Gubernur Banten Hadiri Perayaan Tri Suci Waisak: “Dengan Menghormati Sesama, Banten Bisa Maju”

Avatar photo

Minggu, 18 Mei 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Banten Andra Soni mengikuti prosesi Pindapata dalam rangka Perayaan Tri Suci Waisak 2025 di Mardigras Citra Raya, Kabupaten Tangerang. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Gubernur Banten Andra Soni mengikuti prosesi Pindapata dalam rangka Perayaan Tri Suci Waisak 2025 di Mardigras Citra Raya, Kabupaten Tangerang. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Metrosiar – Gubernur Banten Andra Soni, turut hadir dalam perayaan Tri Suci Waisak yang digelar di Mardigras Citra Raya, Kabupaten Tangerang, pada Minggu (18/5/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menumbuhkan semangat saling menghargai dan menghormati satu sama lain demi kemajuan bersama.

“Dengan menghormati sesama, Banten bisa maju. Dan, Indonesia bisa maju,” tegas Andra Soni usai mengikuti prosesi Pindapata, sebuah tradisi yang menjadi bagian dari peringatan Tri Suci Waisak.

Gubernur Banten Andra Soni menabuh tambur sebagai tanda dimulainya prosesi Pindapata dalam Perayaan Tri Suci Waisak 2025
Gubernur Banten Andra Soni menabuh tambur sebagai tanda dimulainya prosesi Pindapata dalam Perayaan Tri Suci Waisak 2025 (Dok. Biro Adminprov Banten)

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Direktur Jenderal Agama Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia Supriadi, sejumlah anggota DPRD dari Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang, para Bhikkhu, serta umat Buddha dari seluruh wilayah Banten.

Dalam sambutannya, Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa Provinsi Banten merupakan wilayah yang kaya akan keragaman.

Ia menekankan bahwa masyarakat Banten mampu hidup rukun serta menjalankan aktivitas secara harmonis dalam kebhinekaan.

Baca juga:  Celine Evangelista Dapat Gelar Kehormatan dari Keraton Solo atas Upaya Lestarikan Budaya Jawa, Mengapa?
Gubernur Banten Andra Soni bersama tokoh agama dan pejabat daerah menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2025 sebagai simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Provinsi Banten.
Gubernur Banten Andra Soni bersama tokoh agama dan pejabat daerah menghadiri Perayaan Tri Suci Waisak 2025 sebagai simbol toleransi dan kerukunan antarumat beragama di Provinsi Banten. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Beliau menyampaikan bahwa perayaan Tri Suci Waisak merupakan bentuk perwujudan nilai-nilai kemanusiaan dan keharmonisan sosial.

“Perayaan Tri Suci Waisak adalah kegiatan kemanusiaan. Tentang kemanusiaan. Hubungan antar manusia. Sehingga, bisa saling menjaga, saling menghormati, saling menghargai. Dan, saling memanusiakan antar sesama,” ujarnya.

Gubernur Andra Soni juga mengucapkan selamat kepada umat Buddha yang merayakan Waisak. “Selamat Hari Raya Waisak. Semoga cahaya kebijaksanaan Waisak membawa keberkahan dan keharmonisan dalam setiap langkah kehidupan,” pungkasnya.

Senada dengan Gubernur, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid juga mengajak masyarakat untuk terus bersatu dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.

“Kita semua berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dasar Pancasila,” katanya.

Beliau menambahkan pentingnya sikap saling menghargai di tengah masyarakat yang beragam. “Mari bergandengan tangan untuk menjaga kehidupan yang tentram dan harmonis,” imbuhnya.

Baca juga:  PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Dukung Program Pembinaan Kemandirian Masyarakat ‎Di Lapas Kota Tangerang

Sementara itu, Direktur Jenderal Agama Buddha Kementerian Agama RI, Supriadi, memberikan apresiasi atas pelaksanaan Waisak di Kabupaten Tangerang.

Para Bhikkhu berjalan dalam prosesi Pindapata sambil membawa mangkuk "patta", disaksikan oleh Gubernur Banten Andra Soni dan masyarakat.
Para Bhikkhu berjalan dalam prosesi Pindapata sambil membawa mangkuk “patta”, disaksikan oleh Gubernur Banten Andra Soni dan masyarakat. (Dok. Biro Adminprov Banten)

Ia menilai bahwa kerukunan antarumat beragama di Banten telah terwujud dengan baik.

“Masyarakat sudah menjalin kehidupan bersama, cinta kemanusiaan serta tidak terikat dan terbelenggu dengan perbedaan,” ujarnya.

Sebagai informasi, Tri Suci Waisak merupakan hari suci terpenting bagi umat Buddha, yang memperingati tiga peristiwa besar dalam kehidupan Buddha Gotama: kelahiran, pencapaian pencerahan, dan wafatnya.

Rangkaian acara Waisak diawali dengan pembukaan prosesi Pindapata oleh Gubernur Andra Soni yang secara simbolis dilakukan dengan menabuh tambur.

Pindapata adalah tradisi turun-temurun sejak masa Buddha Gautama, di mana para Bhikkhu berjalan kaki sesuai rute tertentu sambil membawa “patta” atau mangkuk makanan untuk menerima sumbangan dari umat sebagai wujud kebajikan.(*)

Sumber Berita: Siaran pers

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Rabu, 9 September 2026 - 11:52 WIB

RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan

Rabu, 9 September 2026 - 11:15 WIB

Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

Kuasa Hukum ED Tegaskan Laporan Polisi Bukan Vonis: Tak Semua Pelapor Berakhir dengan Tersangka

Berita Terbaru