Deklarasi Frent Banten Bersatu di Kota Tangerang: Janji Integritas atau Sekadar Seremoni

Avatar photo

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Tangerang, Metrosiar – DPD Frent Banten Bersatu Kota Tangerang menggelar deklarasi kepengurusan sekaligus santunan yatim piatu di Gedung KNPI Kecamatan Tangerang, Rabu (11/02/2026). Namun di balik seremoni dan rangkaian kata-kata manis, publik menanti satu hal: bukti nyata, bukan sekadar janji.

 

Ketua terpilih DPD Frent Banten Bersatu Kota Tangerang, Yoefa Aristian, dalam sambutannya menyatakan komitmennya untuk membuktikan kinerja dan menjaga nama baik organisasi agar tidak tercoreng oleh oknum yang ingin menjatuhkan.

 

“Saya ingin membuktikan kinerja saya. Semoga Frent Banten Bersatu ke depannya menjadi lebih baik dan tidak tercoreng oleh oknum-oknum yang ingin menjatuhkan,” ujarnya.

 

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa bayang-bayang persoalan internal dan isu oknum memang bukan sekadar isu liar. Jika benar ada upaya menjatuhkan atau mencoreng nama organisasi, publik tentu berhak bertanya: siapa oknum tersebut dan bagaimana langkah tegas untuk membersihkannya?

Baca juga:  Prabowo Tegaskan Pemerintah RI Tidak Pernah Ada Komitmen Bayar Iuran 1 Miliar USD Ke BoP

 

Di tempat yang sama, Ketua Umum Frent Banten Bersatu, H. Muhammad Soleh, menegaskan bahwa pengukuhan ini bukanlah seremoni biasa.

 

“Pengukuhan hari ini bukan sekadar acara seremonial dan bukan hanya pengesahan struktur organisasi. Ini adalah pengesahan amanah, komitmen, dan pernyataan kesiapan bersama demi masyarakat Banten, khususnya Kota Tangerang,” tegasnya.

 

Ia juga menambahkan bahwa Frent Banten Bersatu hadir sebagai wadah persatuan dan garda terdepan, bukan untuk memecah belah atau mementingkan kepentingan pribadi.

 

Namun, pernyataan tersebut justru menjadi tantangan besar. Di tengah maraknya organisasi yang lahir dengan slogan persatuan tetapi berakhir pada konflik kepentingan, masyarakat tentu tidak ingin kembali disuguhi retorika tanpa tindakan.

Baca juga:  Gubernur Banten Andra Soni Siapkan Fasilitas Hockey di Kota Tangerang pada 2027

 

“Kita berdiri bukan untuk memecah belah dan bukan pula untuk mementingkan pribadi, melainkan untuk umat dan masyarakat,” pungkasnya.

 

Ketua umum juga memberikan pesan tegas kepada pengurus yang baru dilantik agar menjalankan amanah dengan integritas dan loyalitas serta benar-benar hadir di tengah masyarakat, bukan hanya terlihat saat acara resmi.

 

“Frent Banten Bersatu harus menjadi organisasi yang bermartabat, beradab, dan bermanfaat,” tutupnya.

 

Kini sorotan tertuju pada langkah nyata setelah deklarasi. Apakah Frent Banten Bersatu benar-benar akan menjadi garda terdepan membela kepentingan masyarakat, atau hanya menambah daftar panjang organisasi yang ramai saat pelantikan namun sunyi dalam pengabdian?

 

Masyarakat Kota Tangerang menunggu pembuktian. Bukan sekadar kata-kata, tetapi kerja nyata yang bisa dirasakan langsung.

 

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif
Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 00:36 WIB

Musancab 2026, PKB Ngada Panaskan Mesin Politik: Bidik Tambahan Kursi di Legislatif

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Berita Terbaru

Pendidikan

Belum Tersentuh MBG, Ratusan Santri di Serang Dapat Makan Gratis

Minggu, 20 Sep 2026 - 19:27 WIB

Peristiwa & Bencana

Enam Bulan Kekeringan, Warga Kampung Cerocoh Akhirnya Dapat Bantuan Air Bersih

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:27 WIB

oppo_2

Hukum & Kriminal

Geger! Dugaan Kasus LGBT di Yayasan Darul Ihsan Bikin Warga Karacak Resah

Minggu, 20 Sep 2026 - 14:04 WIB