Metrosiar – Melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan bisa menjadi alternatif menarik bagi siswa yang ingin menempuh kuliah dengan biaya gratis dan peluang langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.
Sekolah kedinasan sendiri merupakan perguruan tinggi di bawah kementerian atau lembaga pemerintah.
Tak heran jika peminat sekolah kedinasan setiap tahunnya selalu tinggi, karena selain bebas biaya pendidikan, lulusan sekolah ini juga langsung diarahkan ke jalur karier sebagai abdi negara.
Namun menariknya, tak semua sekolah kedinasan ramai peminat. Masih ada beberapa institusi yang justru minim pelamar.
Mengacu pada data Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk seleksi tahun 2024, terdapat 10 sekolah kedinasan dengan jumlah pendaftar paling sedikit. Di antaranya:
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong – hanya 26 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura – 61 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar – 88 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan – 153 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang – 224 pendaftar
- Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya – 226 pendaftar
- Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
- Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali – 1.273 pendaftar
- Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang – 1.479 pendaftar
- Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya – 1.804 pendaftar
Fenomena ini bisa menjadi peluang bagi siswa yang ingin menembus sekolah kedinasan dengan persaingan yang relatif lebih longgar, namun tetap memiliki prospek karier yang menjanjikan.(*)
Editor : Ndaya Coya Wodo
Sumber Berita: Kompas.com









