Profil Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Baru Pengganti Sri Mulyani

Avatar photo

Selasa, 9 September 2025 - 00:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik Prabowo jadi Menkeu. (Tangkapan layar Sekretariat Presiden)

Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik Prabowo jadi Menkeu. (Tangkapan layar Sekretariat Presiden)

Metrosiar – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati dalam reshuffle Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (8/9/25).

Penunjukkan Purbaya menambah warna baru di jajaran menteri, menghadirkan sosok ekonom dengan pengalaman panjang di birokrasi, korporasi, hingga dunia riset.

Dalam prosesi pelantikan, Purbaya tampil dengan jas hitam dan dasi biru, berdampingan dengan sejumlah pejabat lain yang turut dilantik.

Publik tidak asing dengan namanya, sebab ia sudah lama dikenal sebagai figur yang berkiprah di sektor keuangan dan ekonomi.

Sebelum masuk kabinet, Purbaya menjabat sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sejak September 2020, posisi yang sebelumnya diberikan oleh Presiden Joko Widodo.

Baca juga:  Video: Banjir melanda RW17 Desa Gelam Jaya, Pasar Kemis

Perannya di LPS memperkuat reputasinya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional.

Latar Belakang Akademik dan Karier

Lahir di Bogor pada 7 Juli 1964, Purbaya menempuh pendidikan S1 Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Ia kemudian melanjutkan studi di bidang ekonomi dengan meraih gelar MSc dan Ph.D dari Purdue University, Amerika Serikat.

Kiprahnya di dunia akademik membawanya memimpin Danareksa Research Institute dan menjabat sebagai Chief Economist, yang sering menjadi rujukan penyusunan kebijakan publik.

Dalam perjalanan karier, Purbaya juga pernah menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities, anggota Dewan Direksi PT Danareksa (Persero), serta komisaris di PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum/MIND ID).

Baca juga:  Alumni Politik Universitas Indonesia Wajib Hadir Homecoming 2025

Di sektor pemerintahan, ia pernah menjadi Staf Khusus Menko Perekonomian (2010–2014), Deputi III di Kantor Staf Presiden, hingga Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan Energi di Kemenko Maritim dan Investasi (2018–2020).

Kedekatannya dengan tokoh senior seperti Luhut Binsar Pandjaitan juga mengantarkannya pada berbagai penugasan strategis, termasuk dalam lingkaran relawan politik Bravo Lima.

Tantangan Menkeu Baru

Sebagai Menteri Keuangan, Purbaya menghadapi pekerjaan besar: menjaga stabilitas fiskal, mengelola APBN, dan memastikan kebijakan ekonomi sejalan dengan arah pembangunan Presiden Prabowo.

Pergantian dari Sri Mulyani ke Purbaya menjadi perhatian luas, mengingat peran krusial Kementerian Keuangan dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun domestik.*

Editor : Lisan Al-Ghaib

Sumber Berita: Metrosiar

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
MK Bicara Ijazah Gibran, Jawabannya Bikin Polemik Makin Panas
Fahri Hamzah Tantang DPR: Ambang Batas Parlemen 0% atau 20%, Berani?
Anis Matta Bongkar Strategi Gelora Menuju 2029
Berita ini 57 kali dibaca
Purbaya Yudhi Sadewa resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani. Dengan pengalaman panjang di riset, korporasi, hingga birokrasi, ia kini mengemban tugas besar menjaga stabilitas fiskal dan arah kebijakan ekonomi Indonesia.

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB