Nilai Pancasila Jadi Kompas Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

Avatar photo

Senin, 2 Juni 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi H, berfoto bersama para anggota Paskibraka Sanggabuana serta jajaran Forkopimda usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Plh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi H, berfoto bersama para anggota Paskibraka Sanggabuana serta jajaran Forkopimda usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Metrosiar – Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi H, menekankan pentingnya menempatkan Pancasila sebagai fondasi utama dalam setiap aspek pembangunan nasional.

Pernyataan itu ia sampaikan saat membacakan sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi, pada upacara yang berlangsung di Lapangan Kantor Gubernur Banten, KP3B Curug, Kota Serang, Senin (2/6/2025).

“Dalam konteks pembangunan nasional, pemerintah menetapkan Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu agenda yang paling penting adalah memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia,” baca Deden.

Baca juga:  Profil Mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba, Meninggal Dunia Jumat 14 Maret di RSUD Boesoirie Ternate
Plh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi H, membacakan sambutan Kepala BPIP RI dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025.
Plh Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi H, membacakan sambutan Kepala BPIP RI dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tingkat Provinsi Banten Tahun 2025. (Dok. Biro Adpimpro Banten).

Ia menyampaikan bahwa kemajuan suatu bangsa tidak bisa hanya ditopang oleh aspek ekonomi dan teknologi semata, tetapi harus berakar pada ideologi yang kokoh.

“Tanpa arah ideologi, kemajuan ekonomi bisa melahirkan ketimpangan dan perkembangan teknologi bisa menjurus pada dehumanisasi. Oleh karena itu, pembangunan harus senantiasa dituntun oleh nilai-nilai luhur Pancasila,” lanjutnya.

Di tengah dinamika global yang penuh tantangan seperti ekstremisme, radikalisme, dan penyebaran disinformasi, Deden menyuarakan pentingnya membumikan kembali nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan.

Baca juga:  Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut

“Dalam era tantangan seperti ekstremisme, radikalisme, intoleransi, hingga disinformasi, kita semua dipanggil untuk melakukan revitalisasi nilai-nilai Pancasila dalam seluruh lini kehidupan dari pendidikan, birokrasi, ekonomi hingga ruang digital,” ujar Deden.

Usai memimpin jalannya upacara, Deden juga memberikan apresiasi kepada Paskibraka Sanggabuana, yang merupakan binaan dari Kesbangpol Provinsi Banten. Ia mengungkapkan kebanggaannya atas dedikasi mereka.

“Generasi muda seperti para anggota Paskibra hari ini adalah wajah masa depan Indonesia. Tugas mereka mengibarkan bendera bukan sekadar simbolik, melainkan bentuk nyata pengabdian kepada tanah air,” tutupnya.(*)

Editor : Ahmad

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Hadirnya Prof Hermanu Jadi Kekuatan Baru STIPER FB, Siap Cetak SDM Pertanian Unggul dan Entrepreneur
PMI All Out 3 Bulan, Bupati Ngada Minta Kesehatan Korban dan Sekolah Terdampak Gempa Jadi Prioritas
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 23:50 WIB

Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 11:42 WIB

Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Kasus Dugaan Penganiayaan Advokat di Bogor, Jadi Tersangka

Selasa, 8 Sep 2026 - 10:44 WIB

Alexander Salembun, jurnalis Metrosiar (kiri), bersama personel TNI AD di lokasi kegiatan pembersihan abu vulkanik menggunakan mobil water tank TNI AD.

Peristiwa & Bencana

Abu Vulkanik Ganggu Jalan, Koramil 11 Pasar Kemis Turunkan Water Tank

Selasa, 8 Sep 2026 - 06:49 WIB

Kesehatan

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Senin, 7 Sep 2026 - 12:27 WIB