Cisadane Diracuni! Aktivis “Geruduk” KLH, Desak Tangkap dan Pidanakan Pelaku Kejahatan Lingkungan

Avatar photo

Jumat, 13 Februari 2026 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Metrosiar – Amarah publik atas dugaan pencemaran Sungai Cisadane kian memuncak. Puluhan aktivis yang tergabung dalam Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang mendatangi Kantor Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di Plaza Kuningan, Jakarta, Jumat (13/02/2026).

 

Mereka menuntut satu hal: tangkap dan pidanakan pencemar Cisadane!

 

Aksi yang dikemas sebagai aksi simpatik itu berubah menjadi simbol perlawanan terhadap apa yang mereka sebut sebagai “kejahatan lingkungan yang tak boleh lagi ditoleransi”. Dengan membawa spanduk dan poster bernada keras, massa menegaskan bahwa pencemaran sungai bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan bentuk perusakan yang mengancam jutaan warga.

 

“Pencemaran Cisadane adalah kasus serius. Ini tidak bisa selesai hanya dengan denda administratif. Ini kejahatan lingkungan hidup! Usut tuntas, tangkap dan pidanakan pencemar Cisadane!” tegas Koordinator Aksi, Fale Wali, di depan gedung KLH.

Baca juga:  Bayi Meninggal Diduga Akibat Kelebihan Oksigen Saat Perawatan di Rumah Sakit Jakarta Pusat

 

Menurutnya, Sungai Cisadane bukan sekadar aliran air, tetapi sumber kehidupan bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya. Jika tercemar limbah berbahaya, dampaknya bisa meluas—mulai dari krisis air bersih hingga ancaman kesehatan jangka panjang.

 

Fale juga menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada aksi simbolik semata. Mereka telah melayangkan pengaduan resmi dan mendesak aparat penegak hukum serta tim Gakkum KLH untuk bergerak cepat.

 

“Alhamdulillah, pengaduan resmi sudah kami sampaikan. Sekarang kami tunggu tindakan nyata dari KLH. Kami akan kawal kasus serius ini sampai tuntas. Jangan sampai hukum hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” ujarnya lantang.

Baca juga:  Kenapa Badan Sering Mengantuk? Cek 5 Penyebab Medisnya di Sini

 

Aksi berlangsung tertib dengan pengawalan aparat kepolisian secara humanis. Perwakilan massa diterima oleh Tim Pengaduan dan Tim Penegakan Hukum KLH. Namun bagi para aktivis, pertemuan itu hanyalah langkah awal.

 

Mereka menegaskan, bila tidak ada tindakan tegas dalam waktu dekat, gelombang aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar siap digelar.

 

Kasus pencemaran Cisadane kini menjadi sorotan. Publik menanti: akankah hukum benar-benar ditegakkan, atau kasus ini kembali tenggelam seperti aliran sungai yang terus tercemar?

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Posbindu Mandiri RW 05 Kuta Baru Hadirkan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias
Satu Pesan Suara Seribu Lelah, Detik-detik Dokter Myta Aprilia Menyerah pada Keadaan
Tak Sekadar Kunjungan, Ini Alasan Ketua Posyandu Datangi Matahari 14
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian
Vape Dianggap Aman? Ini Fakta Mengejutkan dari Seminar Anti-Vape di Pesantren
Ungkapan Hati Petronela Dula ketika Menakhoda IBI Cabang Ngada Dua Periode “Kami adalah Saksi Pertama Tangisan Kehidupan”
Romi Juji: DPRD Ngada Komitmen Dorong Kebijakan Penguatan Peran Bidan
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:36 WIB

Posbindu Mandiri RW 05 Kuta Baru Hadirkan Cek Kesehatan Gratis, Warga Antusias

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:55 WIB

Satu Pesan Suara Seribu Lelah, Detik-detik Dokter Myta Aprilia Menyerah pada Keadaan

Rabu, 29 April 2026 - 19:56 WIB

Tak Sekadar Kunjungan, Ini Alasan Ketua Posyandu Datangi Matahari 14

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Minggu, 19 April 2026 - 23:39 WIB

Home Prospek Nine Stars di Serang: Edukasi Diabetes dan Peluang Usaha yang Menarik Perhatian

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB