Penolakan Vape Menguat, Sekjen MUN Desak Tindak Lanjut Usulan Kepala BNN

Rabu, 8 April 2026 - 12:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Metrosiar – Wacana pelarangan vape di Indonesia terus menuai dukungan dari berbagai elemen bangsa. Usulan yang disampaikan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dinilai sebagai respons penting terhadap munculnya pola baru penyalahgunaan narkotika melalui rokok elektrik.

 

Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Nusantara (MUN), Alwiyan Qasid Syam’un, menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh langkah yang diinisiasi BNN. Menurutnya, fenomena ini tidak bisa dipandang sebagai persoalan biasa, melainkan sudah menjadi ancaman serius bagi ketahanan moral dan masa depan generasi muda.

 

“Apa yang disampaikan Kepala BNN adalah peringatan penting bagi kita semua. Negara harus hadir dengan langkah nyata untuk mencegah penyalahgunaan yang semakin canggih dan tersembunyi,” ujarnya.

 

Baca juga:  Operasi Ketupat 2026 Siap Digelar, Kakorlantas Ingatkan Pemudik Jangan Tergesa-gesa Polri Siapkan Teknologi

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi yang awalnya bertujuan untuk kebutuhan tertentu kini justru disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Vape, yang semula dikenal sebagai alternatif rokok, kini berpotensi menjadi media konsumsi zat berbahaya seperti etomidate dalam bentuk cair.

 

Kiai Alwiyan menilai, kondisi ini menuntut adanya kebijakan yang tegas dan komprehensif dari pemerintah, termasuk membuka peluang pelarangan vape sebagai bagian dari strategi nasional dalam memerangi narkotika.

 

“Jika sebuah alat telah berubah fungsi menjadi sarana kejahatan, maka pembatasan bahkan pelarangan adalah langkah yang harus dipertimbangkan secara serius. Negara tidak boleh kalah cepat dari perkembangan modus kejahatan,” tegasnya.

 

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya pendekatan pencegahan dengan menutup akses terhadap sarana yang dapat memicu penyalahgunaan. Dengan demikian, ruang gerak peredaran narkotika dapat dipersempit sejak dari hulunya.

Baca juga:  Gerakan Kawan DPD Kabupaten Tangerang Resmi Ajukan Berkas Legalitas ke Kesbangpol

 

Dalam perspektif keislaman, Kiai Alwiyan mengingatkan bahwa menjaga kemaslahatan umat merupakan prioritas utama. Prinsip ini sejalan dengan kaidah fiqh “dar’ul mafasid muqaddam ‘ala jalbil mashalih”, sebagaimana termaktub dalam kitab Al-Asybah wa an-Nazhair karya Imam Jalaluddin As-Suyuthi, yang menegaskan bahwa mencegah kerusakan harus didahulukan daripada meraih kemanfaatan.

 

Ia berharap, sinergi antara pemerintah, ulama, dan masyarakat dapat mempercepat lahirnya regulasi yang kuat demi melindungi generasi bangsa dari ancaman narkotika yang semakin kompleks.

 

“Ini bukan sekadar isu regulasi, tetapi tanggung jawab bersama untuk menjaga masa depan anak bangsa agar tidak terjerumus dalam bahaya yang merusak,” pungkasnya.

Sumber Berita: Ahmad Mujib /Mataelang24.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!
Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan
Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan
TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Sampah Jadi Uang! Warga RW 12 Kutabumi Siap Jalankan Program Bank Sampah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 23:31 WIB

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Minggu, 26 April 2026 - 21:09 WIB

Minggu Kasih Tigaraksa Bikin Heboh, Kehadiran Polisi Jadi Sorotan

Minggu, 26 April 2026 - 18:56 WIB

Kartini Belum Usai! Srikandi Banten Siapkan Perayaan Spektakuler Penuh Kejutan

Minggu, 26 April 2026 - 14:12 WIB

TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Berita Terbaru

Kondisi rangkaian KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line mengalami kerusakan parah akibat tabrakan di Stasiun Bekasi Timur yang menewaskan sejumlah korban.

Peristiwa & Bencana

Tragis! Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur Bertambah

Selasa, 28 Apr 2026 - 07:39 WIB

Puluhan buah durian hasil panen tersusun rapi di teras rumah warga sebelum dipasarkan, menunjukkan melimpahnya hasil panen durian

Advertorial

Durian Pelali Tak Habis-Habis, Ternyata Ini Penyebabnya!

Senin, 27 Apr 2026 - 23:31 WIB

Foto Ilustrasi/Gemini

Hukum & Kriminal

Daycare Little Aresha, Ruang Penitipan yang Menjelma Jadi Labirin Trauma

Minggu, 26 Apr 2026 - 17:28 WIB