Perkelahian Sesama Anggota TNI di Kepulauan Riau, Memakan Satu Korban Tewas

Avatar photo

Selasa, 25 Februari 2025 - 20:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Metrosiar – Perkelahian sesama anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) terjadi di sebuah di Kafe Leko, Jalan Dompak Baru, Kecamatan Bukti Bestari, Kota Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Minggu (23/2/2025) sekitar pukul 03.00 WIB.

Pelaku dan Korban Anggota TNI

Pelaku dalam kejadian ini merupakan personel TNI Angkatan Darat (AD), Prajurit Dua (Prada) YHS, yang bertugas di Yonif 136 Tuah Sakti.

Sementara korban juga merupakan seorang personel TNI Angkatan Laut (AL), Sersan Dua (Serda) D, yang bertugas di Koarmada I Tanjung Pinang, meninggal dunia.

Selain Serda D, empat orang personel Koarmada lainnya juga mengalami luka akibat insiden perkelahian tersebut.

Korban Meninggal 

Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Raja Ahmad Tabib, Bambang, mengungkap, Serda D mengalami sejumlah luka di tubuhnya.

“Setelah pemeriksaan, ditemukan luka sayat di ketiak kanan, memar dahi kiri, memar dada kiri,” ujar Bambang saat dikonfirmasi, Minggu (23/2/2025), via TribunBatam.

Bambang menyatakan, menurut tim medis yang bertugas, kondisi mata korban sudah menunjukkan midriasis total, tanda medis yang menunjukkan kematian.

Baca juga:  Dukung Produktivitas Keluarga Pekerja, PLN IP UBP Lontar Dan BKKBN Provinsi Banten Sepakati PKS Pelaksanaan Program TAMASYA

Pemeriksaan dengan elektrokardiogram (EKG) pun tidak mendeteksi aktivitas listrik jantung.

“Artinya, korban tersebut meninggal dalam perjalanan,” ungkap Bambang.

Setelah dipastikan meninggal, jenazah langsung dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut (RSAL) Tanjungpinang untuk penanganan lebih lanjut.

Kronologi Kejadian

Awal kejadian bermula di lantai tiga Kafe Leko, ketika korban terkena pecahan botol minuman yang diduga dilakukan rekan Prada YHS.

Keributan pun terjadi sampai berlanjut ke parkiran.

Prada YHS berusaha mempertahankan diri setelah dikeroyok korban dan rekan-rekannya.

Karena kalah jumlah, Prada YHS mengeluarkan satu buah pisau yang dibawanya, kemudian berhasil melarikan diri.

Ditangani Denpom Batam dan Pelaku Sudah Ditahan 

Komandan Pusat Polisi Militer (Danpuspom) Mayjen Yusri Nuryanto menyatakan, kasus perkelahian sesama anggota TNI di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, sudah ditangani Detasemen Polisi Militer Batam.

“Sudah ditangani sama Denpom Batam,” terang Yusri kepada wartawan, Senin (24/2/2025), dikutip dari daerah setempat.

Baca juga:  Profil Eks Dirut Bank BJB Yuddy Renaldi yang Ditetapkan Tersangka Kasus Korupsi

Ia juga mengungkapkan, pihak kepolisian telah menahan pelaku berinisial YHS, yang diduga terlibat kasus tersebut.

“(Pelaku) sudah ditahan dan diperiksa,” ujar Yusri.

Di sisi lain, Kepala Penerangan Kodam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Doddy Yudha juga telah memberikan keterangan terkait insiden perkelahian tersebut.

“Prada YHS telah diamankan dan saat ini masih melakukan tahapan penyelidikan. Adapun bentrok kemarin karena terjadi perkelahian,” jelasnya saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin (24/2/2025) siang.

Selain itu, Panglima Kodam (Pangdam) I Bukit Barisan telah memerintahkan Danrem dan Danyon 136 Tuah Sakti untuk melaksanakan apel luar biasa dengan tujuan agar personel Yonif 136 Tuah Sakti tidak terprovokasi dengan insiden perkelahian yang terjadi.

Polisi Militer I Bukit Barisan juga melakukan koordinasi dengan Polisi Militer TNI AL Tanjungpinang untuk melaksanakan penyelidikan bersama terkait kasus ini.

“Pomdam I/BB telah berkoordinasi dengan Pomal Tanjungpinang untuk penyelidikan dan menyelesaikan masalah secara transparan,” jelas Yudha dalam keterangannya.

Sumber Berita: Kompas tv

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian
Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!
Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan
Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan
Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten
Aksi Ditsamapta Polda Banten di Jembatan Merah Putih Tuai Apresiasi Warga
Kapolda Banten: Nilai Pancasila Harus Dibuktikan dengan Tindakan Nyata
Kapolresta Serang Kota Ingatkan Anggota: Jangan Lupakan Nilai Pancasila
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 22:12 WIB

170 Paket Sembako Dibagikan, Aksi Sosial Polda Banten di Karian Curi Perhatian

Senin, 8 Juni 2026 - 21:04 WIB

Ribuan Tenaga Bersatu di Jalur Ekstrem, Ini Pesan Kapolda Banten!

Senin, 8 Juni 2026 - 20:32 WIB

Jembatan Vital di Ciomas Disulap, Aksi Ditsamapta Polda Banten Jadi Sorotan

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:16 WIB

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:27 WIB

Terungkap! Dua Pelaku Penganiayaan Anggota Brimob Kembali Dibekuk Polda Banten

Berita Terbaru

Foto : Karikatur Preman

Politik & Pemerintahan

Jalan Lebar Preman Menuju Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:16 WIB