Intip Jumlah Harta Pengusaha yang Diundang Presiden Prabowo ke Istana Negara Jakarta

Avatar photo

Sabtu, 8 Maret 2025 - 14:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi harta kekayaan konglomerat Indonesia yang diundang Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara, Jakarta. (Pixabay)

Foto Ilustrasi harta kekayaan konglomerat Indonesia yang diundang Presiden Prabowo Subianto ke Istana Negara, Jakarta. (Pixabay)

 

Metrosiar – Pertemuan strategis antara Pemerintah dan pengusaha sesar, pada Jumat, 7 Maret 2025, di Istana Negara, Jakarta.

Seperti diketahui Presiden Prabowo Subianto kembali mengundang sejumlah pengusaha besar Indonesia ke Istana Negara untuk berdiskusi mengenai perkembangan ekonomi nasional.

Para pengusaha tersebut datang mengenakan pakaian batik dan hadir secara terpisah. Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri dan pengusaha muda dalam pertemuan tersebut.

Beberapa pengusaha papan atas yang diundang antara lain, pemilik Indofood dan Indomaret Anthony Salim, pemilik Agung Sedayu Group Sugianto Kusuma alias Aguan, pemilik Grup Barito Pacific Prajogo Pangestu, pemilik Adaro Garibaldi ‘Boy’ Thohir, dan CEO Sinar Mas Franky Widjaja.

Selain mereka, turut hadir juga pemilik Mayapada Group Dato Sri Tahir, CEO Lippo Group James Riady, dan pemilik Arta Graha Tomy Winata.

Masing-masing pengusaha memiliki latar belakang bisnis yang berbeda-beda, mulai dari sektor pangan, properti, energi, keuangan, hingga manufaktur.

Baca juga:  Presiden Prabowo Bertemu Raja Abdullah II di Yordania, Bahas Dukungan Palestina dan Kerja Sama Strategis

Berikut Jumlah Harta Kekayaan Pengusaha yang Hadir di Istana

Pertemuan tersebut menimbulkan rasa penasaran mengenai kekayaan para konglomerat yang hadir.

Berdasarkan data Forbes ada 50 Orang Terkaya di Indonesia 2024.

Berikut kekayaan sepuluh pengusaha yang diundang, yang dihitung dalam dolar AS dengan nilai kurs per 7 Maret 2025 sebesar Rp 16.250 per dolar:

  1. Prajogo Pangestu: 32,5 miliar dolar AS = Rp 529,5 triliun
  2. Keluarga Widjaja: 18,9 miliar dolar AS = Rp 307,9 triliun
  3. Anthony Salim dan Keluarga: 12,8 miliar dolar AS = Rp 208,5 triliun
  4. Tahir dan Keluarga: 5,3 miliar dolar AS = Rp 86 triliun
  5. Chairul Tanjung: 5,2 miliar dolar AS = Rp 84,7 triliun
  6. Garibaldi Thohir dan Keluarga: 3,8 miliar dolar AS = Rp 61 triliun
  7. Hilmi Panigoro dan Keluarga: 3,25 miliar dolar AS = Rp 52 triliun
  8. Mochtar Riady dan Keluarga: 2,25 miliar dolar AS = Rp 35,8 triliun
  9. Sugianto Kusuma (Aguan): 42,7 triliun (Estimasi berdasarkan perusahaan yang terdaftar di bursa)
  10. Haji Isam: Rp 10 triliun (Estimasi berdasarkan zakat yang dibayar, sekitar 2,5% dari total kekayaan).
Baca juga:  Prajogo Pangestu Jual Sebagian Saham TPIA, untuk Apa?

Diskusi Mengenai Isu Strategis

Sebelumnya, pada Kamis, 6 Maret 2025 malam, Presiden Prabowo juga mengundang delapan pengusaha besar untuk bertemu di Istana Kepresidenan Jakarta.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis, termasuk perkembangan ekonomi nasional dan program-program unggulan yang sedang dijalankan oleh pemerintah.

Beberapa isu yang dibahas antara lain adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG), pembangunan infrastruktur, penguatan industri tekstil, dan upaya swasembada pangan serta energi.

Pertemuan ini berlangsung dalam suasana yang hangat dan produktif, menunjukkan komitmen pemerintah untuk bekerja sama dengan sektor swasta dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi nasional.(*)

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: BeritaMediaSiber

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB