Kapolres Baru Langsung Diuji! GMNI Ngada Tantang Berantas Dugaan Rokok Ilegal: “Jangan Sampai Hukum Tumpul ke Pelanggar”

Avatar photo

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Ngada, AKBP Gede Harimbawa tiba di Polres Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Kapolres Ngada, AKBP Gede Harimbawa tiba di Polres Ngada. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Pergantian pucuk pimpinan di Polres Ngada dinilai bukan sekadar rotasi jabatan, melainkan ujian awal bagi komitmen penegakan hukum di Kabupaten Ngada.

Di tengah harapan masyarakat terhadap wajah baru kepolisian, GMNI Cabang Ngada mendesak Kapolres yang baru segera menunjukkan langkah konkret dalam menangani dugaan peredaran rokok ilegal yang selama ini terus menjadi sorotan publik.

Ketua GMNI Cabang Ngada, Florianus Setiadi, mengatakan pergantian kepemimpinan harus menjadi momentum untuk membuktikan bahwa hukum benar-benar ditegakkan tanpa pandang bulu, bukan sekadar pergantian seremonial di internal institusi.

“Kami berharap Kapolres yang baru menjadikan persoalan dugaan peredaran rokok ilegal sebagai salah satu prioritas penegakan hukum. Masyarakat menunggu tindakan nyata, bukan sekadar pergantian pejabat,” tegas Florianus kepada wartawan, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, dugaan peredaran rokok ilegal bukan persoalan sepele. Selain berpotensi mengurangi penerimaan negara dari sektor cukai, praktik tersebut juga dinilai menciptakan persaingan usaha yang tidak sehat dan dapat menggerus kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum apabila tidak ditangani secara serius.

Baca juga:  Kapal 2,6 Ton Narkoba Ternyata Bawa 1,57 Juta Rokok Ilegal

Florianus menegaskan masyarakat tidak membutuhkan pencitraan maupun seremoni. Yang dibutuhkan adalah keberanian aparat dalam menindak setiap dugaan pelanggaran hukum secara profesional, transparan, dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Kepercayaan masyarakat lahir dari tindakan. Ketika hukum ditegakkan secara konsisten, masyarakat akan percaya bahwa negara benar-benar hadir,” ujarnya.

GMNI pun mendesak Polres Ngada meningkatkan pengawasan dan operasi terhadap dugaan peredaran rokok ilegal, melakukan penyelidikan sesuai prosedur hukum, menindak pihak yang terbukti melanggar tanpa diskriminasi, serta menyampaikan perkembangan penanganan perkara secara terbuka kepada publik.

Menurut Florianus, pembiaran terhadap dugaan pelanggaran hukum hanya akan memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

“Jangan sampai hukum hanya terlihat tegas di atas kertas. Kalau ada dugaan pelanggaran, tentu masyarakat berharap aparat bergerak cepat sesuai mekanisme hukum yang berlaku,” katanya.

Sebagai organisasi mahasiswa, GMNI menegaskan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen dengan mengawal setiap proses penegakan hukum agar berlangsung adil, profesional, dan akuntabel.

Baca juga:  Pemda Ngada Dukung Penertiban Peredaran Miras Diperketat Polres

GMNI juga mengingatkan agar Kabupaten Ngada tidak sampai mendapat stigma sebagai daerah yang memberi ruang bagi peredaran rokok ilegal.

Menurut mereka, langkah tegas aparat akan menjadi tolok ukur keseriusan negara dalam melindungi kepentingan masyarakat sekaligus menjaga kewibawaan hukum.

“Masyarakat tidak sedang menunggu janji. Yang dinilai adalah keberanian bertindak. Jika penegakan hukum berjalan tegas dan profesional, tentu patut diapresiasi. Namun jika persoalan ini terus berlarut tanpa kejelasan, kami akan tetap menyuarakan kritik sebagai bagian dari fungsi kontrol dalam negara demokrasi,” tutup Florianus.

Pernyataan GMNI tersebut menjadi tantangan awal bagi Kapolres Ngada yang baru, AKBP Gede Harimbawa, untuk menunjukkan kepemimpinannya melalui langkah-langkah penegakan hukum yang profesional, transparan, dan berkeadilan, termasuk dalam merespons dugaan peredaran rokok ilegal yang telah lama menjadi perhatian masyarakat.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bahlil Minta Kapolri Sikat Penimbun Solar Subsidi, Distribusi BBM Harus Tepat Sasaran!
I-GHAS 24/7 Resmi Diluncurkan, Buronan Internasional Bakal Sulit Kabur ke Indonesia
Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!
PP Polri Pasang Badan untuk Kapolri, Tegaskan Polri Tak Boleh Terpecah!
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
Kapolri Perkuat Sinergi dengan Komisi Yudisial, Ada Apa di Balik Pertemuan Ini?
Kapolri Serukan Perang Total terhadap Narkoba, Anggota Polri Dilarang Jadi Pelindung Bandar!
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 04:17 WIB

Bahlil Minta Kapolri Sikat Penimbun Solar Subsidi, Distribusi BBM Harus Tepat Sasaran!

Jumat, 6 November 2026 - 18:22 WIB

I-GHAS 24/7 Resmi Diluncurkan, Buronan Internasional Bakal Sulit Kabur ke Indonesia

Jumat, 6 November 2026 - 11:18 WIB

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Kamis, 5 November 2026 - 14:59 WIB

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 November 2026 - 14:52 WIB

PP Polri Pasang Badan untuk Kapolri, Tegaskan Polri Tak Boleh Terpecah!

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB