Pandeglang, Metrosiar – Menghadapi potensi bencana alam, Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Banten meningkatkan kesiapsiagaan dengan menggelar personel Siaga SAR di sejumlah wilayah rawan bencana. Kegiatan ini berlangsung pada Senin (15/12) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Siaga SAR dilaksanakan di dua lokasi, yakni Mapolsek Labuan, Kabupaten Pandeglang, dan Mapolsek Cipanas, Kabupaten Lebak. Sebanyak 10 personel diterjunkan, masing-masing lima personel di wilayah hukum Polres Pandeglang dan lima personel di wilayah hukum Polres Lebak.
Direktur Samapta Polda Banten Kombes Pol Kukuh Priyo Taruno mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk memastikan kesiapan personel dan perlengkapan SAR dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam, khususnya di daerah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

“Kami memastikan seluruh personel dan peralatan SAR selalu siap digunakan agar penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi,” ujar Kombes Pol Kukuh.
Ia menjelaskan, kegiatan siaga SAR diawali dengan apel kesiapsiagaan sekaligus pengecekan menyeluruh terhadap personel dan sarana prasarana SAR, mulai dari perlengkapan evakuasi, alat keselamatan, perangkat komunikasi, hingga kendaraan operasional.
Menurutnya, kesiapan ini diharapkan mampu memberikan respons awal yang efektif serta mendukung proses penyelamatan masyarakat terdampak bencana.
Lebih lanjut, Kombes Pol Kukuh menegaskan bahwa posko siaga SAR Ditsamapta Polda Banten telah didirikan, dengan personel dan peralatan yang sudah tergelar di wilayah hukum Polres Pandeglang dan Polres Lebak.
“Saat ini personel dan peralatan Ditsamapta Polda Banten berada dalam kondisi siaga penuh dan siap digerakkan kapan saja untuk membantu penanganan bencana di wilayah hukum Polda Banten,” pungkasnya.









