Damkar Unit Mauk dan RedKar Evakuasi Sarang Tawon di SD 3 Kemiri Tangerang

Avatar photo

Senin, 25 Mei 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang, Metrosiar  – Suasana aman kini kembali menyelimuti lingkungan belajar di SD 3 Kampung Kemiri, RT 013/RW 04, Desa Kemiri, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang. Pada Senin (25/5/2026), sebuah operasi tanggap darurat berhasil dilangsungkan demi mengamankan area institusi pendidikan tersebut dari ancaman lingkungan.

 

Objek yang menjadi sasaran utama dalam agenda kali ini adalah sebuah sarang tawon berukuran cukup besar yang melekat di area sekolah. Keberadaan koloni serangga penyengat itu kian hari kian mencemaskan, sehingga menuntut adanya tindakan nyata dari pihak-pihak terkait.

 

Langkah evakuasi dan pemusnahan ini dipimpin langsung oleh empat personel andal dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Unit Mauk. Tim penyelamat tersebut bergerak cepat setelah menerima laporan mengenai adanya potensi bahaya yang mengintai warga sekolah.

 

Tidak berjuang sendirian, korps baju biru tersebut bahu-membahu bersama Ketua Relawan Pemadam Kebakaran (RedKar) Kecamatan Kemiri, Jay. Ia hadir memimpin langsung jajaran anggotanya untuk memberikan bantuan taktis di lokasi kejadian.

Baca juga:  Sambut HUT RI ke-81, PLN Indonesia Power UBP Banten 3 Lontar Tranformasikan FABA Menjadi Ruang Belajar di Sekolah Sekitar Perusahaan

 

Guna memastikan seluruh proses berjalan dengan lancar dan sesuai prosedur, sejumlah aparatur pemerintah setempat turut memantau jalannya kegiatan. Hadir di lokasi, Staf Bina Wilayah (Binwas) Kecamatan Kemiri, Eman Sumantri, yang mengawasi jalannya koordinasi lapangan.

 

Selain itu, aspek ketertiban sepanjang jalannya sterilisasi wilayah juga dikawal ketat oleh Ade Mahdi. Selaku perwakilan Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Kemiri, kehadiran beliau memastikan area sekitar tetap kondusif selama proses pembersihan berlangsung.

 

Operasi pemusnahan rumah serangga berbahaya tersebut berlangsung sangat sigap dan efisien. Berkat keahlian serta kesiapan armada yang diterjunkan, seluruh proses penanganan sukses diselesaikan hanya dalam kurun waktu sekitar 10 menit saja.

 

Intervensi kilat ini mendesak untuk segera diwujudkan lantaran situasi di lapangan sudah sangat mengkhawatirkan. Sebelum tindakan ini diambil, dilaporkan telah ada beberapa siswa dan siswi SD 3 Kemiri yang menjadi korban sengatan dari tawon-tawon liar tersebut.

Baca juga:  AM Cup 2026 Masuki Babak Puncak, Empat Tim Berebut Tiket Final

 

“Langkah preventif dan eksekusi cepat ini merupakan bentuk pelayanan prima demi keselamatan generasi bangsa. Kami bersyukur penanganan berjalan tanpa kendala berarti,” ujar Jay dilokasi.

 

Kini, berkat sinergi yang solid antara Damkar Unit Mauk, jajaran pemerintahan Kecamatan Kemiri, serta elemen RedKar, sumber bahaya telah berhasil dieliminasi sepenuhnya. Ruang lingkup sekolah sekarang dinyatakan bebas dari teror sengatan serangga dan kembali asri.

 

Dengan selesainya pembersihan tersebut, roda aktivitas akademis di SD 3 Kemiri dipastikan dapat bergulir secara normal lagi. Para murid dan guru kini bisa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan rasa tenang, nyaman, dan tanpa diselimuti rasa waswas.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih
Ngetem di Depan Pasar, Kemacetan Leuwiliang Kian Parah
Dari Makam Pangeran Sunyararas, Ketua PWNU Banten KH. Hafiz Gunawan Sampaikan Pesan Khidmah untuk Nahdliyin Banten
Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM
Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau
Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada
Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ojol Diminta Waspada
Ratna Jumila A.Md.Keb., Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau bagi Kesehatan
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 07:14 WIB

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Jumat, 18 September 2026 - 01:34 WIB

Dari Makam Pangeran Sunyararas, Ketua PWNU Banten KH. Hafiz Gunawan Sampaikan Pesan Khidmah untuk Nahdliyin Banten

Rabu, 16 September 2026 - 21:11 WIB

Meta AI WhatsApp Bikin Ibu-Ibu PKK Gempol Sari Punya Cara Baru Promosi UMKM

Rabu, 9 September 2026 - 12:34 WIB

Rumah Zakat Bagikan 800 Masker di Stasiun Tangerang Pascaterjadinya Erupsi Gunung Krakatau

Senin, 7 September 2026 - 12:27 WIB

Enam Gunung Api Erupsi Bersamaan, Driver Ojol Diminta Waspada

Berita Terbaru

Peristiwa & Bencana

Sumur Mengering, Warga Legok Dadap Krisis Air Bersih

Sabtu, 19 Sep 2026 - 07:14 WIB

Wakapolsek Kalideres AKP Aep Haryaman, S.H., M.H. (tengah) bersama Direktur PT MBK Ventura Susanti Gandaatmaja (kiri) dan Camat Kalideres Ziki Zulkarnain (kanan) dalam kegiatan edukasi literasi keuangan dan pemberian tempat sampah pilah.

Tata Kelola & Konservasi

Urusan Uang dan Sampah Jadi Perhatian di Kalideres

Jumat, 18 Sep 2026 - 20:35 WIB

Petugas gabungan melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan kerangka manusia di lahan kosong Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Peristiwa & Bencana

Misteri Kerangka Manusia di Sukamantri, Polisi Temukan HP dan Sandal

Jumat, 18 Sep 2026 - 19:53 WIB