Terkuak! Mundurnya Rahayu Saraswati dari DPR RI Picu Amarah Publik

Avatar photo

Minggu, 14 September 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga melakukan aksi protes karena mundurnya Rahayu Saraswati dari DPR RI. (Dok. Istimewa)

Sejumlah warga melakukan aksi protes karena mundurnya Rahayu Saraswati dari DPR RI. (Dok. Istimewa)

Metrosiar – Keputusan mengejutkan datang dari politikus muda Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang mendadak mengundurkan diri dari kursi DPR RI. Alih-alih menuai simpati, langkah ini justru memicu gelombang kemarahan publik, terutama masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) Jakarta III yang merasa dikhianati oleh keputusan tersebut.

Suara kekecewaan menggema dari berbagai kalangan. Tokoh masyarakat, aktivis pemuda, hingga warga akar rumput menilai keputusan mundurnya Saraswati sebagai bentuk pengkhianatan terhadap amanah rakyat.

“Kami memilih beliau bukan hanya karena nama besarnya, tetapi karena kerja nyata yang sudah terbukti. Mundur begitu saja jelas mencederai demokrasi!” tegas Ramadhan, tokoh pemuda Jakarta III.

Diduga Karena Tekanan Politik?

Sejumlah warga menduga kuat bahwa pengunduran diri Rahayu bukanlah keputusan pribadi semata, melainkan didorong oleh tekanan politik dari pihak tertentu. Mereka menilai langkah tersebut tergesa-gesa dan sarat kepentingan.

Baca juga:  Anis Matta Yakin Gelora Tembus Senayan 2029, Ini Strateginya

“Bu Saras sering turun ke lapangan, mendengar aspirasi, dan hadir langsung untuk rakyat. Sosok seperti ini sulit dicari penggantinya. Kalau ia mundur karena tekanan, ini jelas kejahatan moral politik!” ungkap Aisyah, seorang ibu rumah tangga yang pernah mendapat bantuan program UMKM dari Saraswati.

Warga Jakarta III Menolak Keras

Kemarahan warga semakin membara. Mereka menolak keras keputusan mundur Saraswati dan menyerukan gerakan moral melawan pengkhianatan politik.

“Kami tidak butuh politisi musiman yang hanya muncul saat kampanye. Bu Saras adalah wakil rakyat yang konsisten bekerja. Mundurnya beliau sama saja merampas suara rakyat!” ujar Rifqi, aktivis pemuda lokal.

Baca juga:  Camat Pasar Kemis Tekankan Kebersamaan dalam Halal Bihalal PGRI, Polsek Pastikan Pengamanan Kondusif

Masyarakat bahkan berencana mengirim surat terbuka kepada Rahayu Saraswati dan partai pengusungnya. Tak hanya itu, mereka juga siap menggalang dukungan besar-besaran di media sosial dengan tagar-tagar panas agar suara mereka terdengar sampai ke Senayan.

Rakyat Bertanya: Untuk Siapa DPR Bekerja?

Fenomena mundurnya Rahayu Saraswati menimbulkan pertanyaan serius: apakah kursi DPR hanya mainan politik elite? Publik menegaskan bahwa jabatan legislatif bukan sekadar hak pribadi, melainkan amanah rakyat yang harus dijaga.

Kini, masyarakat Dapil Jakarta III tengah menunggu keberanian Rahayu Saraswati untuk membatalkan keputusannya dan tetap berada di garda perjuangan rakyat.

“Jika beliau benar-benar berintegritas, maka jangan mundur. Amanah rakyat itu suci, tidak bisa ditukar dengan kepentingan politik apapun!” tutup Ramadhan lantang.*

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:14 WIB

Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. (tengah) bersama Direktur PT MBK Ventura Susanti Gandaatmaja (kiri) dan Camat Kalideres Ziki Zulkarnain (kanan) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan pemberian tempat sampah pilah.

Tata Kelola & Konservasi

Urusan Uang dan Sampah Jadi Perhatian di Kalideres

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:35 WIB