Halte TransJakarta Petukangan Resmi Berganti Nama Menjadi Petukangan D’Masiv, Ini Alasannya

Avatar photo

Kamis, 6 Maret 2025 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto memperlihatkan kelima personil D'Masiv berdiri di depan plakat nama halte TransJakarta yang baru,

Foto memperlihatkan kelima personil D'Masiv berdiri di depan plakat nama halte TransJakarta yang baru, "Petukangan D'Masiv", sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-22 band. (Instagram/rianekkypradipta)

 

Metrosiar – Banyak yang membicarakan di media sosial mengenai halte TransJakarta Petukangan yang kini menggunakan nama band D’Masiv.

Ini bukan hoaks, karena halte TransJakarta Petukangan Utara memang resmi berganti nama menjadi Petukangan D’Masiv.

Perubahan nama ini dilakukan untuk merayakan ulang tahun ke-22 band yang terkenal dengan lagu “Jangan Menyerah” pada Senin, 3 Maret 2025.

Vokalis D’Masiv, Rian Ekky, menjelaskan alasan di balik penggantian nama halte tersebut melalui unggahan di akun Instagram pribadinya.

“Beli naming rights halte Petukangan D’Masiv lebih masuk akal daripada nungguin MU menang ternyata,” tulis Rian dengan gurauan di awal caption bersama foto kelima personel di depan plakat nama halte.

Rian kemudian mengenang masa-masa awal D’Masiv membangun karier.

“Jalan Ciledug Raya selalu membekas di hati kami berlima, banyak mimpi yang kami ukir di jalan ini, mimpi-mimpi yang dulu selalu dianggap sepele dan dipandang sebelah mata,” tulisnya.

Baca juga:  Polda Banten Bongkar “Dokter Suntik Gas”, Ratusan Tabung Oplosan Diamankan!

“Dimanapun kami berada, kami tak akan lupa dari mana kami memulai, terima kasih Masivers, terima kasih @pt_transjakarta,” lanjutnya, disertai dengan hashtag #22tahundmasiv, #haltepetukangandmasiv, dan #ciledugpride.

PT TransJakarta juga menjelaskan terkait perubahan nama ini sejalan dengan visi dan misi yang dimiliki oleh perusahaan.

“Dari Ciledug, D’Masiv memulai perjalanan panjangnya, menciptakan karya-karya yang tak lekang oleh waktu,” tulis TransJakarta di media sosial mereka.

“Lebih dari sekadar bermusik, mereka memiliki visi yang sejalan dengan misi TransJakarta untuk selalu menginspirasi, mengedukasi, dan berkontribusi bagi masyarakat serta lingkungan,” tambahnya.

TransJakarta secara resmi mengumumkan perubahan nama halte ini, menyebutkan pada hari ulang tahun ke-22 D’Masiv, Halte Petukangan Utara kini resmi berganti nama menjadi Halte Petukangan D’Masiv, sebagai simbol sinergi antara transportasi publik dan dunia musik.

Baca juga:  Regulasi Rumit Hambat Industri Hijau, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Tertahan: Begini Pendapat Bos Asosiasi

Pemilihan halte ini, menurut Rian, karena mereka tak bisa melupakan Jalan Ciledug yang memiliki banyak kenangan penting dalam perjalanan awal D’Masiv.

“Kami sering latihan di sepanjang Jalan Ciledug Raya, dulu ada beberapa studio, dan kami pasti sudah pernah latihan di situ,” ujar Rian kepada media di Hotel Horison Ciledug, Jakarta Selatan, pada Senin, 3 Maret 2025.

“Tapi yang paling sering kita latihannya di Blewah Studio di Petukangan,” tambah Rian.

“Jadi kami sangat bersyukur di ulang tahun ke-22, D’Masiv bisa memberi hadiah spesial ini kepada diri kami sendiri,” tutupnya.(*)

Sumber Berita: Media Sosial

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB