Prabowo Tegaskan Pemerintah RI Tidak Pernah Ada Komitmen Bayar Iuran 1 Miliar USD Ke BoP

Senin, 23 Maret 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Metrosiar- Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pemerintah Indonesia tidak pernah berkomitmen membayar iuran sebesar USD 1 miliar kepada Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Prabowo mengatakan dirinya tak pernah bicara komitmen soal uang iuran BoP bersama Trump.
“Jadi kita tidak pernah mengatakan bahwa kita mau ikut iuran 1 miliar dolar. Tidak, tidak pernah,” ujar Prabowo dalam sebuah wawancara dikutip, Minggu (22/3/2026).


Prabowo kemudian mengungkit adanya sebuah pertemuan yang dihadiri negara-negara ‘founding donors’ BoP di Washington DC, AS. Indonesia, sebutnya, tidak ada di sana.

“Dan ini, ini dalam pertemuan di Washington pada 19 Februari yang lalu, nah ini founding donors. Jadi, mereka ini masing-masing menyumbang, ada yang lebih mungkin ya. Tapi Indonesia nggak ada di sana. Karena saya juga komitmen, waktu ditanya, saya tidak komitmen uang sama sekali,” ujar Prabowo.



Di sisi lain, Prabowo menyatakan Indonesia siap menjadi bagian dari dewan perdamaian tersebut dengan berkontribusi dalam pengiriman pasukan perdamaian. Menurutnya, Indonesia bersedia mengirim sejumlah pasukan sesuai kebutuhan.
“Kita mengatakan, kita siap untuk pasukan perdamaian, berapa yang diminta,” katanya.


Prabowo melanjutkan pemerintah akan tetap mengikuti perkembangan ke depan ketika pembangunan kembali Gaza dapat dimulai, maka kemungkinan kontribusi Indonesia akan dipertimbangkan. Dia mengungkit Indonesia juga telah melakukan beberapa langkah dalam mendukung Palestina seperti pembangunan rumah sakit di Gaza.

Baca juga:  Warga Pasar Kemis Siap-Siap! Penertiban Bangunan Dimulai Usai Haul

“Kalau benar-benar gencatan senjata terus berhasil dan sudah mulai pembangunan, bisa saja Indonesia ikut serta, kan. Kita punya Baznas, kita punya, lalu nanti, kita sebelum ini pun kita sudah membangun rumah sakit, kita sudah bikin macam-macam di situ. Nggak ada komitmen (iuran) sama sekali,” kata dia.


Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!
TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB
Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?
Bupati Tangerang Hadir di Paskah GKB Aletheia, Tegaskan Tak Ada Larangan Ibadah
Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan
40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Aset Amburadul & Pajak Menunggak, Pemda Ngada Bergerak!
Jembatan Merah Putih Presisi Dibangun Kilat, Target Rampung 2 Bulan!

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 17:07 WIB

Gudang Packaging di Sepatan Tangerang Dilalap Api, 8 Unit Damkar Dikerahkan!

Minggu, 26 April 2026 - 14:12 WIB

TNI Perketat Keamanan di Wilayah PT Freeport Indonesia Usai Gangguan KKB

Minggu, 26 April 2026 - 11:40 WIB

Muscab PKB Tiga Daerah: Nama Lama Mendominasi, Siapa yang Akan Terpilih?

Jumat, 24 April 2026 - 06:05 WIB

Rakernis Bidkum 2026 Dibuka, Kapolda Banten Tekankan Hukum Harus Adaptif dan Berkeadilan

Jumat, 24 April 2026 - 00:45 WIB

40 Negara Kompak “Perang” Vape, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Berita Terbaru