Setelah 7 Bulan Menderita, RSUD Kalisari Diduga Malpraktik, Petani di Batang Pulih Usai Selang Operasi Dikeluarkan

Nedu Wodo Ndaya Coya

Senin, 29 September 2025 - 19:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasien di Batang diduga alami malpraktik usai operasi, selang 15 cm tertinggal, sempat divonis HIV namun hasil lab negatif. (Foto: pojokbaca.id)

Pasien di Batang diduga alami malpraktik usai operasi, selang 15 cm tertinggal, sempat divonis HIV namun hasil lab negatif. (Foto: pojokbaca.id)

Metrosiar – Seorang pasien bernama Mistono (59), warga Desa Gondang, Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami dugaan malpraktik setelah menjalani operasi di RSUD Kalisari Batang pada November 2024.

Bukannya pulih dari penyakit batu saluran kemih, kondisinya justru semakin memburuk hingga menimbulkan penderitaan fisik maupun sosial selama berbulan-bulan.

Vonis HIV yang Membingungkan

Operasi yang dijalani Mistono awalnya disebut berjalan lancar. Ia sempat dirawat selama delapan hari sebelum diperbolehkan pulang. Namun, setelah operasi, keluhan justru semakin parah.

“Setelah dioperasi saya merasa sakit. Pulang delapan hari, satu minggu sakit lagi. Masuk rumah sakit lagi, terus keluar lagi,” ungkap Mistono kepada wartawan saat ditemui di rumahnya pada Jumat (26/9/25).

“Saat saya kontrol, perawatnya bilang saya kena HIV,” lanjutnya.

Vonis tersebut membuat Mistono bingung. Ia bahkan mengonsumsi obat HIV selama tujuh bulan meskipun kondisi kesehatannya tidak kunjung membaik.

Baca juga:  20 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Kematian Prada Lucky di NTT, Pangdam IX Udayana Tegaskan Hal ini

Stigma dan Tekanan Sosial

Selain sakit fisik, Mistono harus menghadapi stigma sosial. Hubungan rumah tangganya sempat terganggu karena sang istri mencurigainya terlibat hubungan di luar pernikahan.

“Iya, namanya istri pasti curiga. Saya sampai dikucilkan, dicurigai bermain dengan wanita lain,” ujarnya lirih.

Kecurigaan itu akhirnya hilang setelah hasil laboratorium menunjukkan Mistono negatif atau non-reaktif HIV. Meski stigma mereda, kesehatannya tetap tidak membaik.

Temuan Mengejutkan di RS Pekalongan

Pasien di Batang diduga alami malpraktik usai operasi, selang 15 cm tertinggal, sempat divonis HIV namun hasil lab negatif.
Pasien di Batang diduga alami malpraktik usai operasi, tampak selang 15 cm tertinggal di saluran kemih Mistono, dan sempat divonis HIV namun hasil lab negatif. (Foto: pojokbaca.id)

Keluarga kemudian membawanya ke RS Siti Khodijah, Kota Pekalongan, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan. Dari hasil rontgen dan USG, dokter menemukan adanya selang sepanjang sekitar 15 sentimeter yang tertinggal di saluran kemihnya.

“Dokter bilang, ‘Pak ini ada selang di dalam.’ Setelah itu saya langsung dilakukan tindakan operasi untuk mengambil selang. Alhamdulillah setelah selang diambil saya sehat, normal, kembali seperti semula,” jelas Mistono.

Baca juga:  Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : "Harusnya Korupsinya Di Usut"
Keluarga Kecewa dan Menuntut Pertanggungjawaban

Setelah operasi kedua, kondisi Mistono berangsur membaik dan ia bisa kembali bekerja sebagai petani. Hasil laboratorium juga kembali menegaskan bahwa dirinya non-reaktif HIV, berbeda dengan vonis awal RSUD Kalisari.

Putra Mistono, Yusro, menyatakan kekecewaan mendalam atas peristiwa ini.

“Bapak saya selama tujuh bulan menderita, bukan soal sakitnya saja, tapi juga dampak sosial yang dialami,” ucapnya.

Keluarga pun berencana meminta pertanggungjawaban dari RSUD Kalisari Batang.

Harapan untuk Keadilan

Mistono berharap kasus yang menimpanya tidak dialami pasien lain.

“Saya cuma ingin keadilan. Kalau memang salah, ya harus bertanggung jawab. Jangan sampai ada orang lain ngalami kayak saya,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Kalisari Batang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan malpraktik tersebut.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: eNBeIndonesia.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Proyek Rp39 Miliar Disunat! Direktur Utama Jadi Tersangka
Digerebek Saat Main Game! Dua Tukang Sortir Ini Ternyata Bandar Narkoba
Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma
Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku
Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!
Mahkamah Agung Menghentikan Diskriminasi Hukum Terhadap Hendra Lie, Gus Rofi : “Harusnya Korupsinya Di Usut”
Heboh! Dua Remaja di Cikande Menghilang Sejak Awal April, Ini Kata Polisi
Ketum BKN: Mundurnya KABAIS Bukti Tanggung Jawab Moral atas Kasus Andrie Yunus
Berita ini 24 kali dibaca
Seorang pasien asal Batang, Jawa Tengah, diduga menjadi korban malpraktik usai menjalani operasi di RSUD Kalisari. Alih-alih sembuh, ia divonis HIV dan mengonsumsi obat selama tujuh bulan. Namun, hasil laboratorium menyatakan negatif. Pemeriksaan lanjutan di Pekalongan menemukan selang 15 cm tertinggal di saluran kemih.

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 00:19 WIB

Proyek Rp39 Miliar Disunat! Direktur Utama Jadi Tersangka

Selasa, 28 April 2026 - 20:03 WIB

Digerebek Saat Main Game! Dua Tukang Sortir Ini Ternyata Bandar Narkoba

Minggu, 26 April 2026 - 17:28 WIB

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 April 2026 - 15:44 WIB

Geger Penembakan di Gala Dinner Gedung Putih, Ini Sosok Cole Tomas Allen, Sang Guru Terbaik yang Menjadi Pelaku

Kamis, 23 April 2026 - 14:50 WIB

Gugatan Jusuf Hamka Dikabulkan, MNC Kena Rp531 Miliar!

Berita Terbaru

Pemain Makmur Jaya FC (jersey biru muda) berusaha melewati hadangan pemain Kodingeh FC dalam laga Turnamen Belajen Cup 1. Makmur Jaya tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan telak 7-0.

Nusantara

Pesta Gol! Makmur Jaya Jr Tampil Menggila di Belajen Cup 1

Senin, 4 Mei 2026 - 13:07 WIB

Kondisi sepeda motor korban yang mengalami kerusakan parah setelah terlibat kecelakaan dengan kendaraan roda empat di depan RS Bethsaida.

Peristiwa & Bencana

Detik-Detik Driver Ojol Ditabrak 2 Mobil di Depan RS Bethsaida

Senin, 4 Mei 2026 - 12:16 WIB

Kapolresta Tangerang Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah (tengah) berfoto bersama tim peserta Pekan Olahraga Buruh usai pertandingan cabang sepak bola.

Olahraga

Dramatis! Polresta FC Kandas di Final Pekan Olahraga Buruh

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:08 WIB