Kelapa Mentah Cuma Rp26 Triliun, Hilirisasi Bisa Meledak Jadi Rp2.600 Triliun, Mentan Amran Bongkar Rahasianya

Avatar photo

Jumat, 22 Agustus 2025 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - Mentan Andi Amran Sulaiman sebut hilirisasi kelapa mampu hasilkan Rp2.600 triliun dan ajak UMKM patungan bangun pabrik murah. (AI Generated/Metrosiar)

Foto Ilustrasi - Mentan Andi Amran Sulaiman sebut hilirisasi kelapa mampu hasilkan Rp2.600 triliun dan ajak UMKM patungan bangun pabrik murah. (AI Generated/Metrosiar)

Metrosiar – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan kelapa memiliki peluang besar sebagai komoditas hilirisasi nasional.

Amran menyebut jika kelapa tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah, melainkan diolah menjadi produk turunan, potensi nilai tambahnya bisa mencapai Rp2.600 triliun.

Kelahiran Bone, Sulawesi Selatan itu menambahkan, kebutuhan dunia terhadap produk berbasis kelapa terus meningkat, khususnya dari pasar India, Eropa, dan China.

Menurutnya pola konsumsi masyarakat di kawasan tersebut kini lebih banyak menggunakan santan serta minyak kelapa murni atau Virgin Coconut Oil (VCO).

“Selama ini kita hanya ekspor kelapa mentah, nilainya sekitar Rp26 triliun per tahun. Padahal kalau diolah jadi santan dan VCO, nilai ekspornya bisa melonjak seratus kali lipat,” ujar Amran dalam Rakornas Kadin Indonesia di Jakarta, Rabu (20/8/25).

Baca juga:  Profil Agustina Wilujeng Pramestuti dan Iswar Aminuddin yang Dilantik sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Semarang oleh Prabowo Subianto
Mentan Andi Amran Sulaiman sebut hilirisasi kelapa mampu hasilkan Rp2.600 triliun dan ajak UMKM patungan bangun pabrik murah. (Instagram/a.amran_sulaiman)

Agar peluang itu tidak terbuang percuma, Amran mendorong pelaku UMKM ikut terlibat dalam pembangunan pabrik pengolahan. Menurutnya, konsep gotong royong bisa membuat biaya investasi lebih ringan.

Baca juga:  Wow, Yuk Rayakan Momen Lebaran di Hotel GGI Batam

“Satu pabrik hilirisasi biayanya Rp30 miliar. Kalau seratus UMKM bekerja sama, masing-masing hanya perlu menyediakan modal sekitar Rp300 juta. Angka ini masih terjangkau bila diambil dari omzet usaha,” jelasnya.

Ia optimistis langkah ini akan mempercepat lahirnya industri hilir kelapa nasional, membuka lapangan pekerjaan baru, dan menjadikan Indonesia sebagai pemain utama di pasar kelapa dunia.*

Editor : Wodo Ndaya Coya

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 35 kali dibaca
Mentan Andi Amran Sulaiman sebut hilirisasi kelapa mampu hasilkan Rp2.600 triliun dan ajak UMKM patungan bangun pabrik murah.

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Berita Terbaru

Internasional

Bentuk Penghormatan Terhadap Bendera Arab Saudi Pada Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:50 WIB