Bandar Lampung dan Kepala Dinas BMBK Provinsi Lampung.
  • Pencopotan Jabatan kedua pejabat sebagai bentuk pertanggungjawaban moral dan hukum atas indikasi penyalahgunaan wewenang.

APH Diminta Bersikap Tegas dan Profesional
PERMAHI secara keras meminta Kejati Lampung untuk tidak berdiam diri dan menunjukkan sikap profesionalisme dalam penegakan hukum.

Baca juga:  3,37 Ton Narkoba Dimusnahkan, Pesan Menko Polkam Langsung Jadi Sorotan

“Kejati Lampung tidak boleh berdiam diri. Indikasi penyalahgunaan wewenang dan korupsi yang merugikan uang rakyat ini harus diusut tuntas. Jabatan adalah amanah, bukan alat untuk memperkaya diri,” tegasnya.

Aksi yang berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian ini, kembali menyoroti pentingnya akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan anggaran publik di Lampung. PERMAHI Lampung berkomitmen untuk terus mengawal perkembangan kasus ini.

“Kami akan terus turun ke jalan dan mengawal proses hukum ini sampai ada kejelasan dan tindakan tegas dari pemerintah dan APH,” tutupnya.* (Kontributor: Rizky Imam Mukti)

Penulis : Rizky Imam Mukti

Editor : Nedu Wodo

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja
Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan
BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim
54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Pabrik Obat Keras Ilegal Dibongkar, Polisi Ungkap Kapasitas 8 Juta Butir per Hari
Jimly Dorong Pansus, Polemik Syarat Cawapres 2024 Kembali Memanas
Geger! Polsek Pasar Kemis Sita 2.782 Butir Hexymer dan Tramadol di Serpong
Berita ini 56 kali dibaca
PERMAHI Lampung demo Kejati! Mahasiswa mendesak Kejaksaan Tinggi untuk segera usut tuntas dugaan korupsi, gratifikasi, dan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan Kepala Dinas PUPR Kota Bandar Lampung dan BMBK Provinsi Lampung. Ketua PERMAHI Tri Rahmadona menuntut pemeriksaan komprehensif dan pencopotan jabatan demi akuntabilitas publik.

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:35 WIB

HP Dibanting hingga LCD Pecah, Polsek Pasar Kemis Mediasi Dua Pekerja

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Oktober 2026 - 11:01 WIB

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:28 WIB

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi bersama Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur pemerintah kelurahan, tokoh lingkungan, dan para pemuda RW 003 berfoto bersama usai kegiatan Deklarasi Damai Pemuda di halaman Kantor Kelurahan Kutabumi, Sabtu (31/10/2026).

Sosial Kemasyarakatan

Tak Ingin Pemuda Terjerumus Tawuran, Lurah Kutabumi Tegaskan Lima Komitmen Damai!

Minggu, 1 Nov 2026 - 20:55 WIB