Gerakan Pengendalian Inflasi Pangan, Pemkab Ngada Gelar Pasar Murah

Avatar photo

Senin, 24 November 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Ngada Menggelar Pasar Murah di Halaman Art Centre Bajawa. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Pemkab Ngada Menggelar Pasar Murah di Halaman Art Centre Bajawa. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kabupaten Ngada.Metrosiar- Dalam rangka pengendalian inflasi pangan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada, menggelar kegiatan pasar murah.

Kegiatan ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan stabilitas harga, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Kegiatan pasar murah yang akan berlangsung selama sepekan ini terjadi di beberapa titik dalam wilayah Kecamatan Bajawa, yakni; Art Centre-Kelurahan Kisanata (24 November 2025); Kantor Lurah Susu (25 November 2025); Lapangan Paroki Langa (26 November 2025); Kantor Bulg Bajawa-Kelurahan Faobata (27 November 2025); Terminal Kota-Kelurahan Ngedukelu (28 November 2025); Taman Kartini-Kelurahan Tanalodu (29 November 2025);

Dalam sambutannya ketika melaunching kegiatan tersebut di Art Centre Bajawa, Senin (24/11/25), Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu menekankan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi.

Menurut Berni Dhey, panggilan akrab Wakil Bupati Ngada ini, kegiatan pasar murah merupakan momentum yang strategis dalam spirit membangun desa, menata kota.

“Melalui kegiatan pasar murah ini, saya mengajak semua pihak Bulog, BPS, TPID, perangkat kecamatan dan kelurahan, para pelaku usaha serta masyarakat untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi,” tegasnya.

Pemerintah daerah kata dia, tidak dapat berjalan sendiri. Stabilitas harga adalah kerja bersama, komitmen bersama, dan tanggung jawab bersama, tukas Berni Dhey.

Ia berharap, kiranya kegiatan ini tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi pengingat bahwa Ngada memiliki potensi besar untuk memperkuat kedaulatan pangan dan menumbuhkan kemandirian ekonomi.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai bagian dari gerakan bersama untuk memastikan Ngada tetap stabil, produktif dan sejahtera,” pungkasnya.

Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari strategi Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ini adalah bentuk kehadiran nyata pemerintah dalam melindungi masyarakat dari lonjakan harga, ketus Berni Dhey.

Baca juga:  INFORMASI LAPORAN PENYELENGGARAAN PEMERINTAH DAERAH (ILPPD) KABUPATEN NGADA TAHUN 2024

Langkah ini tutur dia, selaras dengan RPJMD Kabupaten Ngada 2025-2029, khususnya pada sasaran strategis Kedaulatan Pangan dalam kerangka besar pembangunan “Membangun Desa, Manata Kota”.

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu.

 

Masih Menghadapi Sejumlah Kendala

Berni mengakui bahwa, pengendalian inflasi di Kabupaten Ngada masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu dihadapi bersama. Jika melihat lebih dekat, terdapat beberapa penyebab utama mengapa harga pangan sering kali bergerak tidak stabil.

Pertama, kapasitas produksi lokal masih terbatas sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Kedua, konektivitas dan jaringan distribusi pangan belum sepenuhnya efektif, menyebabkan ketragntungan pada pasokan dari luar daerah masih tinggi.

Ketiga, panjangnya rantai distribusi serta kesenjangan informasi pasar sering menyebabkan harga yang sampai ke konsumen menjadi kurang efisien.

Di sisi lain kata dia, harga komoditas strategis seperti beras, telur, daging ayam, minyak goreng, gula, dan cabai merah juga dipengaruhi oleh pergerakan harga nasional serta tingginya biaya angkutan udara.

Kondisi ini tandas Berni, semakin menantang seiring meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program prioritas daerah, termasuk Program Makan Bergizi Gratis SPPG.

Karena itu, kita perlu memperkuat produksi lokal, meningkatkan pengawasan harga, serta memastikan lanjut dia, rantai pasok berjalan dengan baik agar tidak terjadi gejolak inflasi yang mengurangi daya beli dan menghambat pertumbuhan ekonomi daerah, ujarnya.

Berni mengatakan, dalam upaya mengendalikan inflasi, Kabupaten Ngada telah mengikuti arahan dan pedoman nasional melalui Tim Pengendali Inflasi Nasional (TPIN) serta berkoordinasi secara aktif dengan TPID Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Baca juga:  KUR Perumahan Rp117 Triliun: Ara Ingatkan Jangan Sampai Ada Korupsi

Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah

Pemerintah Kabupaten Ngada lanjut dia, telah menetapkan Roadmap Pengendalian Inflasi Daerah, yang berfokus pada empat strategi utama, yakni: Keterjangkauan harga, melalui pengawasan dan stabilisasi komoditas penting; Ketersediaan pasokan, melalui penguatan cadangan pangan, peningkatan produksi pertanian, perikanan, dan peternakan; Kelancaran distribusi, dengan mendorong kerjasama perdagangan dan perbaikan infrastruktur distribusi; Komunikasi efektif, melalui pelaporan, pemutakhiran data komoditas, dan rapat koordinasi berkala.

Kata Berni Dhey, kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari strategi Stabilsasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Ini adalah bentuk kehadiran nyata pemerintah dalam melindungi masyarakat dari lonjakan harga.

Langkah ini tutur dia, selaras dengan RPJMD Kabupaten Ngada 2025-2029, khususnya pada sasaran strategis Kedaulatan Pangan dalam kerangka besar pembangunan “Membangun Desa, Manata Kota”.

Dalam kondisi fiskal yang efisien, kebijakan pengendalian inflasi di Kabupaten Ngada diarahkan untuk menjaga daya beli serta memperkuat struktur ekonomi daerah melalui berbagai langkah strategis, tandas Berni.

Langkah strategis itu antara lain; percepatan realisasi APBD untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, pembangunan dan percepatan infrastruktur pendukung sektor pertanian, peningkatan peran UMKM, BUMDes, serta koperasi termasuk Koperasi Merah Putih, penguatan rantai pasok lokal dan perluasan akses pembiayaan melalui Akses Keuangan Daerah, serta mendorong rencana pembentukan BUMD Ngada Multi Investment sebagai Instrumen strategis penguatan ekonomi daerah, pungkasnya.

Seluruh upaya ini dirancang untuk memastikan bahwa perekonomian daerah tumbuh secara inklusif, stabil, dan berkelanjutan, serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Ngada.*

Editor : Frans Dhena

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga
Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.
Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia
Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis
Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”
Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah
Omoda & Jaecoo Optimis raih target 4000 SPK di GIIAS 2026, antusiasme konsumen terus meningkat
BAZNAS Kabupaten Tangerang Dukung Khitanan Massal dan Gebyar Bakti Sosial RW 05 Kutabaru
Berita ini 39 kali dibaca
Kegiatan pasar murah yang akan berlangsung selama sepekan ini terjadi di beberapa titik dalam wilayah Kecamatan Bajawa, yakni; Art Centre-Kelurahan Kisanata (24 November 2025); Kantor Lurah Susu (25 November 2025); Lapangan Paroki Langa (26 November 2025); Kantor Bulg Bajawa-Kelurahan Faobata (27 November 2025); Terminal Kota-Kelurahan Ngedukelu (28 November 2025); Taman Kartini-Kelurahan Tanalodu (29 November 2025);

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:57 WIB

Partai Gelora Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Program Makan Gratis untuk Warga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:50 WIB

Pengemudi Ojek Online dan Warga Sambut Antusias Program Makan Gratis dari Partai Gelora Kota Tangerang.

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Pahlawan Nasional dari Papua yang Mengukuhkan Semangat Persatuan Indonesia

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Indo Beauty Expo 2026 Jadi Langkah Strategis PT Pillars Cosmetiklon Indonesia Perluas Kemitraan Bisnis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Efisiensi Anggaran Tak Halangi Mimpi Anak Ngada! Strategi RB-BDN Gaet 15 Kampus, 464 Calon Mahasiswa Siap Kuliah dengan Beasiswa Miliaran Rupiah

Berita Terbaru