Rapat Panja RUU TNI di Hotel Mewah jadi Sorotan Publik, Utut Adianto Beri Pembelaan

Avatar photo

Minggu, 16 Maret 2025 - 10:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-P Utut Adianto. (DOK. Istimewa)

Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI-P Utut Adianto. (DOK. Istimewa)

Metrosiar – Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, merasa tidak nyaman setelah rapat panitia kerja (panja) yang membahas RUU TNI di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, mendapat sorotan publik.

Dia kemudian membandingkan acara serupa yang sebelumnya tidak mendapat sorotan dari masyarakat.

Utut, yang berasal dari fraksi PDIP, menyebutkan rapat-rapat lainnya yang juga diadakan di hotel mewah tidak pernah mendapat kritik seperti rapat Panja Komisi I yang membahas RUU TNI ini.

“Kalau menurutmu begitu, coba lihat lagi. Cek Undang-Undang Kejaksaan di Hotel Sheraton, atau Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi di Intercontinental, kenapa itu nggak kamu kritik?” ujar Utut kepada wartawan di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat, pada Sabtu (15/3/2025).

Baca juga:  Kebakaran Hebat di Kramat, 30 Unit Damkar Dikerahkan!

Utut juga menegaskan rapat Panja RUU TNI kali ini bersifat mendesak. Dia menilai banyaknya kritik yang muncul tentang penyelenggaraan rapat ini terkait efisiensi anggaran, adalah pandangan subjektif.

“Di sini kan konsinyering, kamu tahu kan arti konsinyering? Konsinyering itu dilakukan dengan cara pengelompokan. Efisiensi itu kan pendapatmu,” tambah Utut.

Baca juga:  Fahri Hamzah: Nasionalisme Harus Hadir dalam Tindakan, Bukan Sekadar Slogan

Sebagai tambahan, sejak Jumat (14/3), Komisi I DPR RI bersama Pemerintah telah mengadakan rapat Panja untuk membahas RUU TNI.

Rapat tersebut diadakan secara tertutup di Hotel Fairmont, Senayan, Jakarta Pusat.

Anggota Komisi I DPR, TB Hasanuddin, mengonfirmasi adanya rapat tersebut dan menjelaskan rapat diikuti oleh Panja UU TNI DPR serta Panja UU dari pemerintah.

“Betul, Panja UU TNI DPR dengan panja UU dari pemerintah,” ungkap TB Hasanuddin melalui pesan singkat pada Jumat 14 Maret 2025.(*)

Editor : Konrad

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
MK Bicara Ijazah Gibran, Jawabannya Bikin Polemik Makin Panas
Fahri Hamzah Tantang DPR: Ambang Batas Parlemen 0% atau 20%, Berani?
Anis Matta Bongkar Strategi Gelora Menuju 2029
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:48 WIB

MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB