Suasana Santai Tapi Serius! Pendamping Desa Enrekang Fokus Bahas Dana Desa 2026

Avatar photo

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Desa Kabupaten Enrekang terkait evaluasi dan konsolidasi percepatan pencairan Dana Desa Tahun 2026 di Cafe Mr. Coffeid.

Suasana rapat koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Desa Kabupaten Enrekang terkait evaluasi dan konsolidasi percepatan pencairan Dana Desa Tahun 2026 di Cafe Mr. Coffeid.

ENREKANG, Metrosiar – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Desa Kabupaten Enrekang menggelar rapat koordinasi terkait evaluasi dan konsolidasi percepatan pencairan Dana Desa Tahun 2026, Rabu(6/5/2026). Kegiatan tersebut dihadiri para pendamping desa dari lima kecamatan di Kabupaten Enrekang.
Rapat berlangsung di Cafe Mr. Coffeid dengan suasana yang nyaman dan dikelilingi pemandangan hijau, sehingga menciptakan suasana diskusi yang lebih santai namun tetap fokus.
Koordinator Kabupaten TPP Enrekang, Laga S.Pt, mengatakan pemilihan lokasi rapat sengaja dilakukan di luar ruangan formal agar peserta lebih rileks saat mengikuti pembahasan evaluasi dan koordinasi program.
“Rapat sengaja kita adakan di Cafe Mr. Coffeid, fasilitasnya cukup dan pemandangan di sekitarnya yang hijau diharapkan membuat peserta lebih rileks dan fokus,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, para pendamping desa membahas berbagai kendala dan strategi percepatan proses pencairan Dana Desa Tahun 2026 agar pelaksanaan program pembangunan desa dapat berjalan tepat waktu dan sesuai aturan.
Selain evaluasi, kegiatan ini juga menjadi ajang konsolidasi antarpendamping desa untuk memperkuat koordinasi serta menyamakan langkah dalam pendampingan pemerintahan desa di wilayah Kabupaten Enrekang.

Baca juga:  Manfaat Buah Kelengkeng Atau Mata Naga untuk Kesehatan
Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu
Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun
PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka
Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana
DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara
13 Tindak Pidana Masuk RUU Perampasan Aset, Korupsi hingga Pertambangan Jadi Sasaran
Lurah Pakuhaji Pastikan Penyaluran Bansos Beras Lancar dan Tertib
Karhutla Kalteng Jadi Sorotan GMKI Palangka Raya Bukan Sekadar Api
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 15:01 WIB

Telepon Misterius Setop Rapat, Tak Lama Purbaya Dicopot dari Menkeu

Minggu, 6 September 2026 - 15:21 WIB

Mahfuz Sidik Prediksi Perang Dingin Baru AS-Tiongkok dalam 5-15 Tahun

Minggu, 6 September 2026 - 09:57 WIB

PDIP NTT Turun Saat Rakyat Terluka oleh Gempa, Patris: Kami Ada Bersama Mereka

Selasa, 1 September 2026 - 15:02 WIB

Revisi UU Pemilu Disorot, Gelora Dorong Prosedur Lebih Sederhana

Selasa, 1 September 2026 - 13:41 WIB

DPR Kaji Pembentukan Lembaga Khusus Pengelola Aset Sitaan dan Rampasan Negara

Berita Terbaru

Keuangan & Perpajakan

Mahasiswa Global Institut Ajarkan QRIS dan Canva di Desa Gempol Sari

Kamis, 17 Sep 2026 - 13:51 WIB