Program Ekonomi Sirkuler MIND ID Perkuat Fondasi Masa Depan Indonesia, Kolaborasi bersama ANTAM hingga INALUM

Avatar photo

Senin, 29 September 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MIND ID dorong ekonomi sirkuler lewat bank sampah, rumah kompos, dan inovasi hijau bersama ANTAM, Freeport, serta INALUM. (Dok. MIND ID)

MIND ID dorong ekonomi sirkuler lewat bank sampah, rumah kompos, dan inovasi hijau bersama ANTAM, Freeport, serta INALUM. (Dok. MIND ID)

Metrosiar – Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID) menegaskan komitmennya untuk menghadirkan ekonomi sirkuler yang mampu mengintegrasikan nilai tambah bisnis dengan keseimbangan ekosistem di sekitar wilayah operasional.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya Grup dalam memperkuat fondasi masa depan Indonesia yang berkelanjutan.

Corporate Secretary MIND ID, Pria Utama, menyampaikan bahwa masyarakat di daerah memiliki semangat tinggi untuk terlibat dalam membangun ekosistem ekonomi sirkuler.

“Ekonomi sirkuler adalah ekosistem peradaban masa depan. Kami akan konsisten mengajak semua kalangan untuk ikut mendukung program ini, sehingga dampak yang ditargetkan dapat tercapai,” ujarnya.

Beberapa inisiatif nyata dilakukan oleh Anggota Grup MIND ID. PT ANTAM Tbk misalnya, mengoptimalkan program Bank Sampah yang berhasil menggerakkan ribuan warga untuk memilah sampah rumah tangga dan mengumpulkannya di titik terpusat.

Baca juga:  Sinergi Gizi dan Ekonomi Sirkular, Bali Jadi Etalase Dunia, Ini Pesan Menteri LH Hanif Nurofiq

Sepanjang 2024, program ini telah menghasilkan 1.750 kilogram kompos yang membantu pemulihan ekosistem lokal di sekitar area operasi.

MIND ID dorong ekonomi sirkuler lewat bank sampah, rumah kompos, dan inovasi hijau bersama ANTAM, Freeport, serta INALUM.
MIND ID dorong ekonomi sirkuler lewat bank sampah, rumah kompos, dan inovasi hijau bersama ANTAM, Freeport, serta INALUM. (Dok. MIND ID)

Sementara itu, PT Freeport Indonesia menginisiasi program Rumah Kompos di tiga desa di Kecamatan Manyar, Kabupaten Gresik, yakni Desa Manyar Sidorukun, Manyarejo, dan Manyar Sidomukti.

Program ini tidak hanya menjadi solusi pengelolaan sampah organik, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat.

Ratusan warga kini semakin sadar akan pentingnya mengolah limbah rumah tangga menjadi pupuk kompos yang bermanfaat bagi pertanian dan penghijauan lingkungan.

Baca juga:  Laskar Merah Putih Turut Meriahkan Upacara HUT ke-80 RI di Stadion Mini Rajeg, Kabupaten Tangerang

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) turut menghadirkan inovasi dengan melibatkan masyarakat dalam pengolahan eceng gondok dari Bendungan PLTA Asahan menjadi pupuk dan kompos.

Selain itu, INALUM juga mengolah limbah kertas bekas menjadi produk bernilai tambah.

MIND ID memastikan bahwa berbagai program tersebut bukan hanya menghasilkan output, tetapi juga benar-benar menghadirkan dampak besar bagi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi peradaban berkelanjutan.

“Kami ingin hadir, bukan hanya sekadar penggerak bagi penciptaan nilai tambah dari sumber daya alam mineral Indonesia, tetapi juga terus menggerakkan masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan peradaban masa depan yang berkelanjutan,” tegas Pria Utama.*

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: MIND ID

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu
Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru
Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas
Tak Peduli Medan Berat, PMI Ngada Tembus Riung Barat Antar Harapan untuk Penyintas Gempa
Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi
Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada
Tanggap Darurat Tinggal Hitungan Hari, BNPB Gaspol Kejar Huntara Ngada Rampung 1,5 Bulan
Polres Ngada Bongkar 3 Kasus Kriminal: Motor Digondol, Pertalite Disedot, hingga Kasus Seksual Anak
Berita ini 30 kali dibaca
MIND ID bersama ANTAM, Freeport, dan INALUM dorong ekonomi sirkuler melalui bank sampah, rumah kompos, hingga inovasi eceng gondok ramah lingkungan.

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 05:56 WIB

PAUD HI Ngada Diperkuat, Satu PAUD Disiapkan Jadi Percontohan Layanan Anak Terpadu

Minggu, 13 September 2026 - 18:07 WIB

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 September 2026 - 07:03 WIB

Uskup Agung Ende Serukan Bangkit dari Reruntuhan: Pascagempa, Gereja Harus Hadir dan Perkuat Solidaritas

Sabtu, 12 September 2026 - 12:13 WIB

Tangis Iringi Kepergian Ibu Maria Felnditi

Jumat, 11 September 2026 - 18:43 WIB

Tak Mau Warga Lama Mengungsi, BNPB Percepat Pembangunan Huntara di Ngada

Berita Terbaru

Personel penyidik (kiri) bersama dua orang lainnya (tengah dan kanan) melakukan pemeriksaan terhadap barang temuan berupa jeriken dalam rangka proses penyelidikan.

Peristiwa & Bencana

Tiga Barang Temuan di Selat Sunda Dipastikan Bukan Milik KM Arupadhatu 1

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:11 WIB

Sejumlah tokoh menghadiri pembukaan pameran seni “Bersimpuh di Kaki Para Guru” di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Para pengunjung tampak mengamati karya-karya yang dipamerkan.

Nusantara

Kapolri Hadiri Pameran Nasirun, Ada Pesan untuk Para Guru

Minggu, 13 Sep 2026 - 18:07 WIB