Animo Masyarakat Indonesia Terhadap Bank Emas Diprediksi Meningkat, Bisa Jadi Solusi Investasi dan Naik Haji

Avatar photo

Minggu, 9 Maret 2025 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Animo masyarakat Indonesia terhadap Bank Emas terus meningkat, dengan BSI dan Pegadaian memimpin, menawarkan solusi investasi emas yang menguntungkan. Potret Emas Antam Imitasi di Pasar Emas Mayestik, Jakarta Selatan. (Dok. ANTARA FOTO)

Animo masyarakat Indonesia terhadap Bank Emas terus meningkat, dengan BSI dan Pegadaian memimpin, menawarkan solusi investasi emas yang menguntungkan. Potret Emas Antam Imitasi di Pasar Emas Mayestik, Jakarta Selatan. (Dok. ANTARA FOTO)

 

Metrosiar – Animo masyarakat Indonesia terhadap Bank Emas yang resmi diluncurkan pada 26 Februari 2025 diprediksi akan terus berkembang. Bank Emas ini dipelopori oleh dua perusahaan besar, PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) dan PT Pegadaian.

Bank Emas ini mendapatkan pengawasan penuh dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mengesahkan kegiatan menabung emas lewat Peraturan OJK Nomor 17/2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bullion.

Optimisme BSI Mengembangkan Bank Emas

Direktur Sales and Distribution BSI, Anton Sukarna, optimis bisnis bank emas ini akan berkembang pesat, mengingat tingginya animo masyarakat terhadap investasi emas.

Ia menjelaskan emas di Indonesia memiliki nilai yang kuat, baik dari sisi ekonomi maupun kultural.

Dalam periode Januari 2024 hingga Januari 2025, harga emas mengalami lonjakan signifikan, hampir 50%, yang menjadikan emas semakin menarik sebagai investasi.

BSI Siapkan ATM Emas dan Perluasan Layanan

BSI juga memperkenalkan ATM Emas pertama di Indonesia sebagai upaya mendukung ekosistem emas. Meskipun ATM ini belum diluncurkan secara resmi karena menunggu persetujuan dari OJK, BSI menargetkan untuk menyediakan 50 unit ATM Emas di seluruh Indonesia.

Selain itu, BSI sedang berupaya memperoleh izin untuk layanan simpanan dan pembiayaan emas, yang akan memperluas produk dan layanan Bank Emas mereka.

Baca juga:  Petani Padi Desa Patra Manggala Kecamatan Kemiri Merugi, Pembeli Gabah Raib Tanpa Jejak

Solusi Investasi Emas untuk Biaya Haji

Anton Sukarna mengusulkan agar masyarakat Indonesia mempertimbangkan menabung emas sebagai solusi untuk merencanakan biaya haji.

Seiring dengan proyeksi kenaikan harga ibadah haji dari tahun 2023 hingga 2026, menabung emas dianggap menjadi investasi yang cerdas untuk menanggulangi biaya haji yang semakin tinggi.

Emas dapat menjadi instrumen investasi yang menguntungkan, mengingat harganya yang terus meningkat.

Peningkatan Penjualan Emas Pegadaian 

Pada sisi lain, PT Pegadaian juga melaporkan peningkatan signifikan dalam penjualan emas digital melalui produk Tabungan Emas, Cicil Emas, dan Gadai Emas.

Hingga Maret 2025, penjualan emas Pegadaian tercatat meningkat lebih dari tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

Produk Tabungan Emas Pegadaian juga menunjukkan kenaikan hampir 10% dalam saldo tabungan dibandingkan Desember tahun lalu.

Proyeksi Pertumbuhan Produk Emas Pegadaian pada 2025

Pegadaian, yang juga berizin OJK untuk menjalankan Kegiatan Usaha Bullion, menargetkan pertumbuhan kinerja produk emasnya hingga 28% pada tahun 2025.

Produk Tabungan Emas yang kini menjadi salah satu kontributor pendapatan utama Pegadaian, terus berkembang dan memberikan kemudahan investasi emas bagi masyarakat.

Investasi Emas: Proyeksi Kenaikan Harga dan Tantangan Bank Emas

Baca juga:  Pertamina NRE Pimpin Satuan Tugas Energi Bersih ASEAN

Pengamat investasi, Andy Nugroho, memprediksi harga emas akan terus naik dan investasi emas tetap diminati masyarakat.

Meskipun demikian, ia menyoroti tantangan yang dihadapi oleh bank emas, seperti dampak dari situasi geopolitik dan ekonomi global yang dapat memengaruhi harga emas.

Bank emas memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk berinvestasi emas di era digital ini.

Pentingnya Pengawasan Terhadap Bank Emas

Ekonom Bhima Yudhistira mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap bank emas guna melindungi konsumen dari potensi penipuan dan pemalsuan emas.

Ia menekankan bahwa bank emas harus mengelola dana simpanan dengan profesional, menghindari risiko gagal bayar, dan mengelola dana investasi dengan bijak, mengingat sejarah buruk pengelolaan dana publik di Indonesia.

Bhima juga menilai bank lain masih akan menunggu perkembangan dan sosialisasi lebih lanjut sebelum ikut serta dalam industri bank emas ini.

Prospek Bank Emas di Masa Depan

Meski banyak masyarakat yang memiliki emas, perubahan perilaku untuk menabung emas membutuhkan waktu dan sosialisasi yang konsisten.

Bank emas diperkirakan akan menjadi permainan jangka panjang, dan waktu akan membuktikan sejauh mana nasabah mempercayakan investasi emas mereka kepada bank emas yang baru berkembang ini.(*)

Editor : KF

Sumber Berita: Kumparan.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven
Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia
KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat
Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi
Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli
Pasar Sentral Sudu: Ikon Masyarakat yang Kini Tampak Kumuh dan Semrawut
Gubernur Andra Soni Dukung DOB Cilangkahan: Siap Mekar, Infrastruktur Dikebut
Uang Rusak Masih Banyak Beredar, Warga Kesulitan Bertransaksi
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 12:37 WIB

Damai AS-Iran Bikin Harga Emas Melejit, Investor Serbu Aset Safe Haven

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:00 WIB

Partai Gelora Dorong Percepatan Energi Nuklir, Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Energi Indonesia

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:03 WIB

KUR Obor Mas Mengalir Lebih dari Rp1 Miliar di Bajawa! Bupati Ngada Bergabung Jadi Anggota, Sinergi dengan Koperasi Merah Putih Kian Menguat

Sabtu, 23 Mei 2026 - 13:34 WIB

Obor Mas Jangan Hanya Besar, Tapi Harus Terus Bertumbuh! Bupati Ngada Ajak Anggota Bersatu dan Berani Bermimpi Lebih Tinggi

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:54 WIB

Danantara Garap Eksportir Tunggal, Fauzan Fadel ingatkan Negara Harus Jadi Mitra Strategis, Bukan Monopoli

Berita Terbaru

Penyerahan SK oleh Rudi Ongky G selaku Ketua Markas Daerah Provinsi Banten kepada Panji Kuswanto selaku Ketua Markas Cabang Kabupaten Lebak yang baru

Sosial Kemasyarakatan

LMP Banten Resmi Punya Pangda Baru, Tiga Jabatan Strategis Sekaligus Dilantik

Selasa, 28 Jul 2026 - 13:47 WIB