PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa

Avatar photo

Kamis, 3 September 2026 - 21:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

PLN UIP Nusra II Buktikan PLTP Mataloko Tak Hanya Soal Listrik, Air Bersih Kini Mengalir ke 5 Wilayah Golewa. (Foto: Elfrat Frans Dhena)

Bajawa.Metrosiar- Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Mataloko tidak hanya berbicara tentang energi dan megawatt. Di tengah geliat pembangunan energi bersih tersebut, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Nusa Tenggara II (UIP Nusra II) mulai mengalirkan manfaat yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat: air bersih.

Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PT PLN UIP Nusra II merealisasikan pembangunan dan pengembangan sarana air bersih bagi masyarakat di lima wilayah di Kecamatan Golewa, Kabupaten Ngada.

Lima wilayah penerima manfaat itu yakni Kelurahan Mataloko, Desa Tiwotoda, Desa Dadawea, Desa Radabata dan Desa Ulubelu.

Bantuan sarana air bersih diserahkan secara bertahap. Penyerahan di Kelurahan Mataloko, Desa Tiwotoda dan Desa Dadawea dilakukan pada Rabu (2/9/2026). Sementara bantuan bagi Desa Radabata dan Desa Ulubelu diserahkan pada Kamis (3/9/2026).

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Teknik Panas Bumi Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Mataloko, Adrys A.S. Silaban.

Melalui program TJSL tersebut, PT PLN UIP Nusra II menyalurkan bantuan infrastruktur sarana air bersih berupa pipa HDPE lengkap dengan berbagai aksesoris dan perlengkapan pendukung.

Ribuan meter pipa itu nantinya menjadi bagian penting dalam pembangunan dan pengembangan jaringan perpipaan, agar air bersih dapat menjangkau lebih banyak rumah dan permukiman warga.

Tak berhenti pada bantuan material, PLN juga memberikan dukungan dana pada tahun 2026 untuk pembangunan tempat penampungan air serta instalasi jaringan perpipaan.

Bantuan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT PLN UIP Nusra II dalam pengembangan Proyek PLTP Mataloko berkapasitas 2×10 Megawatt (MW).

PLN ingin memastikan pembangunan energi bersih tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga meninggalkan manfaat nyata bagi masyarakat yang hidup di sekitar wilayah proyek.

Dari Pipa, Mengalir Harapan Baru

Kepala Teknik Panas Bumi WKP Mataloko, Adrys A.S. Silaban, mengatakan program sarana air bersih tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan PT PLN UIP Nusra II di wilayah kerja Proyek PLTP Mataloko.

Menurutnya, program tersebut tidak hadir secara tiba-tiba. Sebelum direalisasikan, kebutuhan masyarakat terlebih dahulu masuk dalam proses perencanaan dan penganggaran, kemudian disesuaikan dengan skala prioritas di masing-masing wilayah.

“Program ini merupakan program tanggung jawab sosial dan lingkungan di wilayah kerja Proyek PLTP Mataloko. Program ini sudah masuk dalam perencanaan dan direalisasikan untuk wilayah-wilayah yang menjadi prioritas, termasuk Desa Tiwotoda,” ungkap Adrys.

Baca juga:  MusrenbangDes 2026 Desa Klebet: Wujud Sinergi Pemerintah dan Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan

Ia berharap bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, terutama dalam menjawab kebutuhan dasar terhadap air bersih.

“Kami menyesuaikan program berdasarkan prioritas dan kebutuhan dari masing-masing desa dan wilayah,” tambahnya.

Selain menyerahkan bantuan TJSL, Adrys juga mengimbau masyarakat agar menggunakan energi listrik secara resmi dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan mengamankan infrastruktur kelistrikan yang berada di sekitar permukiman.

Tiwotoda Masih Bergantung pada Sumber Air Wilayah Lain

Bagi warga Desa Tiwotoda, persoalan air bersih bukanlah masalah baru.

Penjabat Kepala Desa Tiwotoda, Egidius Watu Kue, S.AP, mengungkapkan hingga saat ini masyarakat masih menghadapi keterbatasan akses air bersih.

Warga Desa Tiwotoda bahkan masih bergantung pada jaringan sumber air yang berasal dari wilayah Kelurahan Todabelu.

Keterbatasan sarana dan jaringan distribusi membuat kebutuhan air bersih masyarakat belum sepenuhnya terpenuhi secara optimal.

Karena itu, bantuan sarana air bersih dari PT PLN UIP Nusra II dinilai bukan sekadar bantuan pembangunan, melainkan jawaban atas salah satu kebutuhan paling mendasar warga.

“Kami menyampaikan terima kasih atas niat baik dari PT PLN melalui program TJSL sarana air bersih ini. Kami memastikan bantuan yang diberikan akan digunakan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujar Egidius.

Dalam kesempatan itu, Egidius juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait rencana pembukaan satu titik akses jalan baru yang masih terhalang keberadaan tiang listrik.

Ia berharap ke depan PLN dapat membantu melakukan penyesuaian atau pemindahan tiang tersebut agar pembangunan akses jalan bagi masyarakat dapat berjalan sesuai rencana.

Tokoh Masyarakat Desa Tiwotoda, Yohanes Kaju.

Senada dengan pemerintah desa, Tokoh Masyarakat Desa Tiwotoda, Yohanes Kaju, menyebut air minum merupakan salah satu kebutuhan paling krusial yang selama ini dihadapi masyarakat.

Menurutnya, warga masih membutuhkan dukungan sarana dan prasarana, terutama jaringan pipa serta aksesoris pendukung, agar air dapat dialirkan dengan lebih baik hingga ke permukiman.

Bukan Sekali, Warga Dadawea Sudah Rasakan Kepedulian PLN

Apresiasi terhadap program tersebut juga datang dari Tokoh Masyarakat Desa Dadawea, Leonardus Bhara.

Ia mengatakan, bantuan sarana air bersih kali ini bukan menjadi satu-satunya bentuk perhatian yang pernah diterima masyarakat dari PT PLN UIP Nusra II.

Tokoh Masyarakat Deda Dadawea, Leonardus Bhara.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada PT PLN yang sudah beberapa kali membantu kami. Kali ini kami dibantu pipa dan aksesorisnya untuk jaringan air bersih,” ujarnya.

Baca juga:  Uji Kesamaptaan Jasmani Digelar untuk Jaga Kesiapan dan Kebugaran Personel Polres Metro Jakarta Barat

Ucapan terima kasih juga disampaikan Ketua PAMDES Desa Dadawea, Adrianus Lako.

Hal senada turut disampaikan Ketua BPD Desa Ulubelu, Abraham Emanuel Gese Bai.

Ketua BPD Desa Ulubelu, Abraham Emanuel Gese Bai

Bagi masyarakat penerima manfaat, bantuan tersebut bukan sekadar tumpukan pipa dan aksesoris.

Di balik setiap meter pipa yang disalurkan, tersimpan harapan agar persoalan air bersih yang selama ini dihadapi warga dapat ditangani secara bertahap dan berkelanjutan.

Sebab bagi masyarakat, ketika jaringan pipa mulai terhubung dan air mulai mengalir hingga ke rumah-rumah warga, maka yang hadir bukan hanya kemudahan mendapatkan air, tetapi juga perubahan dalam kehidupan sehari-hari.

Camat Golewa: Jangan Berhenti di Bantuan, Harus Segera Mengalir

Camat Golewa, Moses Janga, mengatakan pelaksanaan program sarana air bersih tersebut telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Kabupaten Ngada.

Mewakili pemerintah daerah, ia menyampaikan apresiasi kepada PT PLN UIP Nusra II yang telah memberikan perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat di wilayah Kecamatan Golewa.

Namun demikian, ia berharap bantuan infrastruktur tersebut segera ditindaklanjuti dengan pembangunan instalasi dan jaringan pendukung.

Menurutnya, manfaat bantuan tidak boleh berhenti pada penyerahan material. Pipa dan perlengkapan yang telah tersedia harus segera diinstal agar air bersih benar-benar dapat mengalir dan dirasakan masyarakat.

Camat Golewa, Moses Janga

“Kami memberikan apresiasi kepada PLN karena telah membantu menjawab kebutuhan masyarakat. Harapannya, bantuan ini segera ditindaklanjuti dengan pembangunan instalasi air minum sehingga masyarakat dapat lebih cepat memanfaatkan air bersih,” ujarnya.

Program sarana air bersih ini menjadi salah satu bukti kehadiran PT PLN UIP Nusra II di tengah masyarakat sekitar wilayah pengembangan Proyek PLTP Mataloko.

Di tengah pembangunan energi panas bumi sebagai bagian dari transisi menuju energi bersih, PLN berupaya memastikan pembangunan proyek strategis tidak berjalan sendiri dan terlepas dari kebutuhan masyarakat di sekitarnya.

Pembangunan energi, pada akhirnya, harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

PLTP Mataloko diharapkan tidak hanya menghasilkan listrik untuk menerangi kehidupan, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Kini, dari proyek energi panas bumi di Mataloko, manfaat itu mulai mengambil bentuk yang sederhana namun sangat berarti.

Melalui jaringan pipa yang dibangun, bukan hanya air bersih yang diharapkan mengalir ke lima wilayah di Kecamatan Golewa.

Harapan warga pun ikut mengalir.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi
Sentuh Hati Lansia di Desa Tarawali, Bhabinkamtibmas dan Dokkes Polres Ngada Turun Berbagi Sembako
Stadion Lebijaga Dilirik untuk PON 2028, KONI Pusat Soroti Fasilitas yang Masih Perlu Dibenahi
Wabup BDN Lepas 60 Atlet Pelajar Ngada ke POPDA VIII 2026, Targetkan Prestasi dan Nama Besar Daerah
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 22:20 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Pemda Ngada Lepas PSN Ngada ke Liga 3 Nusantara, 30 Slot Pemain Disiapkan untuk Berburu Prestasi

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, 2.938 Personel Gabungan Dikerahkan

Senin, 26 Okt 2026 - 11:31 WIB

Pemerintahan

Mantan Panglima TNI Widodo AS Dimakamkan, Sejumlah Tokoh Hadir

Senin, 26 Okt 2026 - 11:16 WIB

Hukum & Kriminal

BYD Tabrak Beruntun, Ojol Terlindas di Panglima Polim

Senin, 26 Okt 2026 - 11:01 WIB

Hukum & Kriminal

54 Ton Batu Hitam Diduga Disamarkan sebagai Kemiri, 5 Orang Ditangkap

Sabtu, 24 Okt 2026 - 18:28 WIB