DPRD Tangerang Desak Evaluasi Kontrak PSEL dengan PT OISN, Ada Apa?

Avatar photo

Kamis, 4 September 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi - DPRD Tangerang dorong evaluasi kerja sama PSEL dengan PT OISN, menyusul rencana Perpres baru dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup. (AI Generated/Metrosiar)

Foto Ilustrasi - DPRD Tangerang dorong evaluasi kerja sama PSEL dengan PT OISN, menyusul rencana Perpres baru dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup. (AI Generated/Metrosiar)

Metrosiar – Rencana pembangunan fasilitas pengelolaan sampah menjadi energi listrik (PSEL) di Kota Tangerang kembali mengemuka.

DPRD Kota Tangerang mendesak evaluasi kerja sama dengan PT Oligo Infra Swarna Nusantara (OISN) karena sejak kontrak ditandatangani pada 2022, belum terlihat perkembangan signifikan.

Ketua DPRD Kota Tangerang, Rusdi Alam, menjelaskan Presiden tengah menyiapkan peraturan presiden (Perpres) baru tentang PSEL.

Aturan tersebut akan menggantikan Perpres Nomor 35 Tahun 2018 yang masih dalam tahap revisi akhir.

“Dengan adanya regulasi baru, kami mengusulkan agar kontrak kerja sama dengan PT OISN ditinjau ulang,” katanya, Selasa (3/9/25) dikutip dari Antara.

Baca juga:  “Tunjukkan atau Tutup!” — Ultimatum Deni Setiawan Soal Polemik Ijazah Jokowi

Revisi regulasi itu antara lain menghapus kewajiban tipping fee yang sebelumnya ditanggung pemerintah daerah.

Sebagai gantinya, akan diterapkan skema subsidi pembelian listrik sekitar 20 sen dolar AS per kWh.

Pemerintah pusat menargetkan izin program PSEL rampung pada (12/25), dengan pembangunan dimulai (1/26), dan beroperasi penuh dua tahun setelahnya.

Menurut Rusdi, PT OISN juga belum menyiapkan lahan 3,5 hektare di Jatiuwung sebagaimana kewajiban dalam kontrak.

“Kami menerima banyak masukan dari masyarakat. Skema kerja sama lama berpotensi menambah beban APBD, sehingga mayoritas anggota DPRD mendorong agar kontrak diputus,” ujarnya.

Baca juga:  Pembangunan Kampung Haji di Arab Saudi: Solusi Efisiensi Biaya dan Pelayanan Jemaah Indonesia

Meski demikian, keputusan akhir berada di tangan Pemkot Tangerang.

DPRD Tangerang dorong evaluasi kerja sama PSEL dengan PT OISN, menyusul rencana Perpres baru dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup.
Foto Ilustrasi – DPRD Tangerang dorong evaluasi kerja sama PSEL dengan PT OISN, menyusul rencana Perpres baru dan arahan Kementerian Lingkungan Hidup. (AI Generated/Metrosiar)

Pemerintah daerah diminta menghitung konsekuensi hukum, pendanaan, serta hasil konsultasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup maupun aparat penegak hukum.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menuturkan pihaknya tengah menyiapkan lahan baru seluas lima hektare, sekitar tiga kilometer dari Bandara Soekarno-Hatta.

Lahan ini diproyeksikan untuk pembangunan instalasi PSEL sesuai instruksi Kementerian Lingkungan Hidup.

“Pak Menteri meminta agar tersedia lahan minimal lima hektare dan pasokan sampah setidaknya 1.000 ton per hari untuk mendukung proyek PSEL,” jelas Wawan.***

Editor : Nedu Wodo Mezhe

Sumber Berita: Antara

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong
PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional
FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku
Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea
Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga
Dipo Nusantara Gencarkan Gerakan Kurangi Sampah dari Rumah, Dorong Teknologi Pengolahan Jadi Energi Listrik
KMP Batumandi Terbakar di Merak, Penumpang Dievakuasi
Kajari Ngada Lantik Tiga Pejabat Baru, Ini Daftar Nama dan Jabatan yang Diemban
Berita ini 19 kali dibaca
Pemerintah Kota dan DPRD Tangerang meninjau ulang kerja sama PSEL dengan PT OISN seiring rencana revisi Perpres. Kontrak lama dinilai minim progres dan berpotensi membebani APBD. Pemkot diminta menyiapkan lahan lima hektare serta memastikan pasokan sampah 1.000 ton per hari guna mendukung pembangunan fasilitas PSEL.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:18 WIB

Reshuffle Birokrasi Ngada! Ray Bena Lantik 11 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis Masih Kosong

Kamis, 5 November 2026 - 11:51 WIB

PG-PAUD STKIP Citra Bakti Gandeng Monash University Australia, Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:10 WIB

FPK Ngada Angkat Suara! Kecam Ujaran Kebencian di Medsos, Serukan Persatuan dan Kerukunan Antar-Suku

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:27 WIB

Puluhan Tahun Menanti, Hotmix Teni–Lopijo Hadirkan Harapan Baru bagi Warga Heawea

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:22 WIB

Dipo Nusantara Buka Sosialisasi Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 di Ngada, Tekankan Perlindungan Lingkungan dan Keselamatan Warga

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB