Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Avatar photo

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Ngada mulai memanaskan mesin organisasi menghadapi agenda politik mendatang.

Momentum tersebut ditandai dengan digelarnya Musyawarah Anak Cabang (Musancab) Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) PKB se-Kabupaten Ngada di Kantor Sekretariat DPC PKB Kabupaten Ngada, Sabtu (19/9/2026).

Musancab menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat struktur partai di tingkat kecamatan sekaligus membangun soliditas kader hingga ke akar rumput.

Sebanyak 24 peserta mengikuti uji kelayakan dan kepatutan (UKK) untuk memperebutkan 12 posisi Ketua DPAC PKB di Kabupaten Ngada.

Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKB Nusa Tenggara Timur (NTT), di antaranya Angela Mercy Piwun, jajaran pengurus DPC PKB Ngada, pengurus DPAC, serta Dewan Syuro.

Ketua DPC PKB Kabupaten Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu, menegaskan bahwa penguatan struktur harus berjalan beriringan dengan peningkatan kerja politik kader di seluruh wilayah.

Menurutnya, soliditas organisasi menjadi salah satu modal penting bagi PKB untuk meningkatkan kontribusinya dalam politik dan pembangunan di Kabupaten Ngada.

Baca juga:  Pemerataan Pendidikan Bergerak Cepat! Wabup Berni Dhey Letakkan Batu Pertama TK Sta. Veronika Wolowio

Bernadinus juga secara terbuka mendorong seluruh kader untuk bekerja bersama meningkatkan perolehan kursi PKB di lembaga legislatif pada pemilu mendatang.

“Penambahan jumlah kursi di legislatif membutuhkan kerja sama dan komitmen dari seluruh kader PKB yang ada di Kabupaten Ngada,” tegas Bernadinus.

Ia menekankan, Musancab tidak boleh berhenti sebagai agenda pembentukan atau penguatan struktur semata. Forum tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi, memperluas komunikasi dengan masyarakat, serta memastikan struktur partai bekerja secara efektif di setiap wilayah.

“Kalau struktur kuat dan kader bekerja bersama, tentu target-target politik partai akan lebih mudah diperjuangkan,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan DPW PKB NTT, Angela Mercy Piwun, menegaskan pentingnya komitmen dan kebersamaan seluruh pengurus serta kader dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

Menurut Angela, target peningkatan perolehan kursi legislatif harus didukung kerja kolektif, bukan hanya mengandalkan pengurus di tingkat kabupaten.

Baca juga:  Banjir dan Longsor di Sumatera Tewaskan 1.000 Jiwa lebih, WALHI Sebut Dampak Deforestasi 1,4 Juta Hektar

Ia mengajak seluruh kader PKB di Kabupaten Ngada memperkuat koordinasi mulai dari DPC, DPAC hingga struktur partai di tingkat bawah.

“Kita harus bekerja bersama-sama untuk membesarkan PKB, terutama untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Ngada,” ujarnya.

Musancab 2026 juga menjadi ruang konsolidasi bagi para kader untuk membahas agenda organisasi di masing-masing wilayah kecamatan.

Dengan terbentuk dan diperkuatnya struktur DPAC, DPC PKB Ngada berharap koordinasi antartingkatan organisasi semakin efektif dan mesin partai semakin solid.

Konsolidasi tersebut sekaligus menjadi langkah PKB Ngada dalam mempersiapkan struktur dan kader menghadapi dinamika politik ke depan, dengan salah satu target yang disuarakan adalah meningkatkan perolehan kursi di lembaga legislatif.

Musancab bukan sekadar memilih pengurus kecamatan. Bagi PKB Ngada, forum ini menjadi momentum untuk merapikan barisan, memperkuat struktur, dan menggerakkan kader hingga tingkat akar rumput.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria
15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September
Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital
Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang
Tanggap Darurat Usai, Ngada Kebut Huntara dan Bangkitkan Ekonomi Warga Pascagempa
Tanggap Darurat Usai, Polres Ngada Tegaskan Pelayanan Warga Tak Boleh Berhenti
Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Sabtu, 19 September 2026 - 06:59 WIB

Uji Publik Data Gempa Golewa: 1.539 Rumah Diverifikasi, 953 Tak Masuk Kriteria

Jumat, 18 September 2026 - 11:51 WIB

15.722 Guncangan Tercatat! Nagekeo Perpanjang Tanggap Darurat hingga 27 September

Kamis, 17 September 2026 - 09:51 WIB

Camat Sepatan Timur Hadir di Sekolah, Siswa Diajak Cerdas Bermedia Digital

Kamis, 17 September 2026 - 06:39 WIB

Data Kerusakan Gempa Riung Barat Diuji, Warga Minta Kriteria Penilaian Dibuka Terang

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:14 WIB

Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. (tengah) bersama Direktur PT MBK Ventura Susanti Gandaatmaja (kiri) dan Camat Kalideres Ziki Zulkarnain (kanan) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan pemberian tempat sampah pilah.

Tata Kelola & Konservasi

Urusan Uang dan Sampah Jadi Perhatian di Kalideres

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:35 WIB