Bukan Sekadar Lomba! Ini Pesan Tegas Romi Juji untuk Generasi Muda Ngada

Avatar photo

Rabu, 29 April 2026 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Romilus Juji saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Hardiknas 2026 di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.

Romilus Juji saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan kegiatan Hardiknas 2026 di Kecamatan Aimere, Kabupaten Ngada.

Ngada, Metrosiar – Ketua DPRD Ngada, Romilus Juji, menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045. Pesan ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Kecamatan Aimere, Senin (27/4/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Ngada, Raymundus Bena, bersama jajaran pemerintah daerah, para guru, serta pelajar SMA/MA/SMK se-Kabupaten Ngada.

Dalam sambutannya, Romi Juji—sapaan akrabnya—menyampaikan bahwa pembukaan kegiatan Hardiknas bukan sekadar seremoni, melainkan momentum membuka ruang bagi lahirnya generasi masa depan.

“Saya ingin menegaskan satu hal penting: Pemuda bukan hanya objek pendidikan, bukan pula objek edukasi, bukan juga objek intelektual, tetapi pemuda adalah subyek perubahan, subyek peradaban dunia,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa arah bangsa ke depan berada di tangan generasi muda. “Kalian bukan penonton, tetapi pelaku utama dalam perjalanan sejarah bangsa,” ujarnya.

Menurutnya, Indonesia tengah menatap visi besar Indonesia Emas 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan. Generasi yang saat ini duduk di bangku sekolah menengah akan menjadi aktor utama yang mengisi dan memimpin bangsa di masa tersebut.

Romi Juji juga menyoroti pentingnya kegiatan seperti Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) serta Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) sebagai bagian dari proses pembentukan karakter, kreativitas, sportivitas, dan daya saing global.

Baca juga:  Perubahan Gaji Kepala Desa dan Perangkat Desa Mulai April 2025

Ia menegaskan bahwa lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan zaman. Sinergi antara sekolah, pemuda, dan pemerintah dinilai menjadi kunci dalam mendukung program strategis nasional serta pembangunan daerah dengan semangat “Membangun Desa, Menata Kota” sebagai tagline Pemerintah Kabupaten Ngada.

Pendidikan, lanjutnya, harus menjangkau hingga ke desa-desa guna menciptakan pemerataan kualitas sumber daya manusia dan menghindari kesenjangan antara desa dan kota.

Untuk itu, ia mendorong sejumlah langkah konkret, seperti mendukung program One School One Product berbasis potensi lokal, membuka akses lebih luas ke sekolah kedinasan, serta meningkatkan kesiapan siswa menghadapi seleksi TNI/Polri. Selain itu, pendidikan juga harus menekankan aspek vokasional dan keterampilan.

Menurutnya, seluruh upaya tersebut bermuara pada peningkatan kualitas sumber daya manusia di Ngada yang berdampak langsung pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Semakin baik pendidikan, maka semakin tinggi kualitas hidup masyarakat, baik dari sisi ekonomi, kesehatan, maupun kesejahteraan sosial,” jelasnya.

Di tengah dinamika geopolitik global, ia mengingatkan pentingnya membentuk generasi yang adaptif, kritis, dan berwawasan luas. “Kita tidak bisa lagi berpikir lokal semata. Anak-anak Ngada harus mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Baca juga:  Kesempatan Kuliah Gratis, Cek Daftar Perguruan Tinggi Ikatan Dinas dan Beasiswa 2025

Ia juga menyoroti pentingnya pendidikan dalam membangun integritas, kejujuran, dan kepemimpinan generasi muda sebagai bekal menjadi pemimpin daerah di masa depan.

Menanggapi tingginya angka migrasi tenaga kerja dari Ngada ke luar daerah dan luar negeri, Romi Juji menegaskan bahwa pendidikan harus mampu membekali generasi muda dengan keterampilan agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga pencipta lapangan kerja.

Potensi lokal di sektor pertanian, pariwisata, ekonomi kreatif, dan budaya juga perlu terus dikembangkan untuk meningkatkan nilai tambah dan kesejahteraan masyarakat.

DPRD Kabupaten Ngada, katanya, berkomitmen untuk terus bersinergi dengan dunia pendidikan melalui fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan. Program Parlemen Go to School/School to Parlemen menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan pendidikan dan pemuda.

Sebagai Sekretaris DPD Partai Golkar Ngada, ia juga berpesan kepada generasi muda untuk menunjukkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Jadikan ajang ini sebagai ruang belajar, bukan sekadar kompetisi. Bangun karakter, disiplin, dan semangat juang,” pesannya.

Kepada para guru, ia meminta agar terus menjadi inspirasi dan teladan, sementara kepada para pemangku kebijakan ia mengajak untuk memperkuat kolaborasi demi kemajuan pendidikan di Ngada.

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsek Pasar Kemis Gandeng TNI dan Petani, Lahan 1 Hektare Mulai Ditanami Jagung
Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai
Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.
Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!
Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
MDIS Tegaskan Gibran Lulusan Singapura, Tapi Putusan MK Bikin Polemik Makin Panas
MK Bicara Ijazah Gibran, Jawabannya Bikin Polemik Makin Panas
Fahri Hamzah Tantang DPR: Ambang Batas Parlemen 0% atau 20%, Berani?
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 23:59 WIB

Polsek Pasar Kemis Gandeng TNI dan Petani, Lahan 1 Hektare Mulai Ditanami Jagung

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Jelang Pemilu, Gelora Banten dan KPUD Bahas Data Anggota hingga Struktur Partai

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:14 WIB

Lucky Hakim minta maaf kepada pemilih usai Syaefudin ditahan Kejati Jabar. Ia memastikan roda pemerintahan Indramayu tetap berjalan.

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:27 WIB

Gelora Banten Panaskan Mesin Organisasi, Rekrutmen Anggota Dikebut!

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Berita Terbaru

TNI POLRI

Polri Larang Vape, Personel yang Melanggar Terancam Sanksi!

Kamis, 5 Nov 2026 - 14:59 WIB