Dukung Bisnis Hijau Berkelanjutan, ATKARBONIST dan Sucofindo Adakan Green Gold Label Awareness Training

Sabtu, 10 Mei 2025 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ATKARBONIST dan Sucofindo Selenggarakan Green Gold Label Awareness Training, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25) (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

ATKARBONIST dan Sucofindo Selenggarakan Green Gold Label Awareness Training, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25) (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

Metrosiar – ATKARBONIST Penggiat Kabron dan Bisnis Berkelanjutan bekerja sama dengan PT Sucofindo menyelenggarakan acara Green Gold Label Awareness Training. Kegiatan penting ini diadakan di Graha Sucofindo, Jakarta Selatan, pada hari Sabtu, (10/5/25).

Acara yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Atkarbonist, Dr Ir Musdhalifah Machmud, M.T.

Selanjutnya training dibuka oleh pemateri pertama yang dibawakan Budi Utomo, Direktur Layanan Industri Sucofindo.

Sesi kemudian dilanjutkan dengan pra-tes yang dipandu oleh Intan Fajar Kemala dan Neina Febrianti, yang juga merupakan Lead Auditor Skema GGL (Green Global Label).

Dukung Bisnis Hijau, ATKABRONIST dan Sucofindo Adakan Green Gold Label Awareness Training
Ketua Umum ATKARBONIST, Dr. Ir. Musdhalifah Machmud, M.T., saat membuka Green Gold Label Awareness Training, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan, Sabut 10 Mei 2025 (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

Budi Utomo membawakan bertajuk “Transisi Energi di Jepang dan Potensi Biomassa/Pentingnya Produk Tersertifikasi dan Bebas Deforestasi bagi Pelaku Usaha”.

Transisi Energi Pasca-Fukushima dan Kebijakan Pemerintah Jepang

Pelatihan Green Global Label, Kolaborasi ATKABRONIST dan Sucofindo Dukung Praktik Bisnis Ramah Lingkungan
ATKARBONIST dan Sucofindo selenggarakan pelatihan Green Gold Label Awareness Training untuk dorong kesadaran bisnis hijau dan keberlanjutan usaha. Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25) (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

Dalam paparannya, Budi Utomo mengupas mengenai Japan FIT/FIP dan hubungannya dengan METI, potensi biomassa dan limbah untuk energi, isu GHG (Greenhouse Gases/Gas Rumah Kaca), proses ekspor/impor biomassa ke Jepang dengan sertifikasi GGL, serta tren penggunaan energi transisi.

Dalam paparannya, Budi mengungkpakan, salah satu pemicu transisi energi di Jepang adalah Fukushima Accident.

Krisis ini disebabkan oleh gempa bumi dan tsunami besar pada Maret 2011 yang menyebabkan kerusakan pada reaktor PLTN Fukushima Daiichi. Jepang kemudian menutup hampir semua PLTN, yang sebelumnya menyuplai sekitar 30% listrik nasional.

Sebagai respons, Jepang mengadopsi kebijakan energi baru melalui skema Feed-in Tariff (FiT) sejak 2012 dan Feed-in Premium (FiP) mulai 2022.

Berdasarkan pengumuman resmi dari Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang (METI) pada 21 Maret 2025, skema FiT dan FiP ditujukan untuk mendorong pengembangan energi terbarukan, termasuk biomassa, dengan harga pembelian yang diatur untuk tahun fiskal 2025 dan seterusnya (METI, 2025).

Baca juga:  Batam Jadi Magnet Baru, Perusahaan AS Tanam Modal Rp8 Triliun

Peran Biomassa dan Target Energi Jepang

Dukung Bisnis Hijau, ATKABRONIST dan Sucofindo Adakan Green Global Label Awareness Training
Dukung Bisnis Hijau, ATKARBONIST dan Sucofindo Adakan Green Global Label Awareness Training, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25) (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

Mengutip dokumen resmi METI menyatakan FiT memberikan kepastian harga tetap bagi produsen listrik dari energi terbarukan, sedangkan FiP memberi tambahan premi berdasarkan harga pasar.

Kedua skema ini bertujuan untuk menurunkan emisi gas rumah kaca lebih dari 70% dibandingkan tingkat emisi tahun 2013 dalam 15 tahun ke depan.

Menurut Renewable Electricity Procurement Guidebook 2025 Edition yang diterbitkan oleh Renewable Energy Institute (31 Januari 2025), kontribusi biomassa dalam bauran energi terbarukan Jepang terus meningkat, dengan porsi mencapai 4,1% pada 2023.

Jepang menargetkan 50% listrik berasal dari sumber terbarukan dan hingga 20% dari tenaga nuklir pada 2040 (Renewable Energy Institute, 2025).

Panduan tersebut juga menjelaskan ketentuan teknis dan sertifikasi bagi produsen biomassa yang ingin mengikuti skema FiT dan FiP, termasuk kewajiban keberlanjutan dan penggunaan sertifikasi seperti Green Gold Label (GGL), ISCC, dan RSB untuk biomassa yang diekspor ke Jepang.

Sertifikasi GGL dan Penerapannya

Menuju Bisnis Berkelanjutan, ATKABRONIST Gandeng Sucofindo Selenggarakan Pelatihan Green Gold Label Awareness Training
Dukung Bisnis Hijau, ATKARBONIST dan Sucofindo Adakan Green Global Label Awareness Training, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25) (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

Materi kedua bertajuk “Pengenalan Biomassa dan Overview GGL” disampaikan oleh Neina Febrianti.

Ia menjelaskan definisi biomassa dalam konteks GGL, ruang lingkup sertifikasi, jumlah lembaga sertifikasi (CB) aktif, serta perbandingan GGL dengan skema lain seperti RSPO dan ISCC.

Materi ketiga disampaikan oleh Intan Fajar Kemala, membahas prinsip sertifikasi GGL, daftar dokumen yang diperlukan, perhitungan emisi GRK, serta contoh temuan yang umum ditemukan selama proses audit.

Materi keempat, yang kembali dibawakan oleh Neina Febrianti, menjelaskan alur sertifikasi GGL dari persiapan, audit, hingga tindak lanjut.

Baca juga:  Animo Masyarakat Indonesia Terhadap Bank Emas Diprediksi Meningkat, Bisa Jadi Solusi Investasi dan Naik Haji

Intan Fajar kemudian melengkapi dengan penjelasan tentang masa berlaku sertifikat, ketentuan pembekuan dan pencabutan, penggunaan logo GGL, transaction certificate, dan kisaran biaya sertifikasi.

Potensi Ekspor dan Dukungan Sucofindo

Menuju Bisnis Berkelanjutan, ATKABRONIST Gandeng Sucofindo Selenggarakan Pelatihan Green Gold Label Awareness Training
ATKARBONIST Bersama Sucofindo Tingkatkan Kesadaran Green Global Label untuk Keberlanjutan Usaha, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25) (Foto: Tim Media ATKARBONIST)

Pelatihan ini menyoroti peran penting biomassa dalam pencapaian target Net Zero Emission.

Emisi CO2 dari biomassa dianggap netral karena diserap kembali oleh tanaman selama masa tumbuh (emisi biogenik).

Studi kasus menunjukkan bahwa meski nilai kalor biomassa lebih rendah dibanding batubara, emisi GRK-nya tetap lebih rendah.

Pembahasan juga meliputi nilai ekonomi karbon (Carbon Pricing) dalam konteks pembangkit listrik berbasis biomassa.

Skema registri seperti Verra (VCS) dan Gold Standard (GSF) dijelaskan sebagai bagian dari mitigasi perubahan iklim global.

Menuju Bisnis Berkelanjutan, ATKABRONIST Gandeng Sucofindo Selenggarakan Green Gold Label Awareness Training
ATKARBONIST Bersama Sucofindo Tingkatkan Kesadaran Green Global Label untuk Keberlanjutan Usaha, Graha Sucofindo, Jakarta Selatan (10/5/25). Potret Para Pendiri ATKARBONIST (Foto: Dok. ATKARBONIST)

Dalam konteks ekspor ke Jepang, dokumen yang diperlukan antara lain Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB), Packing List, Bill of Lading, Surat Keterangan Asal dari KADIN, Izin Ekspor dari Kemendag, Survey Report, serta Sertifikat Fitosanitari dari BARANTIN.

Jepang mengharuskan penggunaan skema keberlanjutan seperti GGL, ISCC – Japan FIT Scheme, dan RSB – Japan FIT Scheme, serta pelabelan sesuai standar Japanese Agricultural Standard (JAS).

Layanan Sucofindo dan Harapan Acara

Untuk mendukung pemenuhan standar tersebut, PT Sucofindo menyediakan berbagai layanan seperti pengujian laboratorium biomassa, fasilitas Pusat Logistik Berikat, pengendalian hama (fumigasi dan general pest control), Survey Report, validasi dan verifikasi perdagangan karbon, serta sertifikasi GGL yang telah diakui oleh METI Jepang.

Informasi lebih lanjut mengenai layanan sertifikasi GGL dapat ditemukan di situs resmi Sucofindo: https://www.sucofindo.co.id/layanan-jasa/green-gold-label/ (*) 

Editor : Wodo Ndaya Coya

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu
Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi
Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap
Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata
Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS
Harga Emas semakin Menguat dalam 1 bulan terakhir
Bukan Lagi Beban, ATKARBONIST: Emisi Karbon Kini Jadi Aset Strategis Perusahaan!
Lupakan Greenwashing! Atkarbonist-Sucofindo Tegaskan Data Kredibel Adalah ‘Mata Uang’ Baru di Pasar Karbon
ATKARBONIST bersama Sucofindo menyelenggarakan Green Gold Label Awareness Training sebagai langkah nyata mendukung praktik bisnis berkelanjutan. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku usaha terhadap pentingnya standar ramah lingkungan dalam operasional bisnis. Kolaborasi ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam menciptakan ekosistem industri yang lebih hijau, efisien, dan berdaya saing tinggi di tingkat global.

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:46 WIB

Harga Emas Terpukul, Lonjakan Minyak dan Konflik Timur Tengah Jadi Pemicu

Rabu, 15 April 2026 - 06:50 WIB

Kapolri Turun ke Cikupa, Ungkap Fakta Penting soal Buruh dan Investasi

Rabu, 15 April 2026 - 00:41 WIB

Ngada Dibidik Investor, Ketua DPRD Bongkar Potensi Besar yang Belum Tergarap

Selasa, 14 April 2026 - 21:14 WIB

Ngada Mulai Dilirik! Dewi Cokorda Sentil Peluang Investasi Pariwisata

Kamis, 9 April 2026 - 18:50 WIB

Optimalkan Layanan Jasa Perbankan, Pemkab Ngada dan Bank NTT Teken PKS

Berita Terbaru

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB

Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap area gudang, dengan kobaran api masih terlihat cukup besar di latar belakang.

Peristiwa & Bencana

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:07 WIB