Sekolah Kedinasan Masih Jadi Primadona, Tapi Beberapa Sepi Peminat, Apa Saja

Avatar photo

Minggu, 6 April 2025 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar ilustrasi IPDN menampilkan momen pengukuhan 721 putra-putri terbaik bangsa, terdiri dari 505 perempuan dan 216 laki-laki, yang secara resmi dilantik oleh Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagai Praja Pratama IPDN Angkatan XXXV Tahun 2024 (DOK. IPDN).

Gambar ilustrasi IPDN menampilkan momen pengukuhan 721 putra-putri terbaik bangsa, terdiri dari 505 perempuan dan 216 laki-laki, yang secara resmi dilantik oleh Rektor Institut Pemerintahan Dalam Negeri sebagai Praja Pratama IPDN Angkatan XXXV Tahun 2024 (DOK. IPDN).

 

Metrosiar – Melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan bisa menjadi alternatif menarik bagi siswa yang ingin menempuh kuliah dengan biaya gratis dan peluang langsung menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) setelah lulus.

Sekolah kedinasan sendiri merupakan perguruan tinggi di bawah kementerian atau lembaga pemerintah.

Tak heran jika peminat sekolah kedinasan setiap tahunnya selalu tinggi, karena selain bebas biaya pendidikan, lulusan sekolah ini juga langsung diarahkan ke jalur karier sebagai abdi negara.

Baca juga:  LSP Takarsa Jakarta Menuju Lisensi Resmi, BNSP Apresiasi

Namun menariknya, tak semua sekolah kedinasan ramai peminat. Masih ada beberapa institusi yang justru minim pelamar.

Mengacu pada data Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk seleksi tahun 2024, terdapat 10 sekolah kedinasan dengan jumlah pendaftar paling sedikit. Di antaranya:

  1. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sorong – hanya 26 pendaftar
  2. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Jayapura – 61 pendaftar
  3. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Makassar – 88 pendaftar
  4. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Medan – 153 pendaftar
  5. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Palembang – 224 pendaftar
  6. Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya – 226 pendaftar
  7. Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar
  8. Politeknik Transportasi Darat (Poltrada) Bali – 1.273 pendaftar
  9. Politeknik Transportasi Sungai Danau dan Penyeberangan (Poltrans SDP) Palembang – 1.479 pendaftar
  10. Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya – 1.804 pendaftar
Baca juga:  Lebih Dari 150 Siswa MI Al-Husna Desa Lontar, Kini Belajar Tenang Tanpa Khawatir Gangguan Banjir

Fenomena ini bisa menjadi peluang bagi siswa yang ingin menembus sekolah kedinasan dengan persaingan yang relatif lebih longgar, namun tetap memiliki prospek karier yang menjanjikan.(*)

Editor : Ndaya Coya Wodo

Sumber Berita: Kompas.com

Follow WhatsApp Channel metrosiar.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?
Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial
Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas
Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi
Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028
Tinggal di Pinggir Cisadane, Anak-anak Kampung Cacing Disorot! Ada Apa?
PSMTI Banten Bidik Kerja Sama Pendidikan hingga Pertukaran Mahasiswa dengan UT
10 Sesat Pikir yang Diam-Diam Bisa Menjebak Cara Berpikir
Berita ini 25 kali dibaca
Mengacu pada data Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk seleksi tahun 2024, terdapat 10 sekolah kedinasan dengan jumlah pendaftar paling sedikit.

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:28 WIB

Terungkap! Ini Profil Kampus Gibran, MDIS Singapura, Benarkah Kontroversial?

Rabu, 30 September 2026 - 10:50 WIB

Bukan Sekadar Ngopi, Alumni UI Banten Bakal Gelar Pertemuan Spesial

Selasa, 29 September 2026 - 13:10 WIB

Pemkab Tangerang Punya Gebrakan Baru, Desa Cikuya Jadi Pusat Komoditas

Senin, 28 September 2026 - 09:59 WIB

Hari Hak untuk Tahu: Perjalanan Panjang Menuju Keterbukaan Informasi

Minggu, 27 September 2026 - 23:37 WIB

Dojang Sapto Unjuk Keberanian di PORCAM Taekwondo Pasarkemis: Ajang Seleksi & Tryout POPDA 2028

Berita Terbaru

Lurah Kutabumi, Ade Sunaryo, S.Pd., M.M. (kiri), bersama Camat Pasar Kemis, H. Nurhanudin, S.IP., M.Si. (kanan), meninjau kesiapan alat berat untuk pembangunan tanggul Saluran Pembuang Cipangodokan di Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Tata Kelola & Konservasi

Jelang Pembangunan Tanggul Cipangodokan, Lurah Kutabumi Tekankan Hal Ini!

Selasa, 27 Okt 2026 - 18:40 WIB