Sikap Tegas Kapolri Soal Polri di Bawah Kementerian Tuai Apresiasi, PW FRN Banten Angkat Suara

Avatar photo

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PW FRN DPW Banten, Roslina atau yang akrab disapa Kak Rose, menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Kapolri dalam menjaga independensi Polri demi stabilitas keamanan nasional.

Ketua PW FRN DPW Banten, Roslina atau yang akrab disapa Kak Rose, menyampaikan apresiasi atas sikap tegas Kapolri dalam menjaga independensi Polri demi stabilitas keamanan nasional.

Banten, Metrosiar – Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPW Banten, Roslina yang akrab disapa Kak Rose atau Bunda Ros, memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo atas penolakan tegas terhadap wacana penempatan Polri di bawah kementerian khusus.

Menurut Roslina, sikap tegas Kapolri tersebut menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga independensi institusi Polri.

Baca juga:  Camat Pasar Kemis akan menertibkan PKL Pasar Kutabumi

“Kapolri telah menunjukkan keberanian dan integritasnya dalam mempertahankan konstitusi dan kepentingan bangsa. PW FRN sangat salut dan mengapresiasi sikap Kapolri yang tidak ingin Polri menjadi alat politik,” ujar Roslina.

Roslina menekankan bahwa penempatan Polri di bawah kementerian khusus berpotensi melemahkan institusi Polri serta mengganggu stabilitas keamanan nasional. Oleh karena itu, ia berharap pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dapat mempertimbangkan secara matang setiap keputusan yang akan diambil terkait posisi Polri.

Baca juga:  Sambut HUT RI ke 81 Polresta Tangerang Bagikan Bendera Merah Putih ke Pengendara di Cikupa

“Kami berharap Kapolri terus konsisten dalam menjaga independensi Polri dan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik,” tutup Roslina.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Hadirnya Prof Hermanu Jadi Kekuatan Baru STIPER FB, Siap Cetak SDM Pertanian Unggul dan Entrepreneur
PMI All Out 3 Bulan, Bupati Ngada Minta Kesehatan Korban dan Sekolah Terdampak Gempa Jadi Prioritas
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:44 WIB

Alexander Salembun, jurnalis Metrosiar (kiri), bersama personel TNI AD di lokasi kegiatan pembersihan abu vulkanik menggunakan mobil water tank TNI AD.

Peristiwa & Bencana

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:49 WIB

Kesehatan

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 12:27 WIB