Antisipasi Banjir, Camat Kemiri Bersama Kades Klebet Cek Tanggul Jebol sungai Cimanceuri

Avatar photo

Jumat, 23 Januari 2026 - 20:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Kemiri bersama Kades Klebet turun langsung ke Lokasi tanggul jebol kali cimanceruri(dok.fjk)

Camat Kemiri bersama Kades Klebet turun langsung ke Lokasi tanggul jebol kali cimanceruri(dok.fjk)

Tangerang, Metrosiar — Camat Kemiri Rudi HK bersama Kepala Desa Klebet meninjau langsung lokasi tanggul sungai Cimanceuri yang jebol dan mengarah ke Kampung Benyawakan, Desa Klebet, Desa Rancalabuh dan Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, pada Jum’at, 23 Januari 2026.

 

Peninjauan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah kecamatan terhadap potensi ancaman banjir yang dapat berdampak pada permukiman warga di sekitar bantaran sungai.

 

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Camat Kemiri Rudi HK beserta jajaran pegawai kecamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kecamatan Kemiri, Ketua Kampung Siaga Bencana (KSB), Tim Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang, serta warga masyarakat sekitar lokasi terdampak.

Baca juga:  Hasil Sidang Isbat: Idul Fitri 2025 Jatuh pada Senin, 31 Maret

 

Sebagai langkah penanganan sementara, tim dari PLTU 3 Banten Lontar memberikan bantuan berupa abu batem ash untuk menutup saluran air yang jebol. Bantuan tersebut diberikan atas arahan langsung Camat Kemiri guna mencegah air sungai masuk ke area permukiman warga, terutama saat debit air meningkat.

 

Camat Kemiri Rudi HK menyampaikan bahwa penanganan darurat ini dilakukan demi keselamatan masyarakat sembari menunggu tindak lanjut penanganan permanen dari instansi terkait.

 

“Hari ini kami turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan dan melakukan langkah cepat agar air tidak masuk ke pemukiman warga. Untuk sementara, kami menutup saluran yang jebol menggunakan batem dengan dukungan dari PLTU Lontar,” ujar Rudi HK.

Baca juga:  Bupati Indramayu Minta Maaf soal Perjalanan ke Jepang tanpa Izin, Kemendagri Beri Teguran dan Pengingat

 

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Tim Sumber Daya Air Kabupaten Tangerang untuk melakukan kajian teknis dan penanganan lanjutan.

 

“Kami berharap ada penanganan permanen secepatnya. Keselamatan warga adalah prioritas utama, dan kami akan terus berkoordinasi dengan semua pihak terkait,” tambahnya.

 

Pemerintah Kecamatan Kemiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya warga yang bermukim di sekitar aliran Sungai Cimanceuri, serta segera melaporkan apabila terjadi peningkatan debit air atau kondisi darurat lainnya.

Sumber Berita: FORUM JURNALIS KEMIRI

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun
BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan
Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar
99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini
Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
RDTR-KLHS Ngada Jangan Jadi Dokumen Mati, Ray Bena: Pembangunan Tak Boleh Korbankan Rakyat dan Lingkungan
Mendagri Pasang Target Percepatan Pemulihan Gempa Flores, Warga Diharapkan Natal di Rumah Sendiri
Berita ini 29 kali dibaca
Camat Kemiri Rudi HK bersama Kepala Desa Klebet meninjau langsung lokasi tanggul sungai Cimanceuri yang jebol dan mengarah ke Kampung Benyawakan, Desa Klebet, Desa Rancalabuh dan Desa Lontar, Kecamatan Kemiri, pada Jum'at, 23 Januari 2026.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 07:28 WIB

PMI Ngada Gaspol Tangani Dampak Gempa, Selter hingga Kelas Darurat Dibangun

Jumat, 11 September 2026 - 06:36 WIB

BNPB Puji Ngada Kompak Hadapi Gempa, Isroil: Ini Modal Besar Pemulihan

Kamis, 10 September 2026 - 21:29 WIB

Rp24,8 Miliar untuk Gempa Ngada, Banpres Rp20 Miliar Jadi Suntikan Terbesar

Kamis, 10 September 2026 - 20:56 WIB

99 Persen Bantuan Gempa Ngada Sudah Tersalur, BPBD Kejar Tuntas 100 Persen Pekan Ini

Rabu, 9 September 2026 - 20:35 WIB

Tinggal 3 Hari Tanggap Darurat, Gubernur NTT Kejar Data Gempa Ngada: Semua Warga Harus Terdata

Berita Terbaru